MerahPutih.com - Keresahan Bupati Banyumas Achmad Husein yang takut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ditanggapi serius oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Ia menegaskan KPK tak segan menangkap pejabat jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
"KPK siap berkordinasi pencegahan dengan semua pihak. Tapi jika terjadi korupsi dan cukup bukti, ya ditangkap," tegas Firli dalam keterangan tertulis, Senin (15/11)
Baca Juga
Eks Pegawai KPK Tanggapi Bupati Banyumas: Kalau Takut Kena OTT, Ya Jangan Korupsi
Mantan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) ini menyarankan agar Husein fokus bekerja dengan benar sesuai dengan asas-asas pemerintahan yang baik.
Firli pun memastikan, pelaksanaan kerja-kerja KPK akan selalu terukur dan sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
"Jangan risih dengan kerja-kerja pemberantasan korupsi selama merasa benar dalam menggunakan uang negara dan menjalankan amanat sebagai pemimpin yang dipilih oleh rakyat," ujarnya.
Diketahui, dalam cuplikan video yang viral di media sosial, Bupati Banyumas Achmad Husein meminta KPK memanggil kepala daerah yang melakukan kesalahan terlebih dulu, alih-alih melakukan OTT.
“Kami para kepala daerah, kami semua takut dan tidak mau di-OTT. Maka kami mohon kepada KPK sebelum OTT, mohon kalau ditemukan kesalahan, sebelum OTT kami dipanggil terlebih dahulu. Kalau ternyata dia itu mau berubah, ya sudah lepas gitu. Tapi kalau kemudian tidak mau berubah, baru ditangkap, Pak,” ujar Husein dalam video berdurasi 24 detik itu.
Menuai respons beragam dari warganet, Achmad Husein lantas mengklarifikasi cuplikan video melalui akun Instagram @ir_achmadhusein.
Menurutnya, kabupaten yang kepala daerahnya pernah di-OTT berujung pada lambatnya kemajuan daerah. Sebab, kata Husein, ada ketakutan untuk berinovasi, suasananya mencekam, ketakutan meski tidak korupsi.
“Sehingga saya usul untuk ranah pencegahan apakah tidak lebih baik saat OTT pertama diingatkan saja dahulu dan disuruh mengembalikan kerugian negara kalau perlu lima kali lipat,” ujarnya. (Pon)
Baca Juga
Respons KPK soal Permintaan Bupati Banyumas yang Minta 'Dipanggil Sebelum OTT'