Fashion

Keuntungan Kolaborasi Bisnis Beyonce dan Adidas Mengalami Penurunan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 10 Februari 2023
Keuntungan Kolaborasi Bisnis Beyonce dan Adidas Mengalami Penurunan

Beyonce mengenakan busana dari Ivy Park. (Foto: Instagram/@weareivypark)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENJUALAN tiket konser Beyonce bertajuk Renaissance 2023 laris manis. Namun, keuntungan dari konser tersebut berbanding terbalik dengan penjualan busana Beyonce yang berkolaborasi dengan jenama terkenal Adidas. Ivy Park, busana miliki Beyonce, dilaporkan memiliki penjualan yang lemah di pasaran. Model busana yang memiliki gaya yang edgy ini ternyata kurang menarik perhatian masyarakat, termasuk para penggemar Beyonce.

Dilansir Wall Street Journal, Adidas melaporkan bahwa penjualan dari jenama Beyonce ini memiliki penunuran hingga 50 persen, yakni sekitar USD 40 juta atau sekitar Rp 605 miliar di 2022, yang tadinya di 2021 mencapai USD 93 juta atau Rp 1,4 triliun. Padahal Adidas telah memproyeksikan penjualan sebesar USD 250 juta atau Rp 3,7 triliun untuk 2022 dalam dokumen yang telah ditinjau oleh Wall Street Journal.

Baca Juga:

Beyonce Luncurkan Koleksi Valentine untuk Ivy Park x Adidas

Adidas mengatakan jenama Ivy Park memiliki kemitraan yang kuat dan sukses, tetapi menolak untuk membahas kinerja dari keuangannya. Juru bicara Beyonce bahkan tidak memberikan komentar terkait turunnya peminat produk Ivy Park. Sementara itu, juru bicara Adidas mengatakan akan terus mengejar visinya dalam bisnis kolaborasi. “Kami terus terinspirasi oleh visi kolektif kami dan bangga dengan karya yang telah kami ciptakan bersama," ujarnya.

Seri busana dari Ivy Park. (Foto: Instagram/@weareivypark)

Sebelumnya, Beyonce mengolaborasikan Ivy Park dengan Adidas pada 2019. Untuk kontrak Ivy Park dan Adidas akan berakhir di akhir 2023. Namun, seperti dilansir oleh Page Six, para eksekutif Adidas telah mendiskusikan untuk mengakhiri atau memperbaiki pengaturan terkait kontrak bersama Ivy Park.

Dengan kolaborasinya bersama Ivy Park dengan track record yang dimiliki oleh Beyonce, Adidas berharap dapat meniru kesuksesan sebelumnya saat berkolaborasi bersama Kanye West pada sepatu kets Yeezy. Namun, alih-alih mencapai keuntungan ratusan juta dolar, Ivy Park malah mengalami penurunan yang tidak sesuai dengan ekspektasi.

Baca Juga:

Sean Wotherspoon x Adidas x Hot Wheels Merilis Seri Superturf Adventure

Meskipun begitu, produk dari pemenang Grammy terbanyak ini tetap mendapatkan biaya tahunan dan kendali atas kreatif dari Adidas seperti yang ditulis dalam kontrak sebesar USD 20 juta (Rp 302,6 miliar).

Petinggi Adidas sebenarnya menginginkan produk Ivy Park melakukan kegiatan marketing seperti Yeezy milik West yang menggunakan produknya sesering mungkin agar mendapatkan daya tarik lebih dari masyarakat dan penggemar. Tetapi, Beyonce malah jarang terlihat menggunakan produk Ivy Park.

Busana Ivy Park untuk yang bertubuh besar. (Foto: Instagram/weareivypark)

Ivy Park dirilis pada 2016 yang digandeng bersama kemitraan dari Philip Green. Pada awalnya produk ini menampilkan celana pendek lari, tank top, dan hoodies bersama jaket dan ransel dengan harga lebih tinggi. Setelahnya, Beyonce membeli kepemilikan penuh dari jenama tersebut di 2018.

Selain Beyonce dan Kanye West, Adidas memang kerap kali melakukan kolaborasi bersama selebritas Amerika, salah satunya adalah Pharell Williams. Bersama Williams, Adidas mengeluarkan produk yang juga cukup menarik perhatian masyarakat dengan pemasukan lumayan tinggi di 2016. (mro)

Baca Juga:

Prada x Adidas Segera Rilis Koleksi dari Sampah Plastik Daur Ulang

#Beyonce #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan