Kebakaran Lereng Gunung Merapi Meluas

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 02 November 2015
Kebakaran Lereng Gunung Merapi Meluas

Kebakaran lereng Gunung Merapi di kawasan Hutan Lindung Gunung Merapi di Desa Sepi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (1/11). (Foto: Twitter/Sutopo_BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Kebakaran hutan di lereng Gunung Merapi hingga kini, Senin (2/11), semakin meluas karena daerah terbakar sulit dijangkau petugas pemadam. Titik api di lereng Gunung Merapi mulai menyebar dari kawasan Hutan Lindung Gunung Merapi di Desa Sepi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (1/11).

"Medan yang berat di lereng Gunung Merapi menyebabkan petugas tidak dapat menjangkau lokasi kebakaran," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui akun media sosial Twitter.

Sutopo mengatakan, kebakaran lereng Gunung Merapi belum dapat dipadamkan bahkan api meluas hingga hari ini, Selasa (2/11) siang. Akibat kebakaran lereng Gunung Merapi, lanjut Sutopo, petugas berwenang telah mengevakuasi para pendaki dari gunung berapi tersebut untuk menghindari korban.

"Asap kebakaran di Taman Nasional Gunung Merapi masih mengarah ke atas. 200 pendaki berhasil dievakuasi," kata Sutopo.

Sementara itu, pihak Taman Nasional Gunung Merapi kepada Kantor Berita Antara beberapa waktu lalu menyatakan, bahwa kebakaran di kawasan hutan lereng Gunung merapi terjadi karena disengaja pihak tertentu.

"Kami akui kebakaran hutan itu karena ada pihak yang sengaja membakar. Namun, kami belum bisa menyebut oknum tersebut," kata Kepala Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Edy Sutiyarto di Sleman, Yogyakarta.

Edy mengatakan, ada oknum yang merusak pelestarian tersebut. Jumlah masyarakat yang tinggal di sekitar lereng Gunung Merapi relatif banyak. Meski pihak TNGM telah melakukan antisipasi dengan menggandeng berbagai pihak, tetapi masih ditemui satu atau dua orang menjadi oknum tersebut.

 

Baca Juga:

  1. Kebakaran Gunung Merapi
  2. 'Pertarungan' Manny Pacquiao Vs Chris John di Lereng Merapi
  3. Pemakaman Eri Yunanto Pendaki Merapi
  4. Nikmati Pemandangan Spektakuler dari Jembatan Gantung Merapi
  5. BNPB : 6 Gunung Merapi Dalam Status Waspada
#Sutopo Purwo Nugroho #BNPB #Gunung Merapi #Kebakaran Gunung Merapi
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
16 Desa di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Terendam Banjir, Longsor Juga Terjadi
Banjir terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (26/3) dini hari.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
16 Desa di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Terendam Banjir, Longsor Juga Terjadi
Indonesia
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
BNPB melaporkan sejumlah provinsi menghadapi bencana hidrometeorologi pada 21-22 Maret 2026 atau saat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Frengky Aruan - Senin, 23 Maret 2026
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
Indonesia
Hujan Ekstrem Picu Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Hujan ekstrem yang melanda Jabodetabek, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. BNPB pun menggelar Operasi Modifikasi Cuaca.
Soffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
Hujan Ekstrem Picu Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera Butuh Waktu 3 Tahun
Untuk ketiga provinsi terdampak bencana pemerintah telah menggelontorkan hingga Rp 205 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera Butuh Waktu 3 Tahun
Indonesia
Tanah Gerak Tegal Masih Aktif, Paksa 2 Ribu Orang Mengungsi Termasuk Ratusan Lansia Rentan
Sebanyak 2.453 jiwa terpaksa mengungsi akibat fenomena pergerakan tanah di Desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah, yang masih aktif hingga hari ini.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Tanah Gerak Tegal Masih Aktif, Paksa 2 Ribu Orang Mengungsi Termasuk Ratusan Lansia Rentan
Indonesia
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
BNPB melaporkan enam korban longsor Cisarua Bandung belum ditemukan. Pencarian korban sudah memasuki hari kedelapan.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
Indonesia
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
BNPB juga meminya masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, khususnya bantaran sungai dan pesisir, untuk rutin memantau kondisi lingkungan,
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Masyarakat akan dipindahkan ke hunian sementara atau diberikan dana tunggu hunian sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Bagikan