30 Orang Meninggal Menyusul Hujan Salju Ekstrem di Jepang
Arsip foto - Seorang pria mengendarai sepeda di tengah hujan salju saat pandemi COVID-19, di Tokyo, Jepang (6/1/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/aww/aa. (REUTERS/ISSEI KATO)
MerahPutih.com - Sebanyak 30 orang meninggal dunia dalam dua pekan terakhir akibat hujan salju di Jepang. Di antaranya lansia perempuan berusia 91 tahun yang ditemukan terkubur salju setinggi tiga meter di depan rumahnya.
Perdana Menteri Sanae Takaichi menerjunkan pasukan militer pada Selasa guna membantu daerah-daerah yang terkena dampak menyusul hujan salju ekstrem yang melanda, menurut stasiun TV nasional Jepang NHK.
Otoritas setempat juga meminta masyarakat untuk waspada terhadap longsoran salju dan tumpukan salju yang jatuh dari atap rumah.
Pihaknya juga memperingatkan tentang kemungkinan pemadaman listrik di daerah yang paling parah terdampak, seperti dilaporkan Al Jazeera.
Baca juga:
Hubungan Memburuk, Jepang Kembalikan 2 Panda ke China yang Dilepas Penuh Keharuan
Kota Aomori yang berada di wilayah utara Jepang hingga Selasa (3/2), menyaksikan tumpukan salju setinggi 175 cm, lebih dari dua kali lipat rata-rata pada musim ini, menurut NHK.
Pada Senin, kota tersebut mencatat akumulasi salju setinggi 183 cm di sejumlah daerah, memecahkan rekor 40 tahun yang sebelumnya mencapai 181 cm pada 1986.
Gubernur setempat Soichiro Miyashita mengaku telah meminta militer untuk memberikan bantuan bencana, terutama bagi lansia, yang banyak di antaranya tinggal sendirian dan membutuhkan bantuan untuk membersihkan salju. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
30 Orang Meninggal Menyusul Hujan Salju Ekstrem di Jepang
Siang Ini 39 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Dilanda Banjir
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Gelar 3 Sorti Modifikasi Cuaca untuk Hadapi Hujan Ekstrem
Pemprov DKI Tambal Ribuan Jalan Berlubang, Rano Karno: Perbaikan Masih Sementara karena Hujan
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 2 Februari: Hujan Merata Hingga Malam
Banjir Jawa, DPR Nilai Modifikasi Cuaca hanya Solusi Jangka Pendek
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Jabodetabek, Warga Diminta Tetap Waspada
Banjir Jakarta 30 Januari 2026: 39 RT Terendam, Ratusan Warga Harus Mengungsi
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Update Banjir Jakarta Siang Ini: 28 RT Tergenang, 11 Jalan Tak Bisa Dilalui