Kereta Cepat Whoosh Sangat Diminati Penumpang Rombongan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Juni 2024
Kereta Cepat Whoosh Sangat Diminati Penumpang Rombongan

Rangkaian Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung melintas di Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebutkan sebanyak 75 ribu tiket kereta cepat Whoosh telah terjual selama periode libur panjang Idul Adha 1445 Hijriah.

Angka penjualan tiket Whoosh selama periode libur panjang ini meningkat sekitar 20 persen jika dibandingkan hari biasa, di mana KCIC melayani sebanyak 16 ribu penumpang.

GM Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan penumpang mulai terjadi sejak 14 Juni 2024. Di tanggal tersebut, jadwal keberangkatan di sore dan malam hari selepas pulang kerja menjadi salah satu incaran para penumpang dengan total sebanyak 19 ribu lebih penumpang telah diberangkatkan pada momen tersebut.

Kemudian pada 15 Juni, jumlah penumpang yang menggunakan Whoosh mengalami peningkatan menjadi 21 ribu lebih. Pada periode tersebut, tiket keberangkatan Halim dari pukul 06.40 WIB hingga 18.00 WIB seluruhnya habis terjual.

Baca juga:

Penumpang Whoosh Diprediksi Naik 20 Persen Saat Libur Panjang Idul Adha

"Secara kumulatif, selama dua hari, Whoosh telah memberangkatkan sekitar 40 ribu penumpang atau rata-rata 20 ribu penumpang per hari. Angka ini lebih tinggi dari total penumpang di hari biasa yang berkisar di antara 15 sampai dengan 16 ribu penumpang per hari," kata Eva.

Dia memprediksi lonjakan jumlah penumpang masih akan terjadi hingga H-1 Idul Adha atau 16 Juni 2024.

KCIC menyediakan sebanyak 28.848 tempat duduk setiap harinya dengan mengoperasikan 48 perjalanan kereta cepat Whoosh selama selama periode libur tersebut.

Selain masyarakat yang akan berlibur bersama keluarga, di masa periode libur Idul Adha kali ini, KCIC juga dipadati penumpang rombongan. Sebanyak 60 rombongan tercatat menggunakan Whoosh.

Eva menyebut rata-rata setiap harinya terdapat 12 rombongan yang memilih Whoosh sebagai transportasi untuk menghabiskan libur akhir pekannya kali ini.

Baca juga:

Penumpang Whoosh Diprediksi Naik 20 Persen Saat Libur Panjang Idul Adha

KCIC Minta Warga Tak Main Layangan di Dekat Jalur Whoosh

"Adapun total tiket yang telah terjual untuk penumpang rombongan mencapai lebih dari 1.500 tiket. Rombongan tersebut berasal dari perusahaan, pemerintahan, sekolah, tour and travel, dan masyarakat umum," katanya.

#Kereta Cepat #PT KAI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Whoosh menghadirkan promo tiket selama libur sekolah dan Tahun Baru Islam. Tiket tersebut dijual mulai Rp 250 ribu.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Indonesia
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Indonesia
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal sehingga memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Indonesia
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
PT KAI menutup 116 dari 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi. Data menunjukkan 1.074 kecelakaan terjadi sejak 2023, mayoritas di perlintasan tidak terjaga.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
Bagikan