Ketum NOC Dorong Atlet MTB Indonesia Tembus Olimpiade Los Angeles 2028

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 21 Mei 2024
Ketum NOC Dorong Atlet MTB Indonesia Tembus Olimpiade Los Angeles 2028

Ketum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari bertemu dengan perwakilan Asian Union TCS Racing Team. (Foto: dok NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bertemu perwakilan Asian Union TCS Racing Team membahas peningkatan prestasi balap sepeda Mountain Bike (MTB) di Indonesia lewat proyek ‘Asian Power’.

Ketua Umum (Ketum) NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menargetkan potensi besar kemajuan dunia balap sepeda Asia bisa terlihat di Olimpiade Los Angeles 2028 lewat proyek tersebut.

“Dedikasi proyek ini untuk mengembangkan bakat MTB elite di seluruh Asia sangat sejalan dengan misi ACC untuk meningkatkan olahraga ini di wilayah kita," kata Okto, usai pertemuan di kantor NOC Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).

Saat ini, Asia Union TCS Racing Team tengah mengembangkan empat atlet bertalenta Asia, salah satunya Sayu Bella, pembalap muda MTB Indonesia yang punya sederet prestasi sejak awal 2024.

Baca juga:

Usai Borong Emas SEA Games Kamboja, Tim MTB Didoakan Tampil di Olimpiade

Mulai dari juara di Thailand Mountain Bike Cup 2024, medali emas Women U-23 Green Series Ispaster UCI Spanyol, hingga mendapatkan 3 Medali perak di MTB Asia Championship 2024 nomor XCO Women U-23, XCE Women Elite & XC Team Relay.

“Kisah sukses seperti Sayu Bella yang meraih podium di Eropa adalah bukti potensi pebalap Asia. Apalagi mereka bermarkas di Indonesia, yang punya lokasi-lokasi MTB terbaik,” ungkap Okto.

Sementara itu, anggota Asia Cycling Confederatoin (ACC) MTB Championship Kohei Yamamoto menyebut Indonesia menyimpan talenta yang besar di dunia balap sepeda MTB.

“Untuk goal selanjutnya, dengan mengusung Power of Asia, kami ingin membuat banyak atlet (Indonesia) lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028,” tuturnya.

Baca juga:

Sesalkan Insiden Rasis ke Guinea, Ketum NOC Singgung Revolusi Mental

Sekedar informasi, Asia Union TCS Racing Team merupakan tim balap sepeda MTB yang digawangi empat kali olympian asal Jepang dan 10 kali juara Asia Cycling Confederatoin (ACC) MTB Championship, Kohei Yamamoto, serta didukung Donny Ardy Kusuma sebagai sport scientist dari Indonesia.

Asia Union TCS Racing Team merupakan proyek multi-nasional yang berfokus pada pengembangan cabang olahraga MTB di benua Asia yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. (Knu)

#NOC Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Indonesia
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Asian Games Aichi Nagoya mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, berkurang 12 nomor dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan