Keseringan Nonton YouTube, Siswi SD Phobia Diculik
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menduga, siswi SDN 01 Pagi Tanjung Duren, Jakarta Timur, PI, terpengaruh oleh video penculikan yang kerap ditonton di YouTube.
Hal itu dinyatakan Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti usai mengunjungi kediaman PI di Tanjung Duren, Jumat (15/9).
Retno mengatakan, berdasarkan pengakuan PI, dia pernah menonton video penculikan anak dari YouTube sampai beberapa kali. Sehingga, apa yang ditonton dipersepsikan akan terjadi pada dirinya sendiri.
"Dia terpengaruh dari YouTube, dia selalu curiga sama orang tak dikenal, khawatir berpikir akan diculik," kata Retno saat dihubungi, Jumat (15/9).
Selain itu, kata Retno, faktor keluarga bisa juga memengaruhi kepribadian PI. Sebab, dia merupakan anak dari orang tua yang telah lama berpisah.
"Bisa jadi dia ditakuti-takuti sejak kecil, karena orang tua juga berpisah," tandasnya.
Menurut dia, secara psikologis tentu sangat berbeda anak yang dibesarkan oleh kedua orang tuanya dengan anak yang jauh dari orang tua. "Tentunya anak yang masih memiliki orang tua akan merasa lebih aman dari pada yang tidak memiliki orang tua."
Namun, dugaan kuat KPAI, PI sangat terpengaruh dengan hal-hal yang ditontonnya di YouTube.
Sebelumnya, tiga siswi SDN Tanjung Duren 01 Pagi berinisial PI, S, dan SF mengaku menjadi korban percobaan penculikan. Berdasarkan keterangan ketiga siswi, percobaan penculikan terjadi di depan sekolah seusai jam belajar.
Siswi tersebut mengaku sempat dibekap mulutnya dan berhasil melarikan diri karena menggigit tangan pelaku. Selain itu, siswi tersebut mengaku melihat ada anak-anak yang disekap di dalam mobil para pelaku.
Setelah melakukan olah TKP, menyelidiki CCTV dan sejumlah alat bukti, polisi meyakini bahwa kasus tersebut hoax. (Fdi)
Baca berita terkait kasus penculikan lainnya di: Kasus Penculikan Anak Yang Beredar Di Cirebon Ternyata "Hoax"
Bagikan
Berita Terkait
KPAI Usul Penyaluran Program MBG Ramah Anak tidak Libatkan Aparat Keamanan
Bajak Laut Serbu Kapal IB FISH 7 di Perairan Gabon, 4 Pelaut Indonesia Jadi Sandera Bersenjata
Serial Thriller ‘Found’ Hadir di Netflix, 35 Episode Kisah Orang Hilang
Kasus Alvaro tak Kunjung Usai, PSI Minta Pramono Tepati Janji soal CCTV RT
Polisi Duga Ada Pelaku Lain yang Terlibat dalam Penculikan dan Pembunuhan Alvaro
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
Ketua DPR Sebut Kematian Alvaro Bentuk Darurat Kekerasan terhadap Anak, Negara Wajib Tanggung Jawab
Siapa Sosok G? Saksi Kunci Bongkar Kasus Pembunuhan Alvaro
Ayah Tiri Alvaro Bunuh Diri di Polres Jaksel, Oknum Polisi Diperiksa Propam atas Dugaan Pelanggaran Prosedur
Ayah Tiri Culik dan Bunuh Bocah Alvaro, Diduga Dendam kepada sang Ibu