Kebakaran makin Sering Terjadi, Pramono Gencarkan Program 1 RT 1 APAR

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 22 Juli 2025
Kebakaran makin Sering Terjadi, Pramono Gencarkan Program 1 RT 1 APAR

Gulkarmat Jaksel memadamkan api di Jalan Kutilang 28, RW02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Foto: Dok/ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait dengan meningkatnya kejadian kebakaran di Ibu Kota beberapa waktu belakangan ini. Pramono mengatakan Pemerintah DKI Jakarta akan menggalakkan program penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap RT untuk penanganan kebakaran.

"Jadi memang ada beberapa kebakaran di Jakarta, salah satunya di Tambora kemarin. Apa pun itu, program satu RT satu APAR akan tetap saya lanjutkan," kata Pramono di Jakarta, Selasa (22/7).

Ia mengklaim programnya itu sudah berjalan dengan maksimal di Tambora, Jakarta Barat, yang wilayahnya rawan kebakaran. Dengan adanya program 1 RT 1 APAR, kejadian kebakaran di daerah tersebut berangsur menurun. "Itu terbukti ketika di Tambora relatif RT-RT-nya sudah mempunyai alat pemadam kebakaran, dampak kebakaran menjadi lebih kecil," ucapnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan penanganan kebakaran tetap menjadi prioritas Pemerintah DKI Jakarta. "Saya harus mengakui bahwa seperti di Tambora padat penduduk korsleting itu sering terjadi dan kemarin terjadi. Apa pun akan tetap kami tangani," tegasnya.

Baca juga:

Pemprov DKI Catat 951 Kasus Kebakaran hingga 20 Juli 2025, 26 Jiwa Melayang



Rangkaian kebakaran terjadi di Jakarta dalam beberapa hari terakhir turut memakan korban jiwa. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Kutilang, Bukit Duri Timur, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7), yang menewaskan empat orang.

Keesokan harinya, Minggu (20/7), kebakaran kembali melanda Kelurahan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, dan menewaskan satu orang. Di hari yang sama, sebanyak 42 rumah tinggal di Jalan Juraganan 1 RT12 dan 13 RW12, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, juga habis terbakar. Dugaan sementara, penyebab kebakaran ialah korsleting listrik.

Kejadian terbaru, di Tambora, Jakarta Barat, kebakaran menyebabkan 86 rumah ludes. Selain itu, tujuh warga juga dilaporkan mengalami luka ringan.(Asp)

Baca juga:

70 Rumah Hangus dalam Kebakaran di Tambora Jakarta Barat

#Kebakaran #DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Bagikan