Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk Masih Jadi Momok, Pemprov DKI Didesak Segera Distribusikan APAR ke Tiap RT/RW

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk Masih Jadi Momok, Pemprov DKI Didesak Segera Distribusikan APAR ke Tiap RT/RW

Ilustrasi (Foto: pexel/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musibah besar menimpa warga Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Pejaringan, Jakarta Utara (Jakut) yang kebakaran pada Jumat (6/6) lalu. Sebanyak 470 rumah terbakar dan berdampak terhadap ribuan warga.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu, menyampaikan keprihatinannya terhadap kejadian tersebut yang merugikan para warga. Lebih dari itu, ia menilai bahwa kebakaran yang terjadi menunjukkan Jakarta masih belum siap untuk mencegah kebakaran.

"Pertama-tama, kejadian itu membahayakan keselamatan dan bahkan nyawa para penduduk. Kebakaran di pemukiman padat penduduk masih jadi momok. Hal ini menunjukkan bahwa Jakarta belum berhasil mengambil langkah preventif yang baik untuk mencegah terjadinya insiden seperti itu," kata Kevin, Senin (9/6).

Ia pun menyinggung kekurangan pos pemadam kebakaran (damkar) di beberapa tempat. Seperti diketahui belum semua kelurahan di Jakarta sudah memiliki pos damkarnya sendiri, oleh karena itu pembangunanya harus segera digencarkan.

Ia juga meminta agar Alat Pemadam Api Ringan (APAR) didistribusikan ke setiap Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kecepatan respons para warga dalam menghadapi kebakaran.

Baca juga:

Pemprov DKI Segera Rampungkan Perda yang Melarang Ondel-ondel Ngamen di Jalan, Rano Karno: Mudah-mudahan Sebelum HUT Jakarta

"Wacana mengadakan APAR di setiap RT harus segera dilaksanakan. Hal itu memungkinkan warga bergerak lebih cepat lagi untuk memadamkan api dari sumbernya sebelum menjalar ke pemukiman-pemukiman lain di sekitarnya," tuturnya.

Kevin mengungkapkan kekhawatirannya apabila kebakaran ini terjadi secara terus menerus, maka akan mengancam keselamatan penduduk Jakarta. Ia mendesak DKI untuk mengevaluasi sistem penanggulangan kebakarannya.

Menurutnya hal itu menjadi semakin mendesak untuk dilakukan menyusul kebakaran yang terjadi tidak hanya di Kapuk Muara, tapi juga Vihara Lalitavistara Cilincing dan pabrik lilin di Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar) pada waktu berdekatan.

Menyikapi ini, Pemprov DKI Jakarta harus melakukan evaluasi dan memperkuat sistem penaggulangan kebakaran di semua tempat.

"Evaluasi tersebut menjadi semakin mendesak karena terjadinya kebakaran di tempat berbeda pada waktu yang berdekatan. Sehari sebelumnya ada pabrik lilin yang terbakar di Jakbar. Kemudian baru semalam, terjadi kebakaran lagi di sebuah vihara yang terletak di Jakut. Singkatnya, Jakarta kembali mengalami darurat kebakaran," tutupnya. (Asp)

#Alat Pemadam Api Ringan #Pemprov DKI Jakarta #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Mulai 14 Agustus? BNPB Tunggu Akurasi Prediksi BMKG
Kendala utama adalah belum terbentuknya awan konvektif yang menjadi syarat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Mulai 14 Agustus? BNPB Tunggu Akurasi Prediksi BMKG
Indonesia
KMP Putri Yasmin Terbakar, 106 Korban Berhasil Diselamatkan
Kantor SAR Mataram bersama Tim SAR Denpasar langsung mengerahkan sarana armada laut lengkap guna menyisir lokasi kejadian
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
KMP Putri Yasmin Terbakar, 106 Korban Berhasil Diselamatkan
Indonesia
Kebakaran Pabrik Bingkai di Jaktim Sebabkan Macet Parah, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalin
Rekayasa lalin dilaksanakan di arus Lalu Lintas dari arah timur menujubarat (sisi selatan) dialihkan ke sisi utara menuju Jl Laksamana Malahayati (contraflow)
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Kebakaran Pabrik Bingkai di Jaktim Sebabkan Macet Parah, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalin
Indonesia
Pramono Anung Buka Opsi Ubah Jalur Sepeda, Pemprov DKI Segera Bahas
Pramono Anung menyebut Pemprov DKI akan membahas keberadaan jalur sepeda di Jakarta. Jalur yang ada berpotensi dipertahankan atau diubah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Pramono Anung Buka Opsi Ubah Jalur Sepeda, Pemprov DKI Segera Bahas
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
6 Provinsi Masuk Daerah Paling Rawan Karhutla
Selain pemadaman melalui udara, pemerintah melakukan penanganan dari darat dengan menggunakan tangki fleksibel sebagai tempat penampungan air sementara untuk mendukung petugas di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
6 Provinsi Masuk Daerah Paling Rawan Karhutla
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Indonesia
Begini Proses Refund Bagi Wisatawan Terdampak Penutupan Gunung Bromo Karena Kebakaran
Data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, total pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket daring dalam periode itu ada sebanyak 3.062 orang
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Begini Proses Refund Bagi Wisatawan Terdampak Penutupan Gunung Bromo Karena Kebakaran
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 21 September-6 Oktober. GMSB dan Lapangan Banteng disiapkan untuk latihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Indonesia
Pramono: Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1 pada 17 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif khusus Rp 1 untuk MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta pada 17 Agustus 2026 dalam rangka HUT RI ke-81.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pramono: Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1 pada 17 Agustus 2026
Bagikan