Kesehatan

Kiat-Kiat Sehat Menurunkan Berat Badan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 26 Agustus 2021
Kiat-Kiat Sehat Menurunkan Berat Badan

Olahraga dapat membantu menurunkan berat badan. (Foto: Unsplash/AndrewTanglao)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI berat badan ideal menjadi dambaan setiap orang. Diet menjadi salah satu metode untuk memperoleh berat yang mereka inginkan. Diet tak melulu dilakukan dengan mogok makan maupun tidak menyentuh makanan sama sekali. Hal ini justru memicu masalah kesehatan.

Beberapa kiat yang direkomendasi laman Healthline dapat membantu kamu untuk menjaga kesehatan tubuh meski sedang menjalani diet. Hal sederhana yang dapat kamu lakukan yakni dengan mengkonsumsi banyak serat. Serat ini dapat kamu peroleh melalui sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan gandum.

Baca Juga:

AI akan Bisa Mendiagnosis Demensia dalam Satu Kali Pemindaian

berat
Buah dan sayuran memiliki kandungan serat yang tinggi. (Foto: Unsplash/Jonas Kakaroto)

Menurut beberapa penelitian, mengkonsumsi makanan berserat dapat membantu menurunkan berat badan tanpa menurunkan kualitas kesehatan.

Untuk memaksimalkan diet, kamu perlu mengurangi makanan dan minuman yang memiliki kandungan manis. Gula tidak hanya menambah berat badan tetapi dapat memicu diabetes dan masalah jantung. Meskipun kamu mengubah pola makananmu dengan mengkonsumsi makanan organik, perlu diingat bahwa makanan organik memiliki kandungan gula.

Yang harus kamu perhatikan adalah gangguan saat makan. Seperti makan sambil menonton TV membuat kamu terus mengambil makanan. Kamu perlu menghindari bermain ponsel saat sedang makan. Makan dengan gangguan akan membuat kamu mengkonsumsi banyak kalori dan berat menjadi bertambah, tanpa kamu sadari.

Baca Juga:

Slimbeautycare, Kunci Alfy Saga untuk Menjaga Bentuk Tubuh Ideal

berat
Sarapan dapat membantu untuk mengontrol rasa lapar. (Foto: Unsplash/Chris Ralston)

Menurunkan berat badan tidak selalu soal makanan, penurunan berat badan dapat dibantu dengan olahraga. Salah satu olahraga sederhana yang dapat dilakukan yakni jalan santai. Menurut laman Healthline, jalan kaki sekitar 30 menit dapat membakar kalori tubuh dan membuat berat badan berkurang.

Selain itu, untuk menghilangkan rasa lapar berlebih saat diet, kamu bisa mengkonsumsi makanan yang memiliki protein tinggi di pagi hari, dibarengi dengan sayuran. Sarapan ini juga berfungsi untuk mengontrol porsi makan di siang hari. Memperbanyak konsumsi air saat menjalani diet juga diperlukan. Hal ini berfungsi untuk menjaga cairan dan metabolisme tubuh tetap stabil.

Setiap manusia memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda. Selalu memantau kondisi tubuh, menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui kebutuhan tubuhmu. Dengan begitu, kamu bisa memenuhi nutrisi melalui asupan makanan. (Cil)

Baca Juga:

HiccAway, Sedotan Plastik Ajaib Penghilang Cegukan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan