Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

KEK Tanjung Lesung Dipastikan Lumpuh Usai Diterjang Tsunami

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 23 Desember 2018
KEK Tanjung Lesung Dipastikan Lumpuh Usai Diterjang Tsunami

Tanjung Lesung (MP/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Fasilitas pendukung pariwisata termasuk atraksi, amenitas, dan aksesibilitas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dipastikan terdampak tsunami Selat Sunda.

Ketua Tim Tourism Crisis Center (TCC) yang juga Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti mengatakan pihaknya melakukan monitoring dan pendataan terkait dampak tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung pada Sabtu malam (22/12), terhadap pariwisata di Banten dan Lampung.

"Dari data yang dihimpun Tim TCC dari KEK Tanjung Lesung, Banten, diketahui tiga hal utama terkait pariwisata, yakni 3A yang terdiri dari atraksi, amenitas, dan aksesibilitas di Tanjung Lesung terkena dampak tsunami," ucap Guntur, Minggu (23/12).

Ia mengatakan tsunami yang masuk ke daerah Tanjung Lesung mengakibatkan kerusakan sebagian konstruksi di KEK Tanjung Lesung. Selain atraksi wisata alam, yang mengalami dampak kerusakan adalah atraksi wisata buatan, khususnya terkait MICE.

Tanjung lesung memiliki panorama indah (MP/Muchammad Yani)
Tanjung lesung (MP/Muchammad Yani)

"Saat terjadi tsunami, ada agenda kunjungan Family Gathering dari PLN Jakarta, sejumlah 300 peserta menginap di KEK Tanjung Lesung. Peserta ada sebagian yg masih berada di pantai sehingga terkena gelombang tinggi. Saat ini tahap identifikasi korban terus dilaksanakan dengan pihak Basarnas untuk mengetahui jumlah korban karena air pasang dan tsunami," kata Guntur Sakti.

Sementara untuk amenitas, Tanjung Lesung Beach Hotel mengalami kerusakan karena air laut masuk ke dalam hotel. Untuk telekomunikasi dan internet terpantau belum stabil jaringannya di dalam KEK Tanjung Lesung. Sedangkan PLN di area KEK masih belum dapat dioperasikan karena korsleting. "Sementara ini amenitas di Kampung Wisata Cikadu relatif aman digunakan sebagai Posko Evakuasi sementara, yang juga akan menjadi posko Tim TCC Kemenpar," kata Guntur Sakti.

Pada aksesibilitas, walaupun akibat curah hujan tinggi dan gelombang laut yang masuk ke jalan namun jalan nasional dari Anyer Carita sampai ke Citeureup Tanjung Lesung, relatif masih dapat digunakan melalui Kabupaten Pandeglang.

Sedangkan kondisi jalan via Anyer kurang dapat direkomendasikan karena masih dalam tahap pembersihan jalan.

Pantai di Tanjung Lesung sangat tenang (MP/Muchammad Yani)
Pantai di Tanjung Lesung sebelum tsunami (MP/Muchammad Yani)

Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, Menteri Pariwisata Arief yahya mengatakan Kemenpar mengaktifkan Tourism Crisis Center (TCC) guna memantau akses, amenitas dan atraksi yang terkait langsung dengan wisatawan di Banten dan Lampung.

Tim TCC akan terus memantau dan melaporkan kondisi terkini khususnya terkait pariwisata terdampak tsunami di Banten dan Lampung. Pada Minggu (23/12), tim dari Destinasi Regional II Kemenpar berangkat ke Banten melalui jalur Pandeglang. Sedangkan Senin pagi (24/12) Tim TCC Kemenpar akan menuju Kampung Cikadu, yang menjadi lokasi posko TCC Kemenpar.

"Nantinya, hanya ada satu pintu untuk mengeluarkan pernyataan dampak bencana di sektor pariwisata. Dan ini adalah pelayanan utama yang dilakukan TCC Kemenpar di fase tanggap darurat. Selain tentunya ikut serta memberikan pelayanan kepada wisatawan yang terdampak," kata Guntur Sakti. (*)

#Tanjung Lesung Banten #Tsunami Selat Sunda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Megathrust Selat Sunda: Bukan Hanya Tsunami, Gempa Bisa Hancurkan Struktur Bangunan
Ancaman Megathrust di Indonesia semakin menjadi perhatian sejak 2024. Baru-baru ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis penelitian terbaru yang mengungkapkan potensi Megathrust di wilayah Indonesia
ImanK - Minggu, 05 Januari 2025
Megathrust Selat Sunda: Bukan Hanya Tsunami, Gempa Bisa Hancurkan Struktur Bangunan
Bagikan