Gaming

Karakternya tak Masuk Super Smash Bros Ultimate, Kreator 'NieR: Automata' Yoko Taro Kecewa

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 17 November 2022
Karakternya tak Masuk Super Smash Bros Ultimate, Kreator 'NieR: Automata' Yoko Taro Kecewa

Karakter 2B telat rilis sehingga tak masuk ke konten Super Smash Bros Ultimate (Foto Link49)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUNYA gim dengan grafis memukau yang bahkan hampir diakui sebagai Game of the Year memanglah bagus. Namun, visi Yoko Taro untuk membawa karakternya hadir di gim mashup garapan Nintendo dengan e-sports yang bergengsi menjadi hal yang ia inginkan pada saat gim tersebut rilis. Namun, karena Taro telat memperkenalkan karater 2B ke Nintendo, perempuan android tersebut tidak bisa ikut dalam pertarungan besar dengan karakter dari gim lain.

Seperti dilansir Comic Book, Taro sempat mengaku kecewa atas telatnya NieR: Automata yang menjadi gim bergengsi pada Oktober ini. Gim yang sudah diperkenalkan sejak 2018 di PlayStation 4 tersebbut padahal sudah mengantongi titel sebagai Game of the Year di masa perilisannya.

BACA JUGA:

NieR Automata Masuk Nintendo Switch pada Oktober 2022


Semenjak Masahiro Sakurai menutup produksi konten Super Smash Bros Ultimate pada 2021, Taro pun menyadari bahwa tidak ada kesempatan lain baginya untuk memperkenalkan 2B ke dalam gim tersebut. Di lain hal, gim milik Katsuhiro Harada, yakni Tekken, sudah merepresentasikan Kazuya Mishima ke Super Smash Bros Ultimate, meski gim tersebut tidak hadir di Nintendo Switch. "Aku sangat kecewa bahwa kami tidak tepat waktu untuk membawanya ke Smash Bros," jelas Taro.



Menilik sebagian karakter yang sudah diperkenalkan pada DLC Fighter Pass milik Super Smash Bros. Ultimate, game seperti Persona 5 Royal pun baru saja memperkenalkan Joker pada 2022 dan sudah menyisipkan karakternya ke dalam game bergenre fighting mashup milik Nintendo tersebut. Tapi tidak perlu heran bahwa game spinoffnya yakni Persona 5 Strikers sudah hadir pada 2020 lalu. Tapi tidak dengan 2B dari NieR: Automata yang kehilangan eksistensinya di Nintendo dan baru muncul pada 2022 ini berkat NieR: Automata The End of Yorha Edition.

BACA JUGA:

Anime NieR Automata Tayang pada Januari 2023



Update terakhir dari Super Smash Bros. Ultimate pada DLC Fighter Pass Vol. 2 ada pada karakter Sora dari Kingdom Hearts, yang diklaim oleh Sakurai sebagai penutup konten dari Super Smash Bros. Ultimate pada 2021 lalu.

Namun, dengan generasi baru dari Super Smash Bros. yang akan digarap dalam beberapa tahun mendatang, amat mungkin bagi 2B untuk rilis sebagai karakter terbaru pada DLC Fighter Pass yang akan datang. Bahkan bisa menjadi karakter pertama yang akan rilis secara gratis, layaknya Inkling dari Splatoon, Ridley dari Metroid, serta Simon dan Richter dari Castlevania yang membuat kamu tak perlu merogoh kocek tambahan demi mendapatkan karakter tersebut.(dnz)

BACA JUGA:

Nier: Automata Dapatkan Adaptasi Anime

#Gaming #Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan