Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kenshin Kamimura Ditendang dari Grup J-Pop ONE N' ONLY, Kasus Pelecehan Jadi Sebabnya

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 06 Maret 2025
Kenshin Kamimura Ditendang dari Grup J-Pop ONE N' ONLY, Kasus Pelecehan Jadi Sebabnya

Kenshin Kamimura dari ONE N' ONLY dipecat usai terlibat dugaan pelecehan di Hong Kong. (Foto: YouTube/The Rotten Girls)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Boy band J-pop, ONE N' ONLY, baru-baru ini menghadapi ujian berat.

Salah satu anggotanya, Kenshin Kamimura, diduga terlibat kasus pelecehan seksual di Hong Kong. Akibatnya, agensi manajemen, Stardust Promotion, memutuskan untuk mengeluarkannya dari grup.

"Pada 5 Maret, Stardust Promotion mengumumkan bahwa kontrak Kamimura telah diputus karena "pelanggaran serius". Tak hanya itu, akun Instagram miliknya juga telah dihapus," tulis koreboo.com (6/3).

Kasus ini mencuat setelah seorang perempuan di Hong Kong melaporkan adanya pelecehan seksual yang dialaminya oleh seorang pria.

ONE N' ONLY sedang berada di Hong Kong pada 1 Maret untuk mengadakan acara jumpa penggemar.

Baca juga:

Fatin Hadirkan 'Pelangi dan Hujan' di Lagu Bernuansa J Pop

Perempuan yang melaporkan insiden tersebut bertindak sebagai penerjemah dalam acara tersebut. Setelah acara, para anggota band dan beberapa orang lainnya pergi ke restoran untuk merayakan.

Pada 2 Maret, perempuan tersebut mengajukan laporan ke polisi bahwa dia diserang secara tak senonoh di sebuah restoran di Portland Street, Mong Kok. Awalnya, pihak berwenang mengamankan seorang pria asal Jepang berusia 27 tahun sebagai tersangka.

Sumber menyebut tersangka itu sebagai Kenshin Kamimura.

"Kamimura ditangkap pada hari yang sama di Tsim Sha Tsui dan didakwa hari berikutnya. Ia muncul di Pengadilan Kota Kowloon pada Selasa untuk menghadapi satu tuntutan pelecehan," tulis smcp.com.

Agensi belum memberikan pernyataan tambahan mengenai keberadaan Kamimura yang saat ini tidak diketahui.

Sebelumnya, Kamimura memulai debutnya pada 2015 dengan Satori Boys Club, sebelum bergabung dengan ONE N' ONLY pada 2018. Selain bernyanyi, ia juga berkarier sebagai aktor dan tampil dalam serial Our Youth. (dru)

Baca juga:

Budaya Populer Jepang, Invasi 'Kedua' Jepang di Indonesia

#Boy Band #Jepang #MusikJepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jepang Keluarkan Peringatan Serangan Gelombang Panas, Suhu Capai 40,5 Derajat Celsius
Pada musim panas lalu, lebih dari 100.000 orang dilarikan ke rumah sakit karena serangan gelombang panas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Jepang Keluarkan Peringatan Serangan Gelombang Panas, Suhu Capai 40,5 Derajat Celsius
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Drama Medis Jepang 'Plastic Beauty' Angkat Sisi Lain Industri Kecantikan, Tayang di Netflix September 2026
Konflik dua dokter dengan pandangan berbeda tentang kecantikan menjadi inti cerita 'Plastic Beauty'. Tayang di Netflix 17 September 2026
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Drama Medis Jepang 'Plastic Beauty' Angkat Sisi Lain Industri Kecantikan, Tayang di Netflix September 2026
ShowBiz
Rayakan Ulang Tahun ke-79, Haruomi Hosono Luncurkan Single 'Note of Mothership'
Legenda musik Jepang Haruomi Hosono merilis single terbaru "Note of Mothership" di hari ulang tahunnya yang ke-79.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Rayakan Ulang Tahun ke-79, Haruomi Hosono Luncurkan Single 'Note of Mothership'
Olahraga
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Gol kemenangan yang ditunggu akhirnya lahir pada masa injury time, atau menit ke-95. Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, berdiri bebas menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Olahraga
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Brasil vs Jepang akan berlangsung sengit hingga akhir. Keduanya sama-sama memiliki taktik dan permainan yang baik.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Pengalaman bek gaek berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo, menjadi mentor krusial meredam agresivitas penyerang sayap Brasil
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Olahraga
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Jepang menyelesaikan fase grup dengan lima poin hasil satu kemenangan dan dua hasil imbang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Olahraga
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Jepang menghadapi Swedia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Duel ini mengingatkan pada “Mukjizat Berlin” 90 tahun silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Bagikan