Keren, Warga Bandung Berhasil Ciptakan Gitar Tertipis di Dunia

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 04 Oktober 2017
Keren, Warga Bandung Berhasil Ciptakan Gitar Tertipis di Dunia

Ilustrasi (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH membayangkan bermain musik dengan gitar tertipis di dunia? Mungkin hal ini bisa diwujudkan karena hasil karya Raka Shidiq. Bahkan pria asal Bandung, Jawa Barat itu mengklaim kalau ia berhasil membuat gitar akustik tertipis di dunia dengan ukuran delapan milimeter.

Meski tipis, gitar ini memiliki keistimewaan karena menghasilkan suara suara akustik yang sebelumnya hanya mungkin dihasilkan oleh desain gitar akustik tradisional.

"Saya membuat ini sebagai inovasi atau revolusi gitar. Karena banyak musisi yang seolah gengsi menggunakan gitar produksi lokal saat manggung," ujar Raka saat ditemui di kantornya, Jalan Sukasenang, Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Rabu (4/10).

Raka menjelaskan, awal mula produksi gitar tipis tersebut saat dirinya sudah mulai jenuh dengan pembuatan gitar yang tidak mengalami perubahan bentuk. Apalagi sebagai rumah produksi, gitar konvensional sulit bersaing dengan gitar-gitar buatan luar negeri.

Dalam benaknya, perlu ada inovasi baru agar gitar yang dibuatnya dapat bersaing di pasaran terutama sebagai pesaing gitar-gitar buatan luar negeri. Hingga pada tahun 2015 setelah melalui berbagai penelitian, lahirlah gitar tipis yang dapat digunakan sebagai akustik maupun elektrik.

Meski belum diluncurkan, gitar tipis ini sempat diperkenalkan dalam ajang pameran di tiga negara berbeda. Pameran-pameran tersebut seperti Business of Desain Week 2016 di Hongkong, South-by-SouthWest (SXSW 2017) Austin USA, Salone Del Mobile Milano 2017.

Bahkan gitar ini mendapat predikat The Most Marketable Product di Business of Design Week 2016 di Hongkong serta mendapat respon baik dalam dua pameran lainnya.

"Responnya bagus. Ini masuk ke dalam best produk yang diminati pengunjung di tiga pameran tersebut," katanya.

Ia juga menjelaskan, untuk sisi bahan, 80 persennya berasal dari kayu lokal jenis mahoni dan sisanya hanya asesoris pendukung yang hanya bisa didapatkan dari luar negeri. (*)

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Meski Telah Dikonfirmasi, Gepak Tetap Polisikan Nikita Mirzani

#Gitaris #Musisi #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
MADMAX Buka Jalan menuju EP Perdana lewat Single 'Not With U'
Melalui Not With U, MADMAX menyoroti situasi ketika seseorang menerima perhatian yang tidak diinginkan serta hubungan yang hanya berjalan dari satu pihak.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
MADMAX Buka Jalan menuju EP Perdana lewat Single 'Not With U'
ShowBiz
The Jesus and Mary Chain Sambangi Indonesia untuk Pertama Kali, Tampil di Bali dan Jakarta November 2026
Setelah lebih dari empat dekade berkarier, The Jesus and Mary Chain akhirnya menyapa penggemar Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
The Jesus and Mary Chain Sambangi Indonesia untuk Pertama Kali, Tampil di Bali dan Jakarta November 2026
ShowBiz
SORE Ze Band Hadirkan Nuansa Reflektif Lewat Single 'Surya Jelang Menepi'
SORE Ze Band merilis single 'Surya Jelang Menepi'. Hadirkan nuansa reflektif dan puitis tentang kenangan, perpisahan, serta keikhlasan dalam melepaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
SORE Ze Band Hadirkan Nuansa Reflektif Lewat Single 'Surya Jelang Menepi'
ShowBiz
Kunto Aji Hadirkan Single 'bERANI', Angkat Makna Keberanian Lewat Kisah Sederhana tentang Cinta
Kunto Aji merilis single terbaru 'bERANI' pada 25 Juni 2026. Mengangkat makna keberanian dalam menjaga orang-orang yang dicintai.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Kunto Aji Hadirkan Single 'bERANI', Angkat Makna Keberanian Lewat Kisah Sederhana tentang Cinta
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
ShowBiz
The Changcuters Rilis Album Baru 'WOW MA', Kembali ke Jalur Indie Setelah 5 Tahun
The Changcuters resmi merilis album studio kedelapan bertajuk WOW MA. Album ini menjadi penanda kembalinya mereka ke jalur independen setelah lima tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
The Changcuters Rilis Album Baru 'WOW MA', Kembali ke Jalur Indie Setelah 5 Tahun
ShowBiz
19 Tahun setelah Filmnya Rilis, Soundtrack '3 Hari untuk Selamanya' Hadir dalam Format Vinyl
Film ini tidak hanya meninggalkan jejak penting bagi industri film nasional, tetapi juga menjadi bagian bersejarah dalam perjalanan musik grup Float.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
19 Tahun setelah Filmnya Rilis, Soundtrack '3 Hari untuk Selamanya' Hadir dalam Format Vinyl
ShowBiz
Lagu 'Sunday' Jadi Bagian Penting Album Debut The Cranberries, Simak Liriknya
Lagu 'Sunday' dari The Cranberries dirilis pada 1993 dan menjadi bagian dari album debut Everybody Else Is Doing It, So Why Can't We?.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Lagu 'Sunday' Jadi Bagian Penting Album Debut The Cranberries, Simak Liriknya
ShowBiz
Bernadya Rilis Album Kedua 'Semoga Hanya di Mimpi', Angkat Tema Ketakutan di Tengah Kebahagiaan
Bernadya resmi merilis album kedua 'Semoga Hanya di Mimpi'. Mengangkat tema kecemasan hingga ketakutan yang muncul saat hidup sedang berjalan baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Bernadya Rilis Album Kedua 'Semoga Hanya di Mimpi', Angkat Tema Ketakutan di Tengah Kebahagiaan
ShowBiz
No Na Gandeng Jebung, Hadirkan Remix 'Rollerblade' dengan Sentuhan Lebih Segar
No Na merilis versi remix lagu 'Rollerblade' bersama Jebung. Kolaborasi ini menghadirkan sentuhan dan energi baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
No Na Gandeng Jebung, Hadirkan Remix 'Rollerblade' dengan Sentuhan Lebih Segar
Bagikan