Merawat Ingat

Kelahiran Kostrad, Satuan Militer Berkemampuan Lintas Udara

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 06 Maret 2022
Kelahiran Kostrad, Satuan Militer Berkemampuan Lintas Udara

Kostrad adalah satuan militer yang berada pada matra TNI Angkatan Darat. (Foto: Instagram@penkostrad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia mendapatkan banyak ancaman baik dari dalam negeri maupun luar negeri dengan tujuan untuk menghancurkan NKRI. Sebelumnya di tanah air Kodam telah dibentuk hampir di setiap provinsi, namun masih bersifat teritorial dengan kemampuan terbatas yang terdiri dari Kodam, Korem, Brigade, dan Batalyon.

Menjelang akhir tahun 1960, pimpinan AD menganggap perlu membuat satuan militer yang bersifat mobil berkemampuan Linud yang siap tempur untuk menjalankan tugas di seluruh tanah air. Kemudian dibentuklah Cadangan Umum AD, gagasan dan ide ini keluar dari Kasad Jenderal A.H Nasution pada 1960.

Baca Juga:

Susi Susanti dari Tasikmalaya ke Olimpiade

kostrad
Kostrad memiliki jumlah pasukan yang dirahasiakan dan harus selalu siap untuk beroperasi atas perintah Panglima TNI kapan saja (Foto: Instagram@penkostrad)

Dari laman Kostrad, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau yang disingkat KOSTRAD adalah satuan tempur dasar milik TNI-Angkatan Darat. Satuan ini dibentuk seiring dengan situasi dan kondisi di Irian Barat saat itu masih menjadi sengketa dengan Belanda. Untuk merealisasikan Skep Kasad dibentuklah kelompok kerja yang diketuai oleh Deputi I Kasad Brigjen TNI Suharto.

Pada 6 Maret 1961 akhirnya ditetapkan menjadi hari lahirnya KOSTRAD dan telah diresmikan Cadangan Umum Angkata Darat (CADUAD) dengan Mayjen TNI Suharto yang ditunjuk untuk menjadi Panglima KORRA I CADUAD, sementara kepala staf dijabat oleh Brigjen TNI Ahmad Wiranata Kusuma. Untuk mengisi kebutuhan personel KORRA I CADUAD, anggota-anggotanya diambil dari kodam-kodam dan pendidikan dasar masing-masing kecabangan. Hingga akhirnya KORRA I CADUAD memiliki kekuatan satu divisi infanteri dengan pasukan inti satu Brigade Para, satuan Banpur dan satuan Banmin.

Walaupun usianya yang masih muda KORRA I CADUAN diberi kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi TRIKORA untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda. Kelahiran KOSTRAD identik dengan mitos lahirnya Gatot Kaca dalam pewayangan, pada awal lahirnya Kostrad diberi kepercayaan melaksanakan tugas operasi dengan sukses di Irian Barat merupakan gemblengan pengalaman seperti gembelngan Gatotkaca yang digodok dalam kawah Candradimuka yang akhirnya keluar menjadi ksatria yang gagah dan berani. Pada ulang tahun yang ke-6 (1967) Mayjen TNI Kemal Idris pernah menyelenggarakan sayembara untuk membuat Mars KOSTRAD dan Himne KOSTRAD dan dimenangkan oleh Karya M. Simanungkalit. (pid)

Baca Juga:

"Satu Rupiah saja Anas Korupsi di Hambalang, Gantung Anas di Monas"

#Merawat Ingat #Militer
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, eks Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada 31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Indonesia
Nasib Empat Tersangka Penganiaya Andrie Yunus Ditentukan di Pengadilan Militer Besok
Oditurat Militer memastikan proses hukum terhadap empat oknum TNI yang menjadi tersangka penyiraman air keras ini berjalan transparan dan profesional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Nasib Empat Tersangka Penganiaya Andrie Yunus Ditentukan di Pengadilan Militer Besok
Indonesia
Tambahan Pesawat Militer A400M Tergantung Putusan Menteri Pertahanan
TNU AU hanya bertugas sebagai pengguna atau operator dari setiap alat utama sistem senjata yang dibeli Kemhan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Tambahan Pesawat Militer A400M Tergantung Putusan Menteri Pertahanan
Indonesia
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia
Selain pengerahan armada mandiri, Prancis memperkuat komitmennya terhadap keamanan kolektif Eropa
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia
Dunia
Kemlu Qatar Tegaskan Tidak Ambil Bagian dalam Serangan ke Iran, Hanya Gunakan Hak
Menurut juru bicara Kemlu Qatar, wilayah Qatar telah menjadi sasaran tiga rudal jelajah, yang semuanya ditembak jatuh, 101 rudal balistik, 98 di antaranya ditembak jatuh, dan 39 drone, 24 di antaranya ditembak jatuh.
Frengky Aruan - Rabu, 04 Maret 2026
Kemlu Qatar Tegaskan Tidak Ambil Bagian dalam Serangan ke Iran, Hanya Gunakan Hak
Dunia
Militer AS Klaim Telah Serang Hampir 2.000 Target di Iran dalam Pengerahan Terbesar di Timur Tengah
Kepala Komando Pusat Angkatan Darat AS juga menilai bahwa kemampuan Iran untuk membalas menurun.
Frengky Aruan - Rabu, 04 Maret 2026
Militer AS Klaim Telah Serang Hampir 2.000 Target di Iran dalam Pengerahan Terbesar di Timur Tengah
Indonesia
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
“Ini bisa menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme," ujar Gus Yahya
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
Indonesia
Kedubes Iran di RI Kecam Serangan AS-Israel ke Tehran, Sebut Langgar Piagam PBB
Selain menuntut pertanggungjawaban Dewan Keamanan PBB, Iran juga menyoroti kegagalan hukum internasional dalam membendung aksi Amerika Serikat dan Israel selama ini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Kedubes Iran di RI Kecam Serangan AS-Israel ke Tehran, Sebut Langgar Piagam PBB
Indonesia
Komisi I DPR Minta Pemerintah Klarifikasi Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel
Kebenaran informasi isu WNI bergabung dengan militer Israel perlu diverifikasi terlebih dahulu melalui Kementerian Luar Negeri.
Frengky Aruan - Rabu, 18 Februari 2026
Komisi I DPR Minta Pemerintah Klarifikasi Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel
Indonesia
RI-Yordania Join Bikin Drone Militer Canggih, Libatkan Pindad & Deep Element
Deep Element memiliki keunggulan dalam merancang drone intai maupun tempur berteknologi canggih.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
RI-Yordania Join Bikin Drone Militer Canggih, Libatkan Pindad & Deep Element
Bagikan