Kerugian Mengonsumsi Air Lemon Berlebihan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 06 Januari 2022
Kerugian Mengonsumsi Air Lemon Berlebihan

Air lemon merupakan olahan yang sangat mudah dibuat dan memiliki banyak manfaat (Foto: Pixabay/Engin_Akyurt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AIR lemon tentunya sudah tidak asing bagi banyak orang. Di balik rasanya yang asam, air lemon memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Air lemon memiliki beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga mencegah penyakit jantung. Air lemon sering juga digunakan oleh beberapa orang untuk menurunkan berat badan. Biasanya beberapa orang juga mencampurkan air lemon dengan beberapa tambahan lainnya agar lebih menjadi nikmat.

Air lemon bisa membuat pencernaan menjadi lebih baik serta napas menjadi lebih segar. Tetapi seperti kata peribahasa, sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik. Begitu pula jika mengonsumsi air lemon secara berlebihan tentunya tidak baik untuk kesehatan tubuh. Berdasarkan pinkvilla beberapa hal ini akan terjadi jika kamu mengonsumsi air lemon secara berlebihan.

Baca juga:

Resolusi 2022: Mulai Kurangi Lemak Perut

Minuman yang memiliki rasa asam tetapi menyegarkan (Foto: pexels/Charlotte May)
Minuman yang memiliki rasa asam tetapi menyegarkan (Foto: pexels/Charlotte May)

Pertama mengonsumsi air lemon secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada gigi. Hal ini terjadi karena lemon memiliki rasa asam yang pekat. Mengonsumsi lemon terlalu sering dapat mengikis enamel gigi (lapisan keras terluar pada gigi). Kamu bisa meminum nya menggunakan sedotan untuk meminimalkan paparan asam air lemon.

Baca juga:

Kedua, air lemon yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan kamu menjadi lebih sering buang air kecil dan juga dehidrasi. Menurut penelitian jus lemon mengandung asam askorbat atau vitamin C yang tinggi yang bersifat diuretik, yang kemudian mendorong produksi urin di ginjal, sehingga membantu tubuh membuang kelebihan garam dan cairan lebih cepat. Jika kamu meminum air lemon setiap pagi, kemungkinan kamu akan sering untuk mengunjungi kamar mandi di pagi hari. Kamu juga bisa mengurangi konsumsi air lemon setelah mengalami dehidrasi.

Konsumsi air lemon sesuai kebutuhan agar tetap bermanfaat bagi tubuh (Foto: pixabay/klimkin)
Konsumsi air lemon sesuai kebutuhan agar tetap bermanfaat bagi tubuh (Foto: pixabay/klimkin)

Ketiga, jika kamu mengonsumsi air lemon secara berlebihan bisa menganggu perut serta menyebabkan mual dan mulas. Air lemon yang dikonsumsi dengan sering bisa membuat sakit perut bahkan memperburuk komplikasi gastro. Asam dalam lemon yang tinggi juga mampu membuat seseorang menjadi mual.

Beberapa hal tadi mungkin akan terjadi jika kamu mengonsumsi air lemon secara berlebihan. Bukan berarti kamu tidak bisa mengonsumsi air lemon, tetapi mungkin kamu harus sesuaikan dengan kebutuhan agar bisa menghindari berbagai hal yang menyebabkan kesehatan menjadi terganggu. (Pid)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan