Kebun Binatang Bandung Tunggu Iktikad Baik Pelaku Pemberi Rokok ke Orangutan

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 08 Maret 2018
Kebun Binatang Bandung Tunggu Iktikad Baik Pelaku Pemberi Rokok ke Orangutan

Orangutan. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com – Tersebarnya video orangutan merokok membuat pihak Kebun Binatang Bandung buka suara. Mereka menunggu itikad baik pelaku untuk meminta maaf kepada publik.

Namun, hingga kini bentuk sanksi lainnya pun belum bisa diputuskan lantaran menunggu rapat khusus. Marketing Komunikasi Kebun Binatang Bandung (KBB) Sulhan Safeii menegaskan pihaknya masih terus menggodok mengenai sanksi tersebut.

"Kami baru akan melakukan rapat direksi untuk menentukan sikap dan sanksi apada pelaku pelanggaran terhadap satwa," jelas Sulhan kepada wartawan, Rabu (7/3).

Pihaknya pun hingga kini belum bisa memastikan identitas pelaku yang memberi rokok kepada orangutan tersebut.

"Kami pun sangat bersyukur dengan viralnya video tersebut, sehingga sanksi sosial bisa diterima oleh pelaku pelanggaran tersebut. Kami pun menyesalkan dengan beredarnya video tersebut, karena memberikan contoh yang tidal baik pada masyarakat," sesalnya.

Menurut Sulhan, di setiap kandang satwa ada tulisan dilarang memberikan pakan pada satwa, bahkan di kandang orangutan ada peringatan dilarang memberikan makanan dan rokok.

"Mungkin orangnya tidak baca atau papan peringatannya terlalu kecil. Kita terima masukan jika papan peringatan harus ditulis lebih besar dan jelas," ujarnya.

Namun Sulhan menduga pelaku sudah mempelajari seluk beluk kandang orang utan itu dimana sepinya dan jarang dikontrol petugas.

“Memang dia sengaja memperhatikan terlebih dahulu mana yang dijaga mana yang tidak,” tambahnya.

Sedangkan mengenai kesehatan orangutan Si Ozon (22) pasca diberi rokok, Sulhan memastikan masih baik. Dikatakannya, kesehatan setiap satwa diperiksa sebulan sekali, bahkan feses-nya setiap hari.

"Hingga saat ini, kesehatan si Ozon masih baik dan lincah tidak terkontaminasi dengan asap rokok. Namun, ini menjadi pelajaran kedepannya," tambahnya.

Sulhan pun menegaskan tidak ada pelanggaran pidana yang dilakukan orang tersebut. Bahkan pihaknya tidak akan melaporkannya pada polisi.

"Kami hanya meminta pelaku meminta maaf secara terbuka pada publik di media massa, karena satwa (orangutan) itu milik negara," katanya.

Berita ini merupakan laporan Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya.

#Bandung #Orangutan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Fenomena suara dentuman yang sempat menghebohkan warga Bandung Raya pada Sabtu (5/9) dini hari ternyata memunculkan perbedaan analisis antara dua lembaga negara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Kronologi Tragis Orangutan Sempurna Mati Akibat Kabut Asap, Sempat Kritis di Kebun Sawit
Orangutan Sempurna awalnya ditemukan dalam kondisi kritis di perkebunan kelapa sawit, Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Kronologi Tragis Orangutan Sempurna Mati Akibat Kabut Asap, Sempat Kritis di Kebun Sawit
Indonesia
Orangutan Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Dievakuasi Kemenhut
Tim medis juga mengambil sampel darah, feses, dan rambut untuk mendukung pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, dilakukan pemasangan microchip sebagai bagian dari identifikasi dan pemantauan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Orangutan Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Dievakuasi Kemenhut
Indonesia
Orang Utan Ditemukan Pingsan di Ladang Sawit Ketapang, Diduga Terpapar Asap Kebakaran
Orang utan bernama Sempurna ditemukan pingsan di ladang sawit Ketapang, Kalimantan Barat. Ia mendapat oksigen dan infus setelah diduga terkena ISPA.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Orang Utan Ditemukan Pingsan di Ladang Sawit Ketapang, Diduga Terpapar Asap Kebakaran
Indonesia
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dari Bandung tidak perlu untuk ke Jakarta untuk bisa terbang menggunakan pesawat ke kota-kota besar lain.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dunia
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
: Pemkot Bandung menyegel videotron Padel Six Nine karena belum berizin dan terkait penebangan 10 pohon. Pihak pengelola wajib menanam 100 pohon pengganti serta membayar denda Rp100 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
Indonesia
Sopir Truk LPG Microsleep Picu 11 Tabrakan Karambol di Bandung, 1 Perempuan Tewas
Kecelakaan beruntun melibatkan truk LPG dan 11 kendaraan di Bandung akibat sopir micro sleep. 1 perempuan tewas, 1 luka berat, korban dievakuasi ke RSHS dan RS Immanuel.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Sopir Truk LPG Microsleep Picu 11 Tabrakan Karambol di Bandung, 1 Perempuan Tewas
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
ShowBiz
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Buku layak baca atau beras sebagai syarat untuk memasuki area acara Showcase "Melankolia di Kolong" yang digelar Dongker di bawah kolong Jembatan Layang Pasupati,
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Indonesia
Maskapai Super Air Jet Ajukan Rute 8 Kota Baru dari Bandung Pakai Airbus A320, Ini Daftarnya!
Super Air Jet mengajukan delapan rute baru dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Denpasar, Makassar, Balikpapan, Pontianak, Batam, Pekanbaru, Padang, dan Kualanamu. Maskapai akan menggunakan Airbus A320 berkapasitas 180 kursi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Maskapai Super Air Jet Ajukan Rute 8 Kota Baru dari Bandung Pakai Airbus A320, Ini Daftarnya!
Bagikan