19 Tahun setelah Filmnya Rilis, Soundtrack '3 Hari untuk Selamanya' Hadir dalam Format Vinyl

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
19 Tahun setelah Filmnya Rilis, Soundtrack '3 Hari untuk Selamanya' Hadir dalam Format Vinyl

OST Film 3 Hari untuk Selamanya dibuatkan piringan hitam. (foto: dok/demajors)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - FILM 3 Hari untuk Selamanya garapan Riri Riza dan diproduseri Mira Lesmana dikenal sebagai salah satu road movie yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan perfilman Indonesia modern. Sejak dirilis pada 2007, film ini tidak hanya meninggalkan jejak penting bagi industri film nasional, tetapi juga menjadi bagian bersejarah dalam perjalanan musik grup Float.

Kolaborasi antara film dan Float bermula dari sebuah pertemuan yang tak direncanakan. Pada 2005, mini album Float sampai ke tangan Mira Lesmana dan Riri Riza yang saat itu tengah mempersiapkan produksi 3 Hari untuk Selamanya. Keduanya tertarik pada karakter musik dan lirik yang dihadirkan Float, hingga akhirnya memutuskan untuk melibatkan band tersebut dalam penggarapan musik untuk film tersebut.

Bagi sebagian besar penonton, film 3 Hari untuk Selamanya menjadi titik awal perkenalan mereka dengan Float. Di sisi lain, para penggemar Float melihat film tersebut sebagai ruang yang memperlihatkan bagaimana musik dapat memperkuat emosi dan makna sebuah cerita. Keterhubungan antarkeduanya terasa begitu alami, menghadirkan pengalaman yang membuat film dan musik berjalan beriringan sebagai satu kesatuan.

Hampir dua dekade setelah film tersebut tayang, label musik demajors mengambil inisiatif untuk menghadirkan kembali album pengiring film tersebut dalam format vinyl. Album bertajuk Music For 3 Hari Untuk Selamanya memuat sejumlah lagu yang telah melekat di ingatan pendengar, seperti 3 Hari Untuk Selamanya, Pulang, Stupido Ritmo, dan Sementara. Bagi demajors, album ini merupakan salah satu pencapaian kreatif penting dari era 2000-an yang masih mampu terhubung dengan pendengar generasi saat ini.

Baca juga:

White Shoes & The Couples Company Rilis Ulang Album 'Vakansi' dalam Format Vinyl Spesial



Kehadiran kembali album soundtrack tersebut dalam format vinyl juga mendapat sambutan positif dari Miles Films, rumah produksi yang didirikan Mira Lesmana dan Riri Riza.

Saat proses penggarapan Music For 3 Hari Untuk Selamanya, Float diperkuat Meng (Hotma Roni Simamora) sebagai vokalis, gitaris, dan komposer, Bontel (W Benyamin) sebagai gitaris sekaligus sound designer, serta Remon (Reymond Agus Saputra) pada posisi bass. Mereka turut dibantu sejumlah musisi lain, termasuk Wesley Jeremia, Yossie Adytiawarman pada keyboard, Hengky Alexander pada drum, Gatut Santoso pada trompet, Hendricus Wisnugroho pada perkusi, serta penampilan khusus dari Riza Arshad pada akordion untuk lagu Surrender. Sementara itu, Leony Aurora turut menyumbangkan vokal latar dalam lagu Pulang.

“Nasib baik nempel terus di album ini. Float udah bubar sebelum akhirnya Mbak Mira ngumpulin gue, Bontel, dan Remon lagi untuk menuhin janji kami ngerjain album ini. Bisa saja, Mbak Mira cari dan dapat band lain untuk gantiin Float yang waktu itu masih jadi anak bawang di skena musik Indonesia dalam segala skala. Kami beruntung, Mbak Mira sengotot itu,” ujar Meng mengenai album ini.

Menurut Meng, lagu yang benar-benar dibuat untuk kebutuhan film hanyalah 3 Hari Untuk Selamanya. Selebihnya, materi yang digunakan berasal dari karya yang sudah lebih dulu mereka miliki dan kemudian disesuaikan dengan kebutuhan film.

"Cuma 3 Hari Untuk Selamanya doang yang dibuat khusus untuk film itu. Itu pun hasil dari adaptasi lirik doang karena lagu orisinilnya udah gue bikin di awal 90-an. Sangat jauh dari bayangan gue tentang kerjaan bikin original soundtrack buat film. Seinget gue, karena itu lah judul albumnya 'Music for...', bukan 'OST...'. Lagi-lagi, karena nasib baik,” pungkas Meng.(far)

Baca juga:

Dirty Ass Rayakan Rilisan Vinyl 'Manifes' lewat Tur 4 Kota

#Musik #Film #Soundtrack
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
19 Tahun setelah Filmnya Rilis, Soundtrack '3 Hari untuk Selamanya' Hadir dalam Format Vinyl
Film ini tidak hanya meninggalkan jejak penting bagi industri film nasional, tetapi juga menjadi bagian bersejarah dalam perjalanan musik grup Float.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
19 Tahun setelah Filmnya Rilis, Soundtrack '3 Hari untuk Selamanya' Hadir dalam Format Vinyl
ShowBiz
Lagu 'Sunday' Jadi Bagian Penting Album Debut The Cranberries, Simak Liriknya
Lagu 'Sunday' dari The Cranberries dirilis pada 1993 dan menjadi bagian dari album debut Everybody Else Is Doing It, So Why Can't We?.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Lagu 'Sunday' Jadi Bagian Penting Album Debut The Cranberries, Simak Liriknya
ShowBiz
Bernadya Rilis Album Kedua 'Semoga Hanya di Mimpi', Angkat Tema Ketakutan di Tengah Kebahagiaan
Bernadya resmi merilis album kedua 'Semoga Hanya di Mimpi'. Mengangkat tema kecemasan hingga ketakutan yang muncul saat hidup sedang berjalan baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Bernadya Rilis Album Kedua 'Semoga Hanya di Mimpi', Angkat Tema Ketakutan di Tengah Kebahagiaan
ShowBiz
No Na Gandeng Jebung, Hadirkan Remix 'Rollerblade' dengan Sentuhan Lebih Segar
No Na merilis versi remix lagu 'Rollerblade' bersama Jebung. Kolaborasi ini menghadirkan sentuhan dan energi baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
No Na Gandeng Jebung, Hadirkan Remix 'Rollerblade' dengan Sentuhan Lebih Segar
ShowBiz
Makna Lagu Viral TikTok 'Gut Genug' dari Blumengarten, Pesan Penerimaan Diri yang Menyentuh
Simak makna lagu 'Gut Genug' dari Blumengarten yang viral di TikTok. Bawa pesan kuat tentang penerimaan diri dan refleksi kehidupan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Makna Lagu Viral TikTok 'Gut Genug' dari Blumengarten, Pesan Penerimaan Diri yang Menyentuh
ShowBiz
Makna Lagu 'Melangitkanmu' Ghea Indrawari, Kisah Perenungan Diri dan Kedekatan dengan Tuhan
Simak makna lagu 'Melangitkanmu' yang dibawakan Ghea Indrawari. Lagu ini mengangkat tema perenungan diri, doa, keikhlasan, dan keyakinan kepada Tuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Makna Lagu 'Melangitkanmu' Ghea Indrawari, Kisah Perenungan Diri dan Kedekatan dengan Tuhan
ShowBiz
Lagu Promosi yang Jadi Viral, 'OBH Combi Sachet' dari Naykilla, Tenxi, dan Jemsii Curi Perhatian Warganet
Lagu 'OBH Combi Sachet' yang dibawakan Naykilla, Tenxi, dan Jemsii tengah viral di media sosial. Dibuat sebagai materi promosi, lagu ini berhasil tarik perhatian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Lagu Promosi yang Jadi Viral, 'OBH Combi Sachet' dari Naykilla, Tenxi, dan Jemsii Curi Perhatian Warganet
ShowBiz
TENXI Luncurkan Album 'Liga Besar', Angkat Perjalanan Hidup Lewat Metafora Sepak Bola
TENXI resmi merilis album terbaru 'Liga Besar' yang terinspirasi semangat sepak bola dan Piala Dunia 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
TENXI Luncurkan Album 'Liga Besar', Angkat Perjalanan Hidup Lewat Metafora Sepak Bola
ShowBiz
4 Alasan Film 'The Invite' Layak Ditonton, Thriller Psikologis yang Tuai Pujian di Sundance
The Invite mendapat pujian sejak tayang di Sundance. Simak empat alasan mengapa film thriller psikologis ini layak masuk daftar tontonan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
4 Alasan Film 'The Invite' Layak Ditonton, Thriller Psikologis yang Tuai Pujian di Sundance
Indonesia
Myles Smith Rilis Album Debut ‘My Mess, My Heart, My Life.’, Karya Paling Personal dalam Kariernya
Myles Smith hadirkan album debut My Mess, My Heart, My Life. Karya paling personal yang mengangkat kisah keluarga, cinta, kehilangan, dan kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Myles Smith Rilis Album Debut ‘My Mess, My Heart, My Life.’, Karya Paling Personal dalam Kariernya
Bagikan