KH Said Aqil: Ada Pihak yang Bermain Ciptakan Kondisi Intoleransi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 27 September 2017
KH Said Aqil: Ada Pihak yang Bermain Ciptakan Kondisi Intoleransi

Ketua Umum PBNU KH Said Agil Sirajd (Foto: MP/Achmad Cinde)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gesekan sesama bangsa Indonesia belakangan kian marak terjadi. Toleransi antarumat beragama harus dipupuk lagi mengingat saat ini gejala intoleransi semakin meluas.

"Akhir-akhir ini terasa sekali ada intoleransi yang masif," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj ketika membuka Sarasehan Lintas Agama bertema "Merawat Kebhinekaan Menumbuhkembangkan Toleransi Antarumat Beragama dan Menolak Gerakan" di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (27/9).

Menurut Said Aqil sebenarnya toleransi sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia. Sejak dulu perbedaan agama, suku,dan lain-lain tidak menjadi persoalan.

Merebaknya sikap dan tindakan intoleran belakangan ini, kata dia, akibat pengaruh dari ideologi yang dibawa dari luar negeri dan juga akibat adanya pihak yang bermain menciptakan kondisi intoleransi demi kepentingan tertentu.

Menurut Said Aqil, apabila kondisi semacam ini dibiarkan akan dapat mengancam keutuhan bangsa. Oleh karena itu, kata dia, upaya memupuk kembali toleransi antarumat beragama menjadi penting dilakukan.

Sementara itu Ketua Gerakan Merajut Kebangsaan untuk Rekonsiliasi Nasional Imam Azis mengatakan sarasehan lintas agama itu digelar untuk membangun kebersamaan dalam menanggulangi sikap intoleran, kekerasan, perlakuan menyimpang sekaligus memberikan pedoman kepada umat untuk bisa menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara yang benar.

Menurut dia, merebaknya isu primordial dan gerakan politik identitas berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) membuat atmosfer politik Indonesia menjadi sangat gaduh dan meresahkan, penuh dengan sikap intoleran, ujaran kebencian, dan kekerasan.

"Acara ini kami harapkan menginspirasi umat beragama secara menyeluruh dalam merawat kebinekaan bangsa kita," kata Imam Azis yang juga salah satu ketua PBNU. (*)

Sumber: ANTARA

#PBNU #Said Aqil Siradj
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Indonesia
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Tahapan pemilihan akan diawali dengan tabulasi calon AHWA, yang akan dilakukan pada Minggu (30/8).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Bagikan