Keluarga Menilai Fariz RM Korban Jaringan Pengedar Narkoba

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 07 Januari 2015
Keluarga Menilai Fariz RM Korban Jaringan Pengedar Narkoba

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Celeb- Pihak keluarga mengatakan dugaan Fariz RM kembali terjerat dalam penggunaan narkoba adalah karena ulah jaringan pengedar narkoba. Hal itu di kemukakan oleh salah seorang kerabat keluarga Fariz RM, Irawan Karseno yang menilai Fariz adalah korban jerat dari jaringan pengedar narkoba. Lebih lanjut Irawan mengatakan, "saya kira jaringan yang memanfaatkan kondisi Fariz, dengan kejeniusan dia berkarier itu. Mereka (jaringan) memanfaatkannya ketika dia lelah," ujar Irawan dalam konferensi pers yang di gelar di kediaman Fariz, kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2015) malam.

Ditambahkan Irawan bahwa jaringan yang dimaksud tersebut melihat terbukanya peluang untuk mendapatkan pemasukan besar dari penjualan obat-obatan terlarang tersebut. Ia mengatakan, "fariz hanya korban dari jaringan itu sendiri. Saya kira mereka melihat ada sisi dan peluang pemasukan gede jadi semakin di cari," paparnya.

Irawan dan seluruh keluarga besar Fariz RM berharap dengan kejadian penangkapan kedua ini, Fariz bisa mengambil pelajaran. "Sekarang saya hanya berharap dan berdoa agar yang terbaik yang terjadi," ucapnya.

Sebelumn menangkap Fariz RM pihak Sat Narkoba Polres Jakarta Selatan meringkus seorang pengedar berinisial MSA pada Senin, 5 Januari 2015, pukul 23.30 WIB di stasiun pengisian bahan bakar umum di Jalan Veteran, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat MSA ditangkap ditemukan sejumlah barang bukti berupa beberapa gram sabu, alat isap, kertas linting ganja, ganja, beberapa butir ekstasi, dan timbangan sabu serta sejumlah uang.

Dalam pemeriksaan MSA mengakui ia mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari D dan Z, MSA kemudian menjual narkoba itu kepada Fariz RM di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. (man)

#Kasus Narkoba Artis #Narkoba #Fariz RM
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
Bahan baku etomidate untuk narkoba dikirim dari India dengan modus kamuflase sebagai paket biasa mellaui Bandara Soetta.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
Indonesia
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Secara sosiologis, meluasnya penyalahgunaan narkoba di Jakarta memerlukan kebijakan yang adaptif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar lab narkoba jenis etomidate di Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara. Dua WNA asal China ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Indonesia
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Kasus ini berawal dari Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Indonesia
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polisi mengungkap peredaran narkoba besar jelang Tahun Baru 2026. Sebanyak 109 kg sabu dan 17.700 ekstasi senilai Rp 12,5 miliar disita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Indonesia
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Pemeriksaan tes urine itu dilakukan atas imbauan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Indonesia
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat menangkap 17 orang tersangka, dengan 7 orang lainnya masih berstatus DPO.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Indonesia
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 31 kilogram sabu dan ratusan butir ekstasi, dengan estimasi nilai mencapai Rp 60,5 miliar.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Indonesia
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Pemerintah menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan II melalui Permenkes 15/2025. Penyalahgunaan dapat dijerat UU Narkotika dan memperoleh rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Indonesia
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Perempuan bernama Paryatin ini lantas beralih menjadi bandar sabu lintas negara setelah dipertemukan dengan warga negara (WN) Nigeria berinisial DON.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Bagikan