Ketebalan Asap Aceh Barat Makin Parah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 27 Juli 2017
Ketebalan Asap Aceh Barat Makin Parah

Sejumlah pengendara melaju di jalan yang dipenuhi kabut asap di Jalan Medan - Banda Aceh di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Senin (24/7). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketebalan asap sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, kian meningkat dan sudah memasuki rumah-rumah penduduk pada Kamis (27/7) pagi.

Selain mengganggu jarak pandang pengguna kendaraan, kabut asap tebal juga memasuki rumah-rumah warga di Aceh Barat, sehingga warga merasakan sesak napas akibat menghirup asap.

"Saat menghirup udara, tenggorokan terasa panas, bukan hanya di jalan, tapi di dalam rumah juga sudah masuk asap," kata salah seorang ibu rumah tangga Yus di kompleks Perumahan Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Penyebaran titik api akibat kebakaran lahan gambut di wilayah Kabupaten Aceh Barat dilaporkan semakin bertambah menyusul cuaca terik dan tiupan angin menambah persebaran lokasi kebakaran lahan gambut di daerah itu.

Pengguna jalan di seputar Kota Meulaboh sudah semakin banyak menggunakan penutup wajah seperti masker dan banyak orang tua terpaksa menjemput kembali anak-anak mereka yang sudah berada di sekolah.

Asap muncul dari rawa gambut seperti di kawasan Suak Raya, Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan. Sementara, kawasan yang diselimuti kabut asap tebal hampir merata di semua kecamatan daerah tersebut.

"Saat mau ke kota, perangkat desa kami batal, pas di kawasan Kecamatan Samatiga, di sana kabut asapnya sangat tebal, bukan hanya persoalan jarak pandang dekat, tapi dada terasa sesak," kata Kepala Desa Kecamatan Woyla Timur M Nasir.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Barat hingga kini masih menanti hasil pemeriksaan dari Provinsi Aceh, terkait kadar asap dan udara yang begitu pekat menyelimuti wilayah tersebut selama hampir dua pekan ini.

Kepala DLHK Aceh Barat Adi Yunanda menuturkan apabila dilihat secara kasat mata, kondisi ketebalan asap dan gangguan dari asap sudah di atas normal, sebab banyak warga yang terkena infeksi saluran pernafasan.

"Kondisi ketebalan kabut asap ini sudah di atas normal, tidak seperti hari biasanya, jangankan anak-anak sekolah dasar, orang dewasa pun sangat terasa dampak asap ini," katanya menambahkan. (*)

Sumber: ANTARA

#Kabut Asap #Aceh
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Berita
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Berdasarkan prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11 hingga 20 April 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Indonesia
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Komisi V DPR mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh. Langkah tersebut dinilai sangat krusial.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Indonesia
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Dua jembatan darurat baru dibangun setelah bencana hidrometeorologi akhir November 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 07 April 2026
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Subianto mencium seorang anak saat Halalbihalal usai melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 21 Maret 2026
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Indonesia
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh berjalan sangat cepat.
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Tradisi
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Tradisi Meugang di Aceh menjadi momen memasak dan menyantap daging bersama keluarga menjelang Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Indonesia
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, terdampar di Sri Lanka setelah mesin perahu motor ditumpanginya rusak di Samudra Hindia.
Dwi Astarini - Sabtu, 14 Maret 2026
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Indonesia
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Polda Aceh meminta warga tak panik dan terpancing di tengah isu stok BBM tinggal 20 hari lagi. Polisi akan menindak tegas pelaku yang menimbun BBM.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Tradisi
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh dengan menyembelih dan memasak daging, umumnya sapi atau kambing, untuk disantap bersama keluarga.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Bagikan