Kesalahan Umum dalam Membeli Mobil Second
Tips membeli mobil second. (Foto: Unsplash/Obi - @pixel7propix)
MEMBELI mobil bekas bisa menjadi cara menarik dan efisien untuk mendapatkan kendaraan sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Namun, ada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti tipe dan sejarah kendaraan.
Bagi mereka yang masih awam dalam membeli mobil second, ada beberapa kesalahan umum perlu dihindari agar tidak merugi. Maka, perusahaan asuransi Indonesia Roojai berbagi tip dan panduan tentang pembelian mobil bekas, serta cara memilih asuransi yang sesuai untuk mobil kamu.
1. Tentukan anggaran dan lakukan penelitian mendalam
Sebelum mulai mencari kendaraan, sangat penting untuk menentukan anggaran yang tersedia. Ini mencakup tidak hanya harga beli kendaraan, tetapi juga biaya lainnya seperti asuransi, bahan bakar, perawatan, dan potensi biaya perbaikan.
Baca juga:
Mau Beli Mobil Second? Kenali Ciri Mobil yang Pernah Terendam Banjir
2. Inspeksi dan lakukan uji coba berkendara
Ketika kamu menemukan mobil bekas yang menarik, lakukan inspeksi menyeluruh. Perhatikan tanda-tanda kerusakan, karat, perbedaan warna cat, atau tanda-tanda bekas kecelakaan. Selama inspeksi, jangan lupa membuka kap mesin dan memeriksa kondisi mesin, sabuk, selang, serta tingkat cairan.
3. Ketahui riwayat dan harga kendaraan
Setelah memilih mobil bekas yang ingin dibeli, pastikan untuk meminta laporan sejarah kendaraan dari pemilik atau dealer, yang mencakup informasi seperti riwayat kecelakaan, status kepemilikan, dan catatan perawatan.
4. Berikan perlindungan terbaik untuk kendaraan kamu
Asuransi tidak hanya penting untuk mobil baru, tetapi juga untuk memberikan perlindungan kendaraan bekas dari berbagai risiko, seperti kecelakaan, bencana alam, pencurian, dan insiden tak terduga lainnya. Terdapat berbagai perusahaan asuransi dan agen yang dapat membantu kamu memilih perlindungan yang sesuai untuk kendaraan kesayangan.
Baca juga:
Rekomendasi Mobil SUV Second Harga Rp 200 Jutaan
Membeli mobil bekas melibatkan banyak pertimbangan dan penelitian yang cermat. Dengan memahami anggaran dan kebutuhan kendaraan pribadi, kamu dapat membuat keputusan baik dan mendapatkan perlindungan asuransi sesuai.
Selain melindungi kendaraan, asuransi juga berguna sebagai proteksi terhadap neraca keuangan pribadimu agar terhindar dari pengeluaran mendadak yang terlalu besar. Pengeluaran besar mendadak untuk kendaraan, seperti karena kecelakaan, kerusakan, dan lainnya, bisa terjadi kapan saja dan lebih baik bila memiliki proteksi keuangan. (waf)
Baca juga:
Hujan Deras Bikin Banjir, Jadi Berkah Bagi Bengkel Kendaraan
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor