Headline

Kemenkes dan Kemenhub Kukuhkan Terminal Tirtonadi Sebagai Terminal Sehat Pertama di Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 29 Mei 2019
 Kemenkes dan Kemenhub Kukuhkan Terminal Tirtonadi Sebagai Terminal Sehat Pertama di Indonesia

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari dan Sekjen Kemenhub Djoko Sasono launcing terminal sehat di Terminal Tipe A Titonadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu (29/5). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengukuhkan Terminal Tirtonadi, Solo, sebagai terminal sehat, bersih, aman, dan nyaman pertama di Indonesia.

Pengukuhan terminal sehat tersebut dilakukan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari dan Sekjen Kemenhub Djoko Sasono dalam program Peluncuran Program Percontohan Nasional Terminal Sehat dan Peresmian Hasil Penataan Fasilitas Umum Terminal Penumpang Tipe A Titonadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu (29/5).

Sekjen Kemenhub Djoko Sasono, mengatakan keberadaan terminal sehat ini sangat penting terutama dalam menunjuang aktivitas penumpang dan pengemudi yang masuk di terminal.

Dirjen Kemenkes Kirana Pritasari
Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari menempelkan stiker lolos kebersihan pada pedagang makanan di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu (29/5). (MP/Ismail)

"Saya ingin melihat orang yang berkunjung ke terminal datang dalam kondisi sehat dan pulang dalam kondisi sehat. Terminal sehat ini bisa menjadi contoh kalau kesehatan adalah bagian terpenting di masyarakat," ujar Djoko.

Pengukuhan terminal sehat ini, kata Djoko, prosesnya sangat panjang. Bahkan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng harus dua kali melakukan pengecekan makanan yang dijual di kios warung makan terminal.

"Awal pertama makanan diambil sampel masih ada warung makan yang menjual makanan tidak sehat. Kedua uji sampel makanan hasilnya persyaratan sebagai terminal aman, nyaman, dan sehat bisa dipenuhi," kata dia.

Ia berharap setelah masuk kategori sehat, Terminal Titonadi bisa naik kelas seperti bandar udara, yang memiliki tiga zona, yakni zona terluar, zona tengah, dan zona terdalam.

Terminal Tirtonadi Solo
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari dan Sekjen Kemenhub Djoko Sasono di Terminal Tirtonadi Solo (MP/Ismail)

Zona terluar diperuntukkan untuk calon penumpang dan masyarakat nonpenumpang, zona tengah untuk calon penumpang yang sudah memiliki tiket, dan zona terdalam hanya untuk penumpang pemegang tiket dan siap berangkat.

"Sekilas fasilitas di Terminal Tirtonadi mirip bandara. Setelah dikukuhkan sebagai terminal sehat pengelola terminal harus mempertahankannya," papar dia.

BACA JUGA: Tiket Pesawat Mahal Bikin Kunjungan Wisata di Sleman Merosot

KPK Bongkar Modus Transaksi Suap Baru: Uang Rp1,2 Miliar Dibuang ke Tong Sampah

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari mengatakan, pengukuhan terminal sehat ini bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan menyasar fasilitas mum. Kemenkes dalam hal ini bertugas memberikan pembinaan pada pedagang makanan di terminal.

"Penjual warung makan yang lolos uji kebersihan kita berkan stiker khusus. Yang tidak bisa menjaga kebersihan akan dikenai sanksi," tutup Kirana Pritasari.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

#Terminal Tirtonadi #Kemenhub #Kemenkes #Fasilitas Masyarakat Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Kebijakan baru ini bertujuan menekan daya tarik produk bagi anak dan remaja serta menekan prevalensi perokok muda.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Indonesia
Menhub Beberkan Kronologi Tabrakan KA di Bekasi Timur
Kecelakaan itu menewaskan 16 orang dan menyebabkan total 124 korban. 

Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Menhub Beberkan Kronologi Tabrakan KA di Bekasi Timur
Berita Foto
Raker Menhub dan Komisi V DPR Bahas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 21 Mei 2026
Raker Menhub dan Komisi V DPR Bahas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Indonesia
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Kemenkes akan menetapkan standar minimal remunerasi yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah dan wahana magang dokter guna mengurangi ketimpangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Indonesia
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Perubahan aturan program mencakup jam kerja, kesejahteraan, hak cuti, hingga evaluasi akhir periode magang dokter.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Indonesia
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Hasil investigasi Kemenkes ungkap oknum dokter pendamping di IGD RSUD KH Daud Arif sering melepas tanggung jawab, bahkan merokok di kantin, saat dokter magang menangani pasien sendiri.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Indonesia
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Investigasi juga menemukan praktik tidak etis di stase IGD, terdapat oknum dokter pendamping lebih banyak menyerahkan penanganan pasien kepada dokter magang dengan alasan agar mereka belajar.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Indonesia
Dokter Magang Meninggal, Kemenkes Akui Jam Kerja Sampai 51,4 Jam Seminggu
Patut diduga pendamping melakukan manipulasi jadwal dan presensi peserta internship. Kemenkes menampilkan chat antara dr J dan seorang peserta magang, di mana dr J meminta peserta untuk mengedit jadwal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dokter Magang Meninggal, Kemenkes Akui Jam Kerja Sampai 51,4 Jam Seminggu
Indonesia
100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan
Dari total peserta yang menjalani skrining, sekitar 16,8 juta orang membutuhkan tindak lanjut penanganan, dengan 1,4 juta di antaranya telah tercatat mendapatkan tata laksana lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan
Bagikan