Kecam Pernyataan Trump, Warga Mamuju Ancam Boikot Produk Amerika

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 08 Desember 2017
Kecam Pernyataan Trump, Warga Mamuju Ancam Boikot Produk Amerika

Ilustrasi aksi dukungan untuk Palestina. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tidak terima atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Yerusalem, masyarakat di Mamuju, Sulawesi Barat, berencana akan menggelar aksi solidaritas peduli Palestina.

Dalam aksi tersebut, massa mengancam bakal memboikot segala produk Amerika yang marak di Mamuju. Aksi tersebut digelar usai salat jumat dari Masjid Suada yang kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Lapangan Ahmad Kirang.

Selain menyampaikan orasi, massa juga terlihat membentangkan beberapa spanduk yang berisi kecaman pengakuan Yerusalaem sebagai ibu kota Israel yang dinyatakan oleh Donald Trump.

Pada aksi tersebut, juga tampak Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari yang ikut menyampaikan orasi.

"Kedatangan saya ke sini, bukan kapasitas sebagai wakil bupati, tetapi ini adalah sebuah panggilan moral dan panggilan sebagai umat Islam. Kita melihat bahwa di belahan dunia sana, saudara kita diinjak-injak dan sisi kemanusiaan diabaikan akibat sebuah nafsu kekuasaan," kata Irwan seperti yang dikutip dari Antara di Mamuju, Jumat (8/12).

Sementara itu, koordinator lapangan aksi solidaritas peduli Palestina Hajrul Malik menyatakan, sikap Donald Trump yang juga mengatakan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel, telah melukai umat Islam di seluruh dunia.

Menurut dia, langkah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang didukung Donald Trump merupakan tindakan yang telah melanggar kesepakatan internasional yang dilahirkan lewat PBB terkait Israel dan Palestina.

"Klaim terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang kemudian didukung oleh Amerika Serikat telah melukai hati umat Islam, tidak hanya di Palestina, tetapi di seluruh dunia. Termasuk kami, masyarakat Mamuju mengutuk dan mengecam keras klaim itu," tegas Hajrul Malik.

Aksi solidaritas Palestina itu merupakan yang pertama dan akan digelar unjuk rasa lanjutan hingga Israel dan Amerika Serikat mencabut klaim atas Yerusalem.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk memboikot produk Amerika sebagai bentuk protes atas sikap Donald Trump yang mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Ini baru aksi pertama dan kami akan melakukan unjuk rasa secara terus menerus dengan massa yang lebih besar hingga klaim atas Yerusalem dihentikan," tandasnya. (*)

#Palestina #Yerusalem #Israel #Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Dunia
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Trump memperingatkan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Indonesia
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
Donald Trump mensyaratkan pembayaran 1 miliar dolar AS kepada anggota Dewan Perdamaian supaya bisa menjadi anggota tetap organisasi itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
Indonesia
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Dewan Perdamaian menawarkan mekanisme nyata yang memberi harapan realistis bagi perdamaian di Gaza, dibandingkan sekadar pernyataan atau kecaman.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Dunia
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Amerika Serikat wajib membayar badan kesehatan PBB itu US$ 260 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) dalam bentuk biaya terutang tahun 2024 dan 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Indonesia harus mendorong langkah-langkah konkret yang terukur, seperti gencatan senjata berkelanjutan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Dunia
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Shaath menegaskan pentingnya pembukaan kembali jalur Rafah bagi warga Gaza, sekaligus menjadi momentum mewujudkan perdamaian di antara Israel dan Palestina.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Dunia
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Polisi mengatakan tidak ada korban luka, meskipun petugas damkar, kepolisian, dan ambulans dikerahkan mengingat tingginya tingkat pengamanan acara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Dunia
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) telah mengesahkan resolusi usulan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump dalam menyelesaikan konflik di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Dunia
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Jerman menekankan pentingnya kesesuaian Dewan Perdamaian Gaza dengan format hukum internasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Dunia
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Hak dan kesejahteraan seluruh warga Greenland selalu terjamin selama berada di bawah Kerajaan Denmark.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Bagikan