Synchronize Fest 2019

Killing Me Inside Reunion, Gaungkan Nostalgia Scene Emo di Synchronize Fest 2019

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 07 Oktober 2019
Killing Me Inside Reunion, Gaungkan Nostalgia Scene Emo di Synchronize Fest 2019

Killing Me Inside Reunion Sukses Menggetarkan Synchronize Fest 2019 (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DARI sekian banyak penampil yang luar biasa di Synchronize Fest 2019. Ada satu yang cukup menarik perhatian, yakni Killing Me Inside Reunion.

Dimana merupakan Killing Me Inside dengan formasi awal, atau bisa dibilang formasi 'emas' sebelum akhirnya beberapa personel pindah ke band lain.

Baca Juga:

Sosok Chrisye 'Hidup Kembali' di Panggung Synchronize Fest 2019

Formasi tersebut antara lain ialah Onadio, Raka (vierratale), Sansan (Peewee Gaskins) dan Putra (Burgerkill). Namun sayangnya kurang satu orang yaitu Josaphat. Seperti yang diketahui Josaphat masih aktif di Killing Me Inside dengan sejumlah personel baru.

Kehadiran para personel Killing Me Inside Reuinon disambut histeris penonton (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Pada Synchronize Fest 2019, Killing Me Inside Reunion tampil di Forest Stage pada Hari Ketiga, Minggu (6/10) pada pukul 23.30 WIB.

Sebelum Killing Me Inside Reunion naik keatas panggung. Tanpa diduga ratusan penonton telah memadati stage. Hal itu membuktikan jika popularitas formasi awal Killing Me Inside masih sangat luar biasa dan ditunggu-tunggu oleh pecinta skena emo Indonesia.

Hingga tiba saatnya waktu menunjukan pukul setengah duabelas malam. Namun para personel Killing Me Inside Reunion belum juga muncul di panggung. Tapi selang beberapa detik, layar LED diatas panggung pun menyala dan memutar beberapa footage tentang kisah perjalanan karir Killing Me Inside.

Para penonton yang melihat video footage perjalanan karir Killing Me Inside pun merasa terkesima. Bahkan mereka tampak begitu serius melihat idola anak muda yang mengalami masa jaya di sekitar tahun 2005-2010.

Penonton tampak penuh semangat saat menyaksikan Killing Me Inside Reunion (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Usai beberapa menit video footage tersebut ditayangkan, barulah para personel Killing Me Inside satu persatu naik keatas panggung. Dari mulai Sansan, Onad, Raka hingga Putra.

Kehadiran mereka pun langsung disambut antusias para penonton. Lalu Sansan langsung menyapa para penonton yang hadir.

"Kita yang udah dari tahun 2000 mana suaranyaa????," ujar Sansan. Disusul oleh ucapan Onadio yang menambahkan. "This is the real killing me inside," ujar Onad.

Lalu Killing Me Inside Reunion pun langsung menggebrak panggung lewat lagu 'come on girl we will burn money on vegas'. Lagu bergenre emo itu pun langsung membuat para penonton bermoshing ria dan membuat circle pit didepan panggung.

Baca Juga:

Alunan Reggae Steven & Coconut Treez Bikin Festival Goers Berdansa Lepas di Synchronize Fest 2019

Penonton menjadi liar saat lagu Suicide Phenomena dimainkan (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Para penonton yang hadir pun semakin liar kala Killing Me Inside Reunion membawakan lagu fenomenal mereka Suicide Phenomena yang berasal dari album A Fresh Start for Something New rilisan tahun 2009.

Puas membawakan lagu Suicide Phenomena, Onad secara mengejutkan berkata "Gw punya tamu spesial kali ini, kita panggilkan Josaphat," ucap Onad. Setelah itu Onad mengatakan jika itu hanya bercanda 'that cringe man' canda Onad.

Selanjutnya, video perjalanan karir Onad, Sansan, Raka dan Putra saat di Killing Me Inside pun kembali diputar diatas panggung. Setelah itu Sansan pun menyampaikan rasa senangnya bisa berkumpul kembali dengan kawan-kawan lama.

Sansan ungkapkan rasa senangnya bisa bertemu teman-teman lama (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

"Gw udah cukup lama ga ketemu kawan-kawan disini, akhirnya kita ketemu lagi karena killing me reunion ini, nudah2an kita bisa ketemu lagi kedepannya," ujar Sansan.

Kemudian setelah membawakan beberapa lagu bergenre emo yang cadas, Killing Me Inside Reunion membawakan lagu yang agak sedikit slow, yaitu Forever.

Lagu Forever teduhkan sejenak suasana yang meliar (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Saat lagu itu dimainkan, para penonton pun tak kuasa mengangkat tangan keudara dan melambungkannya ke kiri dan kekanan. Sebagian besar dari penonton pun ikut bernyanyi dari awal hingga akhir lagu. Lagu itu pun sukses membuat suasana yang liar menjadi sedikit teduh.

Hingga tiba saatnya giliran lagu yang mengubah hidup Onadio yaitu Biarlah dimainkan diatas panggung. "Selamat malam, lagu ini sangat mengubah hidup gue, semoga lu suka lagu ini, gw sangat happy bisa balikan sama killing me inside reunion ini," Kata Onad yang langsung memainkan lagu Biarlah dan disambung dengan lagu cover dari Saosin Seven Years.

Lagu The Tormented membuat panggung Forest Stage bergetar (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Sebelum lagu penutup, Sansan terlebih dahulu mengajak penonton berinteraksi. "Malam ini apa lagu yang paling kalian tunggu-tunggu untuk kami bawakan????," ucap Sansan yang disambut teriakan The Tormented oleh ratusan penonton yang hadir.

Tak lama kemudian Killing Me Inside pun menggetarkan panggung lewat lagu andalan mereka dari album A Fresh Start for Something New. Saat lagu itu dimainkan, para penonton pun sontak bernyanyi dan bermosing bersama.

Seluruh personel berpelukan sebelum turun dari panggung dan berpisah dengan penonton (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Penonton pun tampak begitu puas dengan penampilan Killing Me Inside Reunion, yang sukses menghadirkan nostalgia scene emo Indonesia di Synchronize Fest 2019. Tapi sebelum para personel Killing Me Inside turut dari panggung. Mereka pun saling berpelukan satu sama lain. (Ryn)

Baca Juga:

Tampil Bersama Vincent dan Desta, Clubeighties Hipnotis Pengunjung Synchronize Fest 2019

#Killing Me Inside #Synchronize Fest #Killing Me Inside Reunion #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
KRTM merilis 'Ini Belum Selesai' bersama Chika Olivia, single tentang keberanian mengejar kembali impian sebelum album debut mereka bulan depan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
ShowBiz
Vanri Perkenalkan Single 'Berlayar, Adinda', Kisahkan Keberanian Melangkah di Tengah Ketidakpastian
Vanri merilis single 'Berlayar, Adinda'. Lagu ini mengangkat kisah perpisahan, keberanian melepaskan, dan perjalanan baru di tengah ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Vanri Perkenalkan Single 'Berlayar, Adinda', Kisahkan Keberanian Melangkah di Tengah Ketidakpastian
ShowBiz
mpq Siapkan 'Dignified Losers', Album tentang Bertahan di Tengah Kegagalan
Unit musik alternatif Jakarta, mpq, merilis album kedua Dignified Losers pada 23 Oktober 2026. Album 9 lagu tentang kegagalan, ketahanan diri, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
mpq Siapkan 'Dignified Losers', Album tentang Bertahan di Tengah Kegagalan
ShowBiz
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
Simak cerita tiga hari Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo, Jakarta, dari Efek Rumah Kaca, Perunggu, Geisha, Hindia hingga kolaborasi lintas negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
Fun
BAIC Ajak Bersantai di Movement Hub Selama Synchronize Festival 2026
BAIC ingin menghadirkan suasana yang nyaman dan santai sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman bersama merek tanpa harus terpaku pada aktivitas promosi.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
BAIC Ajak Bersantai di Movement Hub Selama Synchronize Festival 2026
Fun
BAIC Hadirkan Booth Diecast Raksasa di Synchronize Festival 2026, ini Penampakannya
BAIC hadirkan booth diecast raksasa di Synchronize Fest 2026. BAIC mengusung konsep diecast collectible.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
BAIC Hadirkan Booth Diecast Raksasa di Synchronize Festival 2026, ini Penampakannya
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
ShowBiz
Billy Rock Rilis EP 'State of Mind', Eksplorasi Sisi Personal dan Beragam Gaya Rap
Billy Rock merilis EP State of Mind. Simak eksplorasi musikal dan makna tiga lagu tentang perpisahan, ambisi, dan pencarian jati diri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Billy Rock Rilis EP 'State of Mind', Eksplorasi Sisi Personal dan Beragam Gaya Rap
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Sediakan Nebeng Gratis Transjakarta, Cek 7 Titik Keberangkatannya
Synchronize Fest 2026 menyediakan Nebeng Gratis Transjakarta dari tujuh titik Jabodetabek pada 16–18 Oktober. Simak lokasi dan cara pemesanannya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Sediakan Nebeng Gratis Transjakarta, Cek 7 Titik Keberangkatannya
Bagikan