Kemarahan Risma Buahkan Hasil, Bansos 2.780 KPM Akhirnya Cair

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 30 Agustus 2021
Kemarahan Risma Buahkan Hasil, Bansos 2.780 KPM Akhirnya Cair

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/8). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 2.780 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako di Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri, dan Kota Solo akhirnya bisa bernafas lega.

Pasalnya, bansos tersebut akhirnya cair setelah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini beberapa hari lalu marah-marah agar pihak yang berkaitan segera mencairkan.

"Penyaluran bansos di sejumlah daerah berjalan lancar sampai hari ini. Kita akan pantau terus perkembangannya," ujar Mensos Risma saat kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/8).

Baca Juga:

Risma Resmikan Sentra Kreasi Disabilitas di Solo

Risma mengatakan, di tengah PPKM ini, bansos sangat dibutuhkan masyarakat yang kurang mampu. Atas dasar itu, ia meminta pada pihak terkait yang menangani penyaluran bansos agar segera memberikan halnya pada warga.

"Kita berharap bansos segera cair, kita awasi terus perkembangannya. Termasuk kemarin ada 2.780 KPM di tiga kabupaten yang rekeningnya diblokir bank," kata dia.

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/8). (MP/Ismail)
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/8). (MP/Ismail)


Mantan Wali Kota Surabaya ini menegaskan, akan terus melakukan evaluasi terkait penyaluran bansos. Ia berharap bisa membuka 2.780 KPM yang rekeningnya terblokir bank.

"Kita berharap bisa dibuka rekening yang kena blokir itu. Sekarang sisa 85 KPM yang masih diblokir bank, tolong diselesaikan sehingga penerima manfaat bisa mendapatkan manfaat sesuai dengan yang diamanatkan," tandasnya.

Baca Juga:

Risma Ngaku Langsung Tarik Beras Bansos Dengan Kualitas Buruk

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Solo telah mencapai 99 persen. Penyaluran BST di Solo belum mencapai 100 persen karena ada penerima yang meninggal dunia.

"Saya mohon maaf penyaluran BST baru 99 persen. Kami pastikan tidak ada pemotongan dan KPM menerima bantuan utuh," pungkas Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Kemensos Didorong Tindaklanjuti Temuan Pungli Bansos oleh Tri Rismaharini

#Kota Solo #Tri Rismaharini #Bantuan Sosial #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Pensiunan PNS Bakal Dapat Bantuan Uang Rp 50 Juta dari BUMN
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,2 persen.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Pensiunan PNS Bakal Dapat Bantuan Uang Rp 50 Juta dari BUMN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bagikan Bansos Blender dan Kompor untuk Rakyat
Beredar informasi yang menyebut Presiden Prabowo membagikan bantuan sosial berupa blender dan kompor untuk rakyat. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bagikan Bansos Blender dan Kompor untuk Rakyat
Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2026, Dapat Bantuan Rp 300 Ribu per Bulan
Simak cara daftar Kartu Lansia Jakarta (KLJ) 2026 lengkap dengan syarat dan jadwal pencairan bantuan Rp300 ribu per bulan. Bisa daftar online lewat aplikasi JAKI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2026, Dapat Bantuan Rp 300 Ribu per Bulan
Indonesia
Perluas Akses Air Bersih, PAM Jaya Bagikan 270 Toren Gratis di Jakarta Utara
PAM Jaya menyalurkan 270 toren gratis di Jakarta Utara. Warga kini lebih mudah dalam mengakses air bersih.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
 Perluas Akses Air Bersih, PAM Jaya Bagikan 270 Toren Gratis di Jakarta Utara
Indonesia
Penerima Bansos Usia Produktif Bakal Dijadikan Sopir Hingga Pengelola Koperasi Merah Putih
KPM yang berusia produktif disiapkan untuk menjadi pekerja di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih seperti misalnya sopir hingga pengelola dan seterusnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Penerima Bansos Usia Produktif Bakal  Dijadikan Sopir Hingga Pengelola Koperasi Merah Putih
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
DPR Nilai Insentif Rp12,8 Triliun Cuma 'Vitamin', Bukan 'Obat Kuat' untuk Kejar Target Pertumbuhan 6 Persen
Persoalan klasik mengenai ketidaktepatan sasaran bantuan sosial menjadi perhatian utama DPR
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Nilai Insentif Rp12,8 Triliun Cuma 'Vitamin', Bukan 'Obat Kuat' untuk Kejar Target Pertumbuhan 6 Persen
Bagikan