Kementan Gelar Aksi Cabai Murah, Dijual 15.000 Per 500 Gram

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juli 2024
Kementan Gelar Aksi Cabai Murah, Dijual 15.000 Per 500 Gram

Pedagang mengambil cabai rawit merah untuk ditimbang di Pasar Senen, Jakarta, Rabu (13/7/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Data yang dilansir dari Panel Harga Bapanas, Rabu, pukul 21.30 WIB, harga cabai merah keriting di tingkat pedagang eceran secara nasional berada di harga Rp 44.300 per kilogram (kg), sedangkan cabai rawit merah di harga Rp 66.650 per kg.

Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng petani binaan menggelar pasar murah bertajuk aksi Cabai Murah, guna mengatasi gejolak harga pangan di pasaran, yang dilaksanakan hingga 16 Agustus 2024.

"Komoditas yang dijual pada kegiatan ini difokuskan pada cabai merah keriting dan cabai rawit merah," kata Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan Andi Muhammad Idil Fitri dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Idil menyampaikan, kegiatan itu berlangsung selama empat pekan, yang telah dimulai sejak 22 Juli hingga 16 Agustus 2024 di halaman belakang Kantor Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan di Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Baca juga:

Kementan Hitung Kecukupan Pangan Lokal Buat Program Makan Siang Prabowo-Gibran

"Aksi Cabai Murah ini dilaksanakan dengan menggandeng petani binaan yang dikenal sebagai Champion Cabai," ujarnya.

Petani Champion adalah mereka yang mendapatkan fasilitasi APBN dan menyisihkan sebagian hasil panen untuk menjaga pasokan, terutama di daerah Jakarta.

"Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga cabai di pasaran dan memastikan masyarakat bisa mengakses produk cabai berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau," tutur Idil.

Selain keuntungan bagi masyarakat, kerja sama Kementan dan para Petani Champion juga bisa membantu mereka dengan akses pasar yang lebih luas.

Baca juga:

SYL Beberkan Modus Anak Buahnya di Kementan Saat Berharap Pamrih

Kementan pun menetapkan harga jual yang lebih stabil dan adil bagi petani. Dengan memotong rantai pasok yang panjang, margin keuntungan juga lebih besar. Di mana, cabai keriting merah dan cabai rawit merah dijual dengan harga yang terjangkau. Cabai keriting merah seharga Rp 15.000 per 500 gram, sementara cabai rawit merah dijual seharga Rp 15.000 per 250 gram.

"Setiap harinya, sekitar 400 kilogram cabai dikirim dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, dan NTB (Nusa Tenggara Barat)," katanya. (*)

#Harga Cabai Naik #Petani
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Commuter Siapkan Gerbong Khusus untuk Petani dan Pedagang di Rute Merak - Rangkasbitung
KAI Commuter akan menghadirkan gerbong khusus bagi petani dan pedagang di layanan Commuter Line Merak–Rangkasbitung untuk memperkuat rantai pasok dan ekonomi daerah.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 02 November 2025
KAI Commuter Siapkan Gerbong Khusus untuk Petani dan Pedagang di Rute Merak - Rangkasbitung
Indonesia
Menteri Amran Klaim Petani Muda Hasilkan Pendapatan Rp 20 Juta Per Bulan
Amran mengaku optimistis tren itu akan terus tumbuh, terutama karena pemerintah tengah menggencarkan program cetak sawah baru seluas tiga juta hektare.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Oktober 2025
Menteri Amran Klaim Petani Muda Hasilkan Pendapatan Rp 20 Juta Per Bulan
Berita Foto
Anak Petani Raih Gelar Doktor Disertasi Kupas Sistem Aplikasi SRIKANDI DPR
Anggota Dewan Pengawas LKBN Antara, Ariawan menjalani Sidang Promosi Doktor, dengan judul disertasi "Implementasi Kebijakan Digitalisasi Informasi: Studi Efektivitas Sistem Aplikasi SRIKANDI Di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia", yang digelar terbuka di Kampus Universitas Prof Dr Moestopo Beragama, Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Anak Petani Raih Gelar Doktor Disertasi Kupas Sistem Aplikasi SRIKANDI DPR
Berita Foto
Audiensi Petani dengan DPR dan Pemerintah Bahas Reforma Agraria
Sejumlah aktivis dan petani menyampaikan paparan pada audiensi bersama Pimpinan DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 24 September 2025
Audiensi Petani dengan DPR dan Pemerintah Bahas Reforma Agraria
Berita Foto
Aksi Hari Tani Nasional, Petani Indramayu Tuntut Perbaikan Irigasi dan Modernisasi Pertanian
Ratusan petani Indramayu yang tergabung dalam Serikat Tani Indramayu menggelar aksi di depan Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025). Memperingati Hari Tani Nasional, para petani Indramayu menggelar aksi di depan gedung Kementerian Pertanian untuk menuntut perbaikan irigasi serta modernisasi pertanian di Indramayu Barat. Hari Tani Nasional diperingati setiap 24 September untuk mengenang lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960, tonggak penting reformasi agraria yang menegaskan prinsip “tanah untuk rakyat.” Meski petani disebut tulang punggung bangsa, kenyataannya hingga kini banyak yang hidup dalam kemiskinan struktural dan minim akses terhadap lahan, pupuk, teknologi, maupun pasar. Karena itu, Hari Tani terus menjadi momentum perjuangan menuntut keadilan agraria dan kedaulatan pangan.
Didik Setiawan - Rabu, 24 September 2025
Aksi Hari Tani Nasional, Petani Indramayu Tuntut Perbaikan Irigasi dan Modernisasi Pertanian
Indonesia
Hari Tani Nasional, Komisi IV DPR Desak Pemerintah Harus Siapkan Peta Jalan Pertanian Indonesia
Peringatan Hari Tani Nasional 24 September harus menjadi momentum pemerintah menyiapkan peta jalan kebangkitan pertanian Indonesia
Wisnu Cipto - Rabu, 24 September 2025
Hari Tani Nasional, Komisi IV DPR Desak Pemerintah Harus Siapkan Peta Jalan Pertanian Indonesia
Indonesia
Hari Tani Nasional 24 September: Ketahui Sejarah, Makna, hingga Ironinya di 2025
Hari Tani Nasional diperingati setiap 24 September.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 September 2025
Hari Tani Nasional 24 September: Ketahui Sejarah, Makna, hingga Ironinya di 2025
Indonesia
Pemprov DKI Jelaskan Alasan Kenaikan Harga Cabai pada Pekan Ketiga September
Stok hasil panen belakangan ini menipis.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
Pemprov DKI Jelaskan Alasan Kenaikan Harga Cabai pada Pekan Ketiga September
Indonesia
Mentan Ogah Kompromi ke Pelaku Praktik Curang Beras dan Pupuk, Sangat Rugikan Petani
Tidak ada kompromi terhadap praktik curang yang merugikan petani, karena pemerintah berkomitmen penuh melindungi kepentingan petani
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 14 September 2025
Mentan Ogah Kompromi ke Pelaku Praktik Curang Beras dan Pupuk, Sangat Rugikan Petani
Indonesia
Kereta Khusus Pedagang dan Petani Segera Meluncur, Jam Operasional Sedang Dikaji
Kereta itu dirancang untuk membantu mobilitas para petani dan pedagang, sekaligus memudahkan pengangkutan hasil panen maupun barang dagangan secara lebih leluasa, aman dan efisien.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Agustus 2025
Kereta Khusus Pedagang dan Petani Segera Meluncur, Jam Operasional Sedang Dikaji
Bagikan