Keketuaan ASEAN 2023 Jadikan Posisi Indonesia Makin Strategis

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Mei 2023
Keketuaan ASEAN 2023 Jadikan Posisi Indonesia Makin Strategis

Bendera negara ASEAN. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia sejak ASEAN berdiri pada tahun 1967 dinilai sudah punya ide menjadikan sentralitas ASEAN atau ingin membuat Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara itu sebagai pemimpin.

Dosen Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Kholifatus Saadah mengatakan, Indonesia sebagai pemegang Keketuaan ASEAN 2023 harus mampu mewujudkan sentralitas ASEAN.

Baca Juga:

"Ketika Indonesia menjadi Keketuaan ASEAN 2023, menurut saya peran penting Indonesia di sini adalah waktunya Indonesia untuk leading ASEAN centrality," kata Kholifatus Saadah.

Kholifatus mengatakan, hal itu merupakan keinginan ASEAN sejak lama, yakni ingin membuat negara-negara Asia Tenggara sebagai pusat perputaran dinamika di kancah internasional karena selama ini menjadi rebutan negara-negara besar.

"Ketika Indonesia menjadi pemimpin, sudah seharusnya terakomodasi ide-idenya dengan posisi Indonesia yang sangat dihormati juga di antara anggota-anggota ASEAN," jelas dosen Studi ASEAN itu.

Keketuaan ASEAN 2023 merupakan momentum Indonesia mengajak seluruh anggota ASEAN untuk berpikiran dan memiliki visi yang sama terkait dengan bagaimana caranya agar ASEAN menjadi pusat dari dinamika dunia, terutama yang berkaitan dengan kerja sama. hal itu disebabkan Indonesia sangat menekankan kerja sama dan perdamaian sejak berdirinya ASEAN.

"Oleh karena itu, Keketuaan ASEAN 2023 menjadikan posisi Indonesia makin strategis dan merupakan kesempatan emas bagi Indonesia," tegas dosen yang akrab disapa Ifa itu.

Dengan diundangnya Indonesia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Jepang, menurut Ifa, merupakan peluang bagi Indonesia untuk memberikan ide-ide bahwa perekonomian bisa melewati ASEAN.

Hal itu, kata dia, disebabkan pasar ASEAN tergolong besar sehingga negara-negara Asia Tenggara bisa dilibatkan dalam perdagangan dunia.

"Tidak hanya negara-negara yang ekonominya sedang merangkak, ASEAN ini secara organisasi utuh 10 negara, ini sudah bisa menjadi kekuatan yang besar. Tidak hanya terpusat di Singapura, tetapi ASEAN sebagai sebuah kawasan regional," jelasnya.

Selain itu, kata dia, Indonesia juga selalu menjadi sorotan karena kebijakan luar negerinya cukup menggebrak sehingga diundang untuk menghadiri KTT G7 di Jepang.

Bahkan, saat KTT G20 di Bali, Indonesia sudah menjadi sorotan dunia karena pelaksanaannya cukup bagus dan mengakomodasi perdamaian-perdamaian meskipun upaya untuk mendamaikan konflik Rusia-Ukraina tidak begitu sesuai dengan harapan.

"Indonesia juga sudah terbukti leading di ASEAN," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Tiongkok Buka Peluang Baru Kerja Sama Dengan Negara ASEAN

#KTT ASEAN #ASEAN
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Malaysia Panggil Menteri Luar Negeri se-Asia Tenggara Demi Redam Amarah Kamboja-Thailand di Perbatasan
Mengingat tingginya sensitivitas materi yang dibahas, otoritas Malaysia dilaporkan melakukan pembatasan ketat terhadap akses peliputan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Desember 2025
Malaysia Panggil Menteri Luar Negeri se-Asia Tenggara Demi Redam Amarah Kamboja-Thailand di Perbatasan
Dunia
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Bentrokan etnis telah memperparah krisis kemanusiaan Myanmar karena negara itu masih dilanda konflik sipil hampir empat tahun setelah kudeta militer Februari 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Olahraga
Rangking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Stagnan di 122, Kian Tertinggal dari Thailand-Vietnam-Malaysia
Malaysia mencatat perkembangan paling signifikan dengan naik 2 peringkat ke 116 Rangking FIFA terbaru
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Rangking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Stagnan di 122, Kian Tertinggal dari Thailand-Vietnam-Malaysia
Indonesia
OJK Sebut Indonesia Pemain Utama Ekonomi Digital ASEAN, DPR: Jangan Berpuas Diri
OJK sebelumnya menyebut nilai ekonomi digital Indonesia berpotensi menembus Rp 4.500 triliun pada tahun 2030, dengan peluang besar menjadi pusat pertumbuhan digital di ASEAN.
Frengky Aruan - Senin, 03 November 2025
OJK Sebut Indonesia Pemain Utama Ekonomi Digital ASEAN, DPR: Jangan Berpuas Diri
Indonesia
Presiden Prabowo Pulang Lebih Awal ke Tanah Air dari KTT ASEAN, Disebut Ada Hal Mendesak
Menlu meminta agar tidak ada pihak yang berspekulasi bahwa Presiden Prabowo pulang lebih awal karena kesalahan penyebutan nama. Presiden Prabowo, kata dia, pulang karena ada hal penting di tanah air.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Oktober 2025
Presiden Prabowo Pulang Lebih Awal ke Tanah Air dari KTT ASEAN, Disebut Ada Hal Mendesak
Indonesia
Timor Leste Resmi Gabung ASEAN, DPR: Kerja Sama Regional Makin Kuat, Indonesia di Garis Depan
Ketua BKSAP DPR menilai bergabungnya Timor Leste ke ASEAN sebagai momentum penting bagi penguatan solidaritas dan integrasi kawasan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
Timor Leste Resmi Gabung ASEAN, DPR: Kerja Sama Regional Makin Kuat, Indonesia di Garis Depan
Dunia
China dan AS Capai Kesepakatan Dagang di KTT ASEAN, Tensi Mulai Mereda?
China dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan dasar dalam pembicaraan perdagangan dan ekonomi di Malaysia, meski kedua pihak tetap berpegang pada posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
China dan AS Capai Kesepakatan Dagang di KTT ASEAN, Tensi Mulai Mereda?
Dunia
Konflik di Myanmar Tidak Kunjung Selesai, Para Pemimpin ASEAN Desak Dialog Politik Nasional
ASEAN mendesak agar semua pihak terkait untuk mengambil tindakan nyata guna segera menghentikan kekerasan tanpa pandang bulu dan menahan diri secara untuk menghindari eskalasi konfli
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
Konflik di Myanmar Tidak Kunjung Selesai, Para Pemimpin ASEAN Desak Dialog Politik Nasional
Dunia
Dari Negara Pengamat Jadi Anggota Negara Penuh ASEAN, Perjalan Panjang 14 Tahun Timor Leste
Sejak melepas diri dari Indonesia dan merdeka sebagai negara berdaulat 20 Mei 2002, Timor Leste telah mengajukan diri untuk menjadi anggota ASEAN.
Dwi Astarini - Senin, 27 Oktober 2025
Dari Negara Pengamat Jadi Anggota Negara Penuh ASEAN, Perjalan Panjang 14 Tahun Timor Leste
Indonesia
Prabowo Inginkan ASEAN Plus Tree Tingkatkan Cadangan Beras, Perkuat Respons Darurat Antarnegara
Prabowo mengingatkan pentingnya memperkuat integrasi regional, diversifikasi perdagangan, dan jaring pengaman keuangan sebagai inti dari agenda APT.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
Prabowo Inginkan ASEAN Plus Tree Tingkatkan Cadangan Beras, Perkuat Respons Darurat Antarnegara
Bagikan