Kesaksian Penumpang Selamat Kecelakaan Pesawat Air India, Nekat Lompat dari Pintu Darurat hingga ‘Tidur’ Di antara Mayat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Juni 2025
Kesaksian Penumpang Selamat Kecelakaan Pesawat Air India, Nekat Lompat dari Pintu Darurat hingga ‘Tidur’ Di antara Mayat

Ramesh Viswashkumar (kaus putih) sejauh ini jadi satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan tragis pesawat Air India di Ahmedabad. (Foto: YouTube/TheNewIndianExpress)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mujikzat terjadi saat pesawat Air India yang mengangkut 242 orang mengalami kecelakaan, Kamis (12/6). Seorang penumpang berhasil selamat dalam insiden tersebut.

Penumpang selamat dari kecelakaan pesawat Air India adalah Ramesh Vishwashkumar (40). Dia adalah orang India yang menjadi warga negara Inggris. Ramesh ditemukan selamat di lokasi meledaknya pesawat.

Polisi India menyebut jika Ramesh berhasil menyelamatkan diri setelah dirinya melompat melalui pintu darurat.

Ramesh menyadari jika ada yang salah dengan pesawat yang dinaikinya, dan memutuskan untuk menyelamatkan diri.

Ramesh yang sempat tidak sadar, kemudian memaksa dirinya bangun untuk segera meminta bantuan.

Ramesh menceritakan, 30 detik setelah lepas landas, terdengar suara keras dan kemudian pesawat jatuh.

Baca juga:

Air India Jatuh Bawa 242 Penumpang, PM Narendra Modi: Mengejutkan dan Menyedihkan

Semua terjadi begitu cepat. Ketika dia bangun, Ramesh kaget lantaran banyak mayat di sekelilingnya.

“ Saya takut. Saya berdiri dan berlari. Ada serpihan pesawat di sekeliling saya. Seseorang memegang saya dan memasukkan saya ke dalam ambulans dan membawa saya ke rumah sakit," kata Ramesh seperti dikutip Daily Mail, Jumat (13/6).

Ramesh berjalan kesulitan lantaran mengalami luka di dada, mata, dan kakinya. Ia mencoba tetap berjalan sampai petugas menemukannya dan menggiringnya ke ambulans untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.

Ramesh yang datang ke India untuk mengunjungi keluarganya, berniat untuk kembali ke London pada siang itu.

Ramesh bersama dengan saudaranya, Ramesh Ajaykumar. Ramesh duduk di bangku 11A, sedangkan Ajay duduk di kursi 11J. Dia berhasil selamat, namun saudaranya itu diperkirakan tewas dalam kecelakaan itu.

Baca juga:

Profil Air India, Maskapai Penerbangan yang Pernah Ikut Perang Dunia ke-2 hingga Pesawatnya Jatuh di Ahmedabad

Diketahui, Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner tujuan London itu mengangkut 242 penumpang, termasuk 53 warga negara Inggris, 169 warga India, serta sejumlah warga negara Portugal dan Kanada.

Tak lama setelah lepas landas pada pukul 13.38 waktu setempat, pesawat menabrak kawasan permukiman Meghani Nagar dan meledak.

Saksi mata melaporkan pesawat kemudian jatuh antara pukul 13.00 atau 14.00 waktu setempat.

Sementara itu, situs pelacakan penerbangan Flightradar24 mencatat pesawat itu adalah Boeing 787-8 Dreamliner, salah satu pesawat penumpang paling modern berhasil naik hingga ketinggian sekitar 625–825 kaki.

Namun, dalam hitungan detik berikutnya, data pelacakan menunjukkan adanya penurunan tajam, dengan kecepatan vertikal negatif dengan kecepatan vertikal –475 ft/m.

Segera sesudahnya, pilot memancarkan panggilan darurat “MAYDAY” ke ATC, tetapi tidak ada komunikasi lanjutan.

Pesawat kehilangan kendali dan menukik tajam sebelum menghantam pemukiman Meghani Nagar di sisi timur laut Kota Ahmedabad. (Knu)

#Kecelakaan Pesawat #Pesawat Jatuh #Air India
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Pilot K2 Airways sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Rolling or floating, 1732” sebelum pesawat Boeing 737 hilang kontak di Laut Arab, bangkai ditemukan 53 mil laut selatan Ormara, investigasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan pesawat ringan paling mematikan di Prancis.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Dunia
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dalam laporan badan audit yang dipublikasikan pada Rabu (22/4) disebutkan bahwa insiden itu terjadi karena pilot mengambil foto untuk mengenang penerbangan terakhir bersama unit militernya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dunia
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Dari total korban tewas, 58 di antaranya merupakan personel Angkatan Darat Nasional, enam dari Angkatan Dirgantara Kolombia, dan dua dari Kepolisian Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Bagikan