MerahPutih.com - Sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan selama Januari 2024. Namun, intensitas hujan di tiap wilayah berbeda. Ada hari-hari basah, lalu berganti hari-hari kering.
Situasi itu menimbulkan kondisi pancaroba. Kadung diketahui bahwa masa ini peralihan dari musim kering ke musim basah. Dan dalam situasi ini kondisi tubuh kerap menurun.
Karena itu, menjaga kualitas lingkungan yang bersih dan menjaga asupan makronutrien seperti protein dapat menjadi cara paling ampuh menghadapi musim pancaroba dan mencegah penyakit. Demikian menurut dr. Rilie Armeilia Sp.A, dokter spesialis anak RS Universitas Indonesia.
Baca juga:
Kebiasaan minum air yang cukup juga dapat membantu tubuh tetap sehat.
"Kemudian dengan terhidrasi baik itu bisa membantu mengurangi gejala, biasanya batuknya dengan banyak minum air putih atau cairan yang lebih cukup biasanya bisa mengurangi jumlah lendir, jadi cairannya benar-benar harus cukup sesuai dengan kebutuhan berdasarkan usia," kata Rilie dalam diskusi yang diikuti secara daring (25/1), seperti dilansir Antara.
Untuk orang yang rentan dengan penyakit saluran nafas, dapat menghindari kontak asap rokok sehingga tidak memperberat daya tahan tubuh saat melawan infeksi saluran nafas, terutama pada anak-anak.
Sementara menjaga nutrisi yang kaya makronutrien seperti karbohidrat, protein, lemak dengan porsi seimbang dan mikronutrien dari sayur, buah-buahan atau protein hewani dapat menjadi 'senjata' ampuh melawan virus di musim pancaroba.
Langkah berikutnya, olahraga 30 menit sehari untuk menjaga kebugaran. Setelah itu, tidur dan istirahat yang cukup. (dru)
Baca juga:
Musim Pancaroba, Waspada Penurunan Daya Tahan Tubuh pada Anabul