Pilpres 2019

Ke Gedung KPU, Jokowi-Ma'ruf Akan Berangkat dari Istana Merdeka

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 30 Juni 2019
  Ke Gedung KPU, Jokowi-Ma'ruf Akan Berangkat dari Istana Merdeka

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin saat mendaftar sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden di KPU. (Foto: @KPU_ID)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pasangan presiden terpilih dan wakil presiden terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin rencananya akan berangkat ke Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat dari Istana Merdeka.

Menurut Direktur Komunikasi TKN Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong keduanya akan berangkat bersama-sama menghadiri Rapat Pleno Penetapan Capres-Cawapres Terpilih serta ditemani sejumlah petinggi TKN termasuk Erick Thohir.

"Infonya Pak Jokowi, Kiai Maruf, Pak Pramono Anung, dan Pak Erick Thohir berangkat dari Istana Merdeka jam 15. 00 WIB," jelas Usman Kansong di Jakarta, Minggu (30/6).

Sebelumnya Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Verry Surya Hendrawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (29/6) malam, menyampaikan kehadiran keduanya ke KPU sebagai wujud penghormatan terhadap kinerja KPU dalam menyelenggarakan Pemilu.

Direktur Komunikasi politik TKN Usman Kansong
Direktur Komunikasi Politik Tim Kampenye Nasional (TKN) Usman Kansong (kiri). (MP/Fadli)

"Kehadiran ini selain sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya rangkaian panjang proses Pemilu Serentak 2019, juga sebagai ungkapan bentuk apresiasi dan penghormatan yang tinggi atas kinerja KPU Yang sangat berdedikasi dan baik," ujar Verry.

Dia mengatakan Jokowi-Ma'ruf akan didampingi para ketua umum dan sekjen partai politik Koalisi Indonesia Kerja, serta seluruh petinggi TKN.

"Ini sebagai bentuk soliditas dan kekompakan nyata. Ketua TKN Erick Thohir akan langsung memimpin tim ini," ucap Verry.

BACA JUGA: PSI Ajukan Kader Internal Partai Dalam Pilwalkot Surabaya 2020

Fadli Zon Ungkap Alasan Gerindra Pilih Jadi Oposisi di Parlemen

Verry Surya sebagaimana dilansir Antara mengatakan TKN juga berdoa dan berharap agar pasangan capres-cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno turut hadir, dan bersama-sama menunjukkan kepada masyarakat dan dunia internasional tentang kekuatan demokrasi di Indonesia.

TKN meyakini sepenuhnya bahwa Prabowo-Sandi merupakan tokoh bangsa yang luar biasa dan akan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.(*)

#Joko Widodo #KH Ma'ruf Amin #Komisi Pemilihan Umum #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan