Keseringan Nonton YouTube, Siswi SD Phobia Diculik

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 16 September 2017
Keseringan Nonton YouTube, Siswi SD Phobia Diculik

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menduga, siswi SDN 01 Pagi Tanjung Duren, Jakarta Timur, PI, terpengaruh oleh video penculikan yang kerap ditonton di YouTube.

Hal itu dinyatakan Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti usai mengunjungi kediaman PI di Tanjung Duren, Jumat (15/9).

Retno mengatakan, berdasarkan pengakuan PI, dia pernah menonton video penculikan anak dari YouTube sampai beberapa kali. Sehingga, apa yang ditonton dipersepsikan akan terjadi pada dirinya sendiri.

"Dia terpengaruh dari YouTube, dia selalu curiga sama orang tak dikenal, khawatir berpikir akan diculik," kata Retno saat dihubungi, Jumat (15/9).

Selain itu, kata Retno, faktor keluarga bisa juga memengaruhi kepribadian PI. Sebab, dia merupakan anak dari orang tua yang telah lama berpisah.

"Bisa jadi dia ditakuti-takuti sejak kecil, karena orang tua juga berpisah," tandasnya.

Menurut dia, secara psikologis tentu sangat berbeda anak yang dibesarkan oleh kedua orang tuanya dengan anak yang jauh dari orang tua. "Tentunya anak yang masih memiliki orang tua akan merasa lebih aman dari pada yang tidak memiliki orang tua."

Namun, dugaan kuat KPAI, PI sangat terpengaruh dengan hal-hal yang ditontonnya di YouTube.

Sebelumnya, tiga siswi SDN Tanjung Duren 01 Pagi berinisial PI, S, dan SF mengaku menjadi korban percobaan penculikan. Berdasarkan keterangan ketiga siswi, percobaan penculikan terjadi di depan sekolah seusai jam belajar.

Siswi tersebut mengaku sempat dibekap mulutnya dan berhasil melarikan diri karena menggigit tangan pelaku. Selain itu, siswi tersebut mengaku melihat ada anak-anak yang disekap di dalam mobil para pelaku.

Setelah melakukan olah TKP, menyelidiki CCTV dan sejumlah alat bukti, polisi meyakini bahwa kasus tersebut hoax. (Fdi)

Baca berita terkait kasus penculikan lainnya di: Kasus Penculikan Anak Yang Beredar Di Cirebon Ternyata "Hoax"

#Penculikan #Penculikan Anak #KPAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Siswa SMP Tewas Uji Coba Proyek Senpi, KPAI Larang Tugas Sekolah Libatkan Senjata
Kewaspadaan orang tua harus lebih peka khususnya untuk memastikan materi tugas sekolah yang diberikan tidak berpotensi membahayakan keselamatan anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Siswa SMP Tewas Uji Coba Proyek Senpi, KPAI Larang Tugas Sekolah Libatkan Senjata
Indonesia
Viral dan Hilang Sejak 8 April 2026, Polres Cimahi Tangkap Penculik Siswa SMP
Dalam rekaman yang sempat beredar luas di media sosial, korban terlihat masuk ke dalam mobil jenis Toyota Agya bernomor polisi D-1544-UAT bersama dua laki-laki.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Viral dan Hilang Sejak 8 April 2026, Polres Cimahi Tangkap Penculik Siswa SMP
Indonesia
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Dari hasil koordinasi KPAI dengan polisi, diduga tidak terjadi bentrokan langsung antara siswa SMAN 5 Bandung dengan siswa SMAN 2 Bandung saat itu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Indonesia
Kecam Keras Dugaan Penganiayaan oleh Anggota Brimob terhadap Pelajar hingga Tewas, KPAI: Bukan Hanya Pelanggaran Hukum, tetapi Juga Konstitusi
"Aparat negara adalah representasi negara. Ketika aparat melakukan kekerasan terhadap anak, maka negara wajib hadir secara tegas untuk menegakkan keadilan."
Frengky Aruan - Selasa, 24 Februari 2026
Kecam Keras Dugaan Penganiayaan oleh Anggota Brimob terhadap Pelajar hingga Tewas, KPAI: Bukan Hanya Pelanggaran Hukum, tetapi Juga Konstitusi
Indonesia
Guru SD Jember Paksa 22 Siswa Telanjang, KPAI Kecam Keras Tindakan Merendahkan Martabat Anak
Menurut KPAI, tindakan melucuti pakaian siswa tidak bisa dibenarkan dengan alasan penegakan disiplin sekolah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Guru SD Jember Paksa 22 Siswa Telanjang, KPAI Kecam Keras Tindakan Merendahkan Martabat Anak
Indonesia
KPAI Usul Penyaluran Program MBG Ramah Anak tidak Libatkan Aparat Keamanan
KPAI menekankan pentingnya pendekatan ramah anak dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
KPAI Usul Penyaluran Program MBG Ramah Anak tidak Libatkan Aparat Keamanan
Indonesia
Bajak Laut Serbu Kapal IB FISH 7 di Perairan Gabon, 4 Pelaut Indonesia Jadi Sandera Bersenjata
Tiga pria bersenjata naik ke atas kapal dan membawa paksa para korban
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Bajak Laut Serbu Kapal IB FISH 7 di Perairan Gabon, 4 Pelaut Indonesia Jadi Sandera Bersenjata
Fun
Serial Thriller ‘Found’ Hadir di Netflix, 35 Episode Kisah Orang Hilang
Serial Thriller ‘Found’ hadir dalam 35 episode yang siap menyuguhkan kisah penuh ketegangan, misteri, dan dilema moral.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Serial Thriller ‘Found’ Hadir di Netflix, 35 Episode Kisah Orang Hilang
Indonesia
Kasus Alvaro tak Kunjung Usai, PSI Minta Pramono Tepati Janji soal CCTV RT
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo, menagih janji Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk memasang CCTV atau kamera pengawas di setiap RT.
Soffi Amira - Jumat, 28 November 2025
Kasus Alvaro tak Kunjung Usai, PSI Minta Pramono Tepati Janji soal CCTV RT
Indonesia
Polisi Duga Ada Pelaku Lain yang Terlibat dalam Penculikan dan Pembunuhan Alvaro
Polda Metro Jaya menduga ada pelaku lain yang terlibat dalam penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho.
Soffi Amira - Jumat, 28 November 2025
Polisi Duga Ada Pelaku Lain yang Terlibat dalam Penculikan dan Pembunuhan Alvaro
Bagikan