Ketat, Perjalanan Bisnis ke Singapura Harus Penuhi Persyaratan Ini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 01 Desember 2020
Ketat, Perjalanan Bisnis ke Singapura Harus Penuhi Persyaratan Ini

Persyaratan yang harus disiapkan untuk lakukan kunjungan ke Singapura (Foto: Unsplash/Joshua Ang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SINGAPURA menerapkan uji coba pengaturan jalur cepat (Fast Lane arrangement) bersama beberapa negara lain untuk membuka kembali perbatasan secara bertahap.

Dilansir dari Antara, Senin (30/11), Indonesia bersama Singapura, Malaysia, Tiongkok, Brunei Darussalam, Jepang, dan Republik Korea yang tergabung dalam Reciprocal Green Lane (RGL), memungkinkan mulainya kembali perjalanan pendek guna keperluan bisnis dan perjalanan resmi penting.

Baca juga:

Perbatasan Dibuka, Berikut Aturan bagi Pelancong Masuk ke Singapura

Pembukaan perbatasan secara bertahap ini memungkinkan warganya untuk melakukan aktivitas penting di luar negeri dan begitu juga sebaliknya. Namun, untuk masuk ke Singapura, ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan.

Keberangkatan

Untuk masuk ke Singapura, setiap calon pengunjung dari negara lain wajib terdaftar dalam SafeTravel Pass (STP) (Foto: Unsplash/Artur Tumasjan)

Untuk masuk ke Singapura, setiap calon pengunjung dari negara lain wajib terdaftar dalam SafeTravel Pass (STP) melalui badan pemerintah atau perusahaan yang menjadi sponsor. Bisa juga melalui perusahaan yang memberikan undangan untuk datang ke Singapura. Artinya kunjungan tidak memungkinkan atas nama pribadi atau wisata.

Perusahaan atau badan pemerintahan yang menjadi sponsor tersebut akan mengajukan STP atas nama calon pengunjung. Persetujuan atau penolakan STP akan diberikan kepada sponsor perjalanan dan selanjutnya diteruskan kepada calon pengunjung.

Selain itu, pengunjung juga harus memiliki SG Arrival Card (SGAC) yang terdiri dari surat keterangan sehat berupa hasil tes PCR negatif 72 jam sebelum keberangkatan. Pengunjung wajib melaporkan akomodasi dan rencana perjalanan melalui aplikasi Safe Travel Concierge (STC).

Dalam rencana perjalanan, pengunjung hanya bisa singgah di tempat-tempat bisnis, hotel, dan melakukan kontak terbatas dengan warga setempat. Pengunjung tidak diperkenankan mengunjungi tempat rekreasi, shopping, ataupun melakukan pertemuan pribadi. Kecuali jika masuk dalam pengajuan rencana perjalanan.

RGL membatasi rencana perjalanan paling lama hanya 10 hari dan tidak mengizinkan untuk memperpanjang durasi kunjungan. Pengunjung tidak diperkenankan untuk membawa anggota keluarga dari Indonesia. Jika didapati melanggar, akan diberikan sanksi yang berdampak pada kunjungan di kemudian hari.

"Pengundang wajib membuat itinerary bagi pengunjung dan sebagai organization agency guarantee yang akan stick to the itinerary. Pemerintah Indonesia sudah sepakat ini adalah aturannya," ujar perwakilan Singapore Tourism Board Indonesia di Singapura, Mohamed Firhan Abdul Salam yang dikutip dari Antara.

Pengunjung juga harus memesan tes PCR untuk kedatangan di bandara Changi. Pemesanan tes tersebut dilakukan sebelum berangkat dan pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi STC. Pengunjung cukup menunjukkan barcode pemesanan pada petugas imigrasi di Changi.

Tiba di Singapura

Semua pemeriksaan dokumen selesai, pengunjung diarahkan untuk menjalani tes PCR kedatangan di bandara (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

Dokumen-dokumen seperti paspor, tiket, rencana perjalanan, surat persetujuan dari STP, dan hasil tes negatif PCR dari Indonesia, harus dicetak untuk ditunjukkan kepada petugas imigrasi di bandara Changi. Setelah semua pemeriksaan dokumen selesai, pengunjung diarahkan untuk menjalani tes PCR kedatangan di bandara.

Baca juga:

Harus Mampir, 5 Destinasi Wisata Singapura yang Hits di 2020

Selesai melakukan tes, pengunjung akan diarahkan untuk mengambil token TraceTogether. Pengunjung wajib menggunakan token dan mengaktifkannya agar memudahkan pelacakan jika terdeteksi ada yang terpapar COVID-19.

Kemudian pengunjung dapat menuju area penjemputan. Armada transportasi telah dipersiapkan sebelumnya dan akan langsung menuju hotel. Sesampainya di Hotel pengunjung diminta untuk mengisolasi diri, hingga hasil tes PCR di bandara keluar. Hasil tes diperkirakan akan memakan waktu 6-8 jam.

Jika hasil tes positif COVID-19, maka pengunjung akan langsung dijemput ambulans untuk melakukan tindakan medis. Biaya pengobatan ditanggung oleh pengunjung sendiri, kecuali diikutkan asuransi kesehatan oleh pihak sponsor.

Kepulangan

Sebelum kembali ke Indonesia, pengunjung diwajibkan untuk melakukan tes PCR (Foto: Unsplash/chuttersnap)

Sebelum kembali ke Indonesia, pengunjung diwajibkan untuk melakukan tes PCR. Setidaknya tes tersebut dilakukan 72 jam sebelum penerbangan pada klinik rujukan di Singapura. Hasil tes tersebut harus dibawa dan ditunjukkan pada petugas saat check-in di bandara Changi dan petugas imigrasi bandara Soekarno-Hatta.

Terakhir, pengunjung harus mengembalikan token TraceTogether di bandara Changi sebelum melakukan penerbangan pulang. (kna)

Baca juga:

4 Aktivitas Wisata Ini Kudu Masuk 'Bucket List' saat Mengunjungi Kepulauan Riau

#Travel #Travelling #Wisata Dunia #Singapura #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Dunia
Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Memang terasa ironis menyamakan kabut asap dengan rokok, tetapi mungkin kita harus memandang kabut asap sama berbahayanya dengan rokok.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Indonesia
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Singapura akan menggunakan UU Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Dunia
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Singapura mulai memberikan subsidi biaya perawatan medis akibat kabut asap.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
ShowBiz
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Charlie Lim akan memperkenalkan album DAYDREAM lewat listening party eksklusif di Jakarta pada 29 Oktober. Simak konsep, kolaborator, dan makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Berita Foto
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Taklukan Singapura dengan Skor 2-0
Selebrasi pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny usai mencetak gol pinalti dalam pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 25 September 2026
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Taklukan Singapura dengan Skor 2-0
Olahraga
Marselino Ferdinan Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Bintang Singapura Ilhan Fandi Kecewa
Laga panas Timnas Indonesia vs Singapura di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 diwarnai rasa kecewa striker Ilhan Fandi akibat absennya Marselino Ferdinan. Cek fakta dan persiapan The Lions di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Marselino Ferdinan Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Bintang Singapura Ilhan Fandi Kecewa
Bagikan