Teknologi

Kerjasama Antisipasi Tantangan Keamanan Siber di Ruang Digital Indonesia

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 19 Agustus 2023
Kerjasama Antisipasi Tantangan Keamanan Siber di Ruang Digital Indonesia

Huawei dukung pemerintah dalam tingkatkan keamanan siber di Indonesia.(Foto: Unsplash/Fly D)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA diproyeksikan masuk ke jajaran lima besar negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2045. Sejalan dengan proyeksi tersebut, penyedia solusi TIK terkemuka, Huawei beserta para pemangku kepentingan, menyadari Indonesia memerlukan percepatan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Percepatan ini akan mendukung produktivitas masyarakat di ruang digital dan aman dari serangan siber. Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto mengungkapkan bahwa Indonesia mengalami 1,2 miliar serangan siber tiap tahun pascapandemi.

Jumlah ini meningkat tiga kali lipat dari sebelum pandemi, yang hanya sebesar 400 juta per tahun. Salah satu bentuk serangan siber yang kini sering terjadi adalah malware, yang akhir-akhir ini dikirim kepada korbannya dalam bentuk aplikasi atau tautan undangan pernikahan.

"Terjadi 2.200 serangan setiap menit di ruang siber yang sebagian menyasar data-data pribadi, korporasi dan niaga. Kondisi ini harus segara dibenahi dengan dukungan arsitektur yang komprehensif mulai dari regulasi hingga opsi teknologi. Huawei dapat berkontribusi besar dalam membantu pemerintah menyiapkan sistem keamanan data yang terbaik," ujar Andi Widjajanto, seperti tersua dalam rilis yang diterima Merahputih.com.

Baca juga:

Pentingnya Minimalisir Serangan Siber Otomotif

huawei
Data yang tersimpan di ruang digital di seluruh dunia sudah mencapai 70 zetabit pada periode 2020-2022. (Foto: Siaran Pers Huawei)

Berdasarkan catatan Lemhannas RI, data yang tersimpan di ruang digital di seluruh dunia sudah mencapai 70 zetabit pada periode 2020-2022. Jumlah ini diprediksi akan melonjak tajam seiring perkembangan pesat transformasi digital yang terjadi di setiap negara.

Mohammad Rosidi, Direktur ICT Strategy and Business Huawei Indonesia, menyatakan bahwa Huawei berkomitmen untuk terus berpartisipasi menciptakan pemerataan akses digital yang lebih luas melalui pembangunan infrastruktur.

Sebagai mitra strategis bagi berbagai organisasi di Indonesia, Huawei mengembangkan talenta digital yang memiliki literasi dan kemampuan yang memadai. Mengingat penguatan ruang digital yang aman merupakan tanggung jawab bersama segenap pemangku kepentingan dalam ekosistem digital.

"Komitmen Huawei dalam mendukung akselerasi transformasi digital di Indonesia tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik saja. Melalui pilar komitmen ‘I Do Contribute’, Huawei ingin mengembangkan talenta TIK yang dapat berkontribusi besar terhadap proses transformasi digital di Indonesia, termasuk dalam mengantisipasi tantangan keamanan siber," ujar Rosidi.

Huawei sendiri telah mendirikan lebih dari 1.900 akademi TIK di lebih dari 110 negara dan wilayah. Akademi digital Huawei ini mampu melatih lebih dari 150.000 siswa di seluruh dunia setiap tahunnya.

Baca juga:

Serangan Siber Pada Perusahaan Game Meningkat Drastis

huawei
Huawei telah memberikan pelatihan, pembekalan dan sertifikasi kepada lebih dari 83.000 penerima manfaat.(Foto: Siaran Pers Huawei)

Di Indonesia, Huawei ASEAN Academy telah berdiri dan beroperasi, serta siap untuk merealisasikan komitmen Huawei dalam mencetak 100 ribu talenta TIK di Indonesia hingga 2025 mendatang.

Sejauh ini, Huawei telah memberikan pelatihan, pembekalan dan sertifikasi kepada lebih dari 83.000 penerima manfaat. Menurut Rosidi, keberadaan SDM yang menguasai bidang TIK menjadi kunci penting bagi Indonesia mewujudkan visi besar sekaligus meningkatkan daya saing.

Huawei menilai, pesatnya perkembangan transformasi digital di Indonesia, perlu diimbangi dengan pemanfaatan sistem keamanan yang tinggi untuk menjaga privasi dan keamanan arus pertukaran data yang semakin deras.

Oleh karena itu, Huawei menyematkan sistem keamanan termutakhir di setiap solusi teknologi majunya, seperti Huawei Cloud yang memiliki lebih dari 80 sertifikat keamanan global.

"Huawei Cloud mempunyai manajemen risiko yang dinamis dan berbasis AI untuk mengatasi dan menghindari ancaman siber. Sistem keamanan otomasi menciptakan kesiapsiagaan layanan cloud kami dalam mengantisipasi tantangan keamanan siber yang terus meningkat dan makin kompleks," ujar Rosidi. (kna)

Baca juga:

UMKM Masih Jadi Incaran Pelaku Kejahatan Siber

#Agustus Sebangsa Panjat Sosial #Huawei #Teknologi #Serangan Siber
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Krisna Bagus

work smart, play hard.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A18 resmi rilis di Indonesia. HP ini hadir dengan Gemini AI dan tiga kamera.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max kini muncul di IMEI. HP tersebut kabarnya akan meluncur dengan POCO X9 Pro Series.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Samsung Galaxy S27 Ultra bakal beralih ke Exynos 2700. Sebab, Samsung menghadapi masalah overheating lewat chip Snapdragon.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Tekno
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
HyperOS 4 kini resmi meluncur di China. Update tersebut membawa sejumlah perubahan baru di fiturnya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
Tekno
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 kini mulai bocor di internet. HP itu kabarnya mengusung kamera 200MP dan baterai 7.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Warna iPhone 18 Pro burgundy kini berubah warna, setelah dipakai tiga minggu. Hal itu diunggah oleh salah seorang pengguna di Reddit.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Tekno
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
POCO X8s kini muncul di IMDA dan Geekbench. HP tersebut membawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
Tekno
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Dikonfirmasi Meluncur 22 Oktober 2026, Spesifikasinya Terungkap
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max dikonfirmasi meluncur 22 Oktober 2026. HP ini membawa fitur Snap Key.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Dikonfirmasi Meluncur 22 Oktober 2026, Spesifikasinya Terungkap
Tekno
Baru Sebulan Diluncurkan Huawei Pura X View Terjual 450 Ribu, Apa Keunggulannya?
Salah satu keunggulan Huawei Pura X View terletak pada layar OLED datar berukuran 6,39 inci.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
Baru Sebulan Diluncurkan Huawei Pura X View Terjual 450 Ribu, Apa Keunggulannya?
Tekno
OPPO Siapkan HP dengan 2 Kamera 200MP, Diduga Masih Masuk Seri Find X10
OPPO Find X10 Pro Mini diduga bakal rilis. HP tersebut memiliki dua kamera 200MP dan sedang diuji lewat chip MediaTek.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
OPPO Siapkan HP dengan 2 Kamera 200MP, Diduga Masih Masuk Seri Find X10
Bagikan