Karyawan Ubisoft Masih Tak Terima Regulasi Blockchain dan NFT dalam Gim

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 15 Februari 2022
Karyawan Ubisoft Masih Tak Terima Regulasi Blockchain dan NFT dalam Gim

Pemahaman blockchain dan NFT dari Ubisoft yang tidak disukai oleh sebagian karyawannya. (Foto: Ubisoft)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UBISOFT selaku salah satu studio raksasa di dunia video gim telah melakukan regulasi untuk menerapkan teknologi blockchain dan distribusi NFT. Meski demikian, sebagian pihak sangat tidak setuju akan regulasi ini termasuk karyawan dari Ubisoft sendiri.

Mengutip laman Kotaku, Ubisoft telah mempublikasikan strategi blockchain pada forum di laman resminya. Namun bukannya didukung, banyak komentar negatif hingga mengatakan "mempermalukan diri" bila ada orang bekerja untuk salah satu studiovideo gim asal Prancis ini.

Baca juga:

Lebih dari 500 Game dapat Dimainkan di Steam Deck

Apalagi permasalahan tersebut hadir sejak Desember 2021, dimana Ubisoft Quartz selaku divisi terbaru untuk menerapkan blockchain dan NFT memberikan konten eksklusif dalam gimnya. Salah satunya adalah gim Tom Clancy's Ghost Recon Breakpoint yang akan digarap oleh divisi ini pada microtransaction-nya. Ini baru hal pertama, dan bila ide ini berhasil, bisa jadi Ubisoft Quartz akan merambat ke seluruh gim Ubisoft yang akan hadir.

Karyawan Ubisoft sendiri telah memberikan kritik pedas untuk Ubisoft, menjelaskan bahwa Ubisoft akan turun pamor dan bahkan memanfaatkan kapitalismenya di industri gim demi kepentingan finansial dan dapat merusak citranya sebagai salah satu studio gim AAA terbaik.

Baca juga:

Berpikir Dua Kali sebelum Kamu Membeli RTX 4000 Series di 2022

Ubisoft menjelaskan bahwa berkompetisi dengan EA gims yang diklaim oleh karyawannya "studio gim yang paling dibenci publik" adalah visi dari Ubisoft untuk saat ini. Bahkan tidak mempedulikan kritikan lain dari karyawannya seperti Ubisoft dipimpin oleh anak kecil serta "butuh uang banget" dengan menjawab bahwa mereka hanya "berfokus" pada membuat gim yang spektakuler dan groundbreaking.

Sebelumnya Ubisoft sendiri sempat menggarap NFT dari salah satu maskot Ubisoft yakni Rabbidz. Digarap di The Sandbox, pengguna dapat membeli 550 lebih lahan, delapan estate, dan beberapa NFT premium untuk dikoleksi dan diperjualbelikan. Akan tetapi ide tersebut tidak sepamor Metaverse yang kerap dapat dieksplorasi lebih dalam dan laris manis.

Ubisoft Quartz besar kemungkinan akan menuai pro dan kontra saat penggarapan gim dekade ini. Sebagai salah satu industri gim berkualitas AAA dengan microtransaction yang dapat diperjualbelikan menggunakan blockchain, apakah kamu tertarik dengan gim Ubisoft yang digarap oleh divisi ini? (dnz)

Baca juga:

Valve Hadirkan Fitur Mirip Quick Resume di Steam Deck

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan