MerahPutih.com - Keluarga korban pembunuhan sadis yang terjadi di Blok Sijaba, RT 02 RW 04, Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (3/9) lalu, meminta agar pelaku dihukum berat.
Suriyadi, adik kandung korban Rawiyah yang juga merupakan adik ipar pelaku, meminta agar AS (38) pelaku pembunuhan keluarga kandungnya dihukum mati.
"Kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya, kalau bisa dihukum mati," kata Sulriyadi, Rabu (6/9)
Menurut Suriyadi, pelaku yang sehari-harinya berdagang gulali keliling ini, sering melakukan kekerasan terhadap korban dan anak-anaknya.
"Dia (pelaku) sering melakukan KDRT, anak-anaknya sering dipukul, ditendang," kata dia.
Pelaku, lanjut Suriyadi, tiga hari sebelum kejadian sering terlihat menyendiri dan berprilaku aneh. Bahkan, tetangga pun merasakan prilaku aneh dari pelaku.
"Tiga hari sebelumnya, dia (pelaku) sering sendiri dan mulutnya komat-kamit seperti membaca amalan atau mantera," kata Suriyadi.
Diberitakan sebelumnya, AS tega menghabisi keluarga kandungnya. Istri dan ibu kandungnya tewas di lokasi kejadian akibat luka tusukan. Sementara, dua anak kandung pelaku berusia tiga dan lima tahun kondisinya kritis dan dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon.
Sedangkan dua saudara pelaku yang juga menjadi korban kebrutalan pelaku, kondisinya membaik dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon.
Pelaku yang berusaha kabur, berhasil diamankan saat itu juga dan saat ini ditahan di Mapolsek Sumber guna proses lebih lanjut. (*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, Baca juga artikelnya untuk wilayah Cirebon di: Polisi Telusuri Motif Pembunuhan Sadis Keluarga Kandung