Kebenaran Harus Terungkap! UGM Bentuk Tim Advokat Khusus Dampingi Keluarga Korban BMW Maut Sleman

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 28 Mei 2025
Kebenaran Harus Terungkap! UGM Bentuk Tim Advokat Khusus Dampingi Keluarga Korban BMW Maut Sleman

Ilustrasi kecelakaan. (ANTARA/HO-Damkar Kota Bogor)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah membentuk tim hukum khusus untuk mengawal tuntas kasus kecelakaan tragis yang menewaskan Argo Ericho Afandhi, seorang mahasiswa FH UGM. Argo meninggal dunia pada Sabtu (24/5) dini hari setelah sepeda motornya ditabrak mobil BMW di Sleman.

Wakil Dekan FH UGM Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Sistem Informasi, Heribertus Jaka Triyana, menyatakan bahwa tim ini dibentuk atas instruksi langsung dari Dekan FH UGM.

"Kami dari Fakultas Hukum UGM, atas perintah Bu Dekan, mendampingi korban dan keluarga korban untuk melaksanakan pendampingan hukum, terkait hak-hak terhadap korban dan keluarganya. Intinya, Fakultas Hukum membantu proses ini sampai selesai," jelas Jaka, Rabu (28/5).

Baca juga:

Bareskrim Nyatakan Keaslian Ijazah UGM, Jokowi: Ya, itu Ijazah Asli Saya

Tim hukum ini berasal dari Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) FH UGM, beranggotakan tiga advokat yang akan mendampingi keluarga korban di setiap tahapan proses hukum. Selain itu, FH UGM juga memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga, terutama ibu korban yang kondisi emosionalnya belum stabil.

"Pendampingan dilakukan menyeluruh, termasuk pemeriksaan ahli waris yang tadi dilakukan di Fakultas Hukum atas permintaan ibu korban, karena kondisi psikologis beliau yang belum memungkinkan untuk datang ke kantor polisi," tambah Jaka.

Keluarga korban menunjukkan sikap kooperatif penuh, menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat penegak hukum. Mereka berharap agar kebenaran dapat terungkap secara objektif tanpa ditutup-tutupi. "Intinya adalah dari keluarga meminta agar kejadian sebenarnya seobjektif mungkin, seperti apa. Ini yang dijadikan harapan Ibu korban untuk dapat dicari kebenaran sesungguhnya," tutur Jaka.

Mengenai kemungkinan penyelesaian damai, FH UGM menegaskan bahwa belum ada keputusan final dari pihak keluarga. Namun, mereka terbuka terhadap itikad baik yang mungkin datang dari pelaku di kemudian hari. Saat ini, prioritas utama keluarga adalah mendukung kelanjutan proses hukum dan fokus pada pemulihan kondisi psikologis.

Baca juga:

Bareskrim Ungkap Bukti Jokowi Kuliah di UGM, Pernah Ikut KKN hingga Praktik Umum

"Belum diputuskan, tapi yang jelas, keluarga menerima itikad baik dari pelaku, untuk nanti ke depannya kita lihat setelah proses ini berjalan, dan kondisi psikologi Ibu korban itu memang sampai sekarang belum mampu untuk melaksanakan itu tadi," ujarnya.

Sebelumnya, mahasiswa Fakultas Hukum UGM, Argo Ericho Afandhi, meninggal dunia setelah sepeda motor Vario yang dikendarainya ditabrak mobil BMW yang dikemudikan oleh CPP (21), mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM, di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman, Sabtu (24/5) dini hari.

Polisi telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan pada Selasa (27/5) dan menetapkan CPP sebagai tersangka. CPP dijerat Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, terkait kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian.

#Kecelakaan #Kecelakaan Maut #Kecelakaan Mobil #Kecelakaan Fatal #BMW
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Keluarga Copilot Muhammad Farhan Gunawan mendatangi Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Di tengah ancaman cuaca ekstrem saat ini, keselamatan penumpang tidak boleh dikompromikan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Dunia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Sebuah kereta cepat yang melaju dari Malaga menuju Madrid anjlok dan masuk ke jalur lain kemudian bertabrakan dengan kereta lain dari arah berlawanan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Indonesia
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan
,Jumlah santunan yang diberikan Jasa Raharja menunjukkan kenaikan sebesar 3,87 persen, sesuai data tahun 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan
Indonesia
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
im SAR Gabungan dari Ditsamapta Polda Sulsel menemukan puing-puing pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Diduga Hancur, Tabrak Gunung Bulusaraung
Hal itu diketahui berdasarkan indikasi awal tim SAR gabungan yang menemukan serpihan badan, ekor, dan jendela pesawat di puncak gunung.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Diduga Hancur, Tabrak Gunung Bulusaraung
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Mesin Sehari sebelum Terbang
Masalah engineering pesawat terjadi sehari sebelum terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Mesin Sehari sebelum Terbang
Indonesia
Kemhan Buka Suara soal BMW Berpelat Dinas yang Viral di Media Sosial
Viral BMW 430i putih diduga memakai pelat dinas Kemhan. Kementerian Pertahanan menegaskan pelat tersebut palsu dan tidak sah. Simak penjelasan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Kemhan Buka Suara soal BMW Berpelat Dinas yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama Nataru 2025 turun hingga 27,12 persen.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Indonesia
Kecelakaan Penerjun, Tim SAR masih Cari Seorang Korban di Perairan Pangandaran
Korban yang masih dinyatakan hilang di perairan Pangandaran itu terjatuh saat mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung di Perairan Laut Bojongsalawe.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Kecelakaan Penerjun, Tim SAR masih Cari Seorang Korban di Perairan Pangandaran
Bagikan