Kerusuhan Napi Teroris Kembali Pecah di Mako Brimob Kelapa Dua
Korban kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok (Foto: Ist)
MerahPutih.Com - Bentrok antara petugas kepolisian dan narapidana kembali terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5) malam. Diduga narapidana teroris terlibat keributan dengan sesama napi lain dan kemudian anggota Densus 88 bertindak.
Belum bisa dipastikan berapa orang yang menjadi korban dalam bentrokan tersebut. Hanya saja melalui foto-foto yang beredar di media sosial, tampak ada korban yang terluka dan perutnya diperban.
Dari informasi yang dihimpun merahputih.com, kerusuhan bermula dari napi teroris yang berada di Blok C, Rutan Brimob. Kelompok napi tersebut kemudian bersitegang dengan napi lain yang berasal dari Blok A dan B. Ketika terjadi keributan, anggota Brimob masuk untuk mengamankan situasi. Namun yang terjadi para napi dari Blok C malah merebut senjata serta menyandera empat anggota Brimob. Tiga senjata yang direbut dari anggota Brimob yakni dua senjata laras panjang dan satu senjata pendek.
Akibat perebutan dan penyanderaan tersebut, Densus 88 bergerak mengamankan situasi. Pihak kepolisian belum memastikan berapa korban yang jatuh dalam insiden tersebut.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto yang dikonfirmasi menyampaikan, keterangan lengkap akan segera diberikan.
"Nanti Karopenmas (Brigjen M. Iqbal) akan melakukan jumpa pers," tegas Setyo.
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen M Iqbal saat dikonfirmasi membenarkan mengenai adanya kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob. Namun, iqbal tak merinci secara pasti apakah napi yang terlibat kerusuhan itu berasal dari napi kasus terorisme.
"(Bentrok) Napi sama petugas, Sekarang sedang ditangani Brimob. Ini saya menuju kesana," kata Iqbal.
Rencananya malam ini juga kepolisian akan menggelar keterangan pers kepada awak media di Mako Brimob, Kelapa Dua.(*)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kapolri Jenderal Tito Karnavian Beberkan Cara Perangi Terorisme di Amman
Bagikan
Berita Terkait
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Apel Kasatwil 2025 Digelar 3 Hari, Lebih dari 600 Pejabat Kepolisian Hadir di Mako Brimob
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
110 Anak Diduga Direkrut Teroris, Gunakan Video Pendek, Animasi, Meme, dan Musik Propaganda