Kapolri Pastikan Pengobatan Korban Bom Makassar Ditanggung Negara
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: MP/Humas Polri
MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perkembangan kondisi korban aksi bom di Gereja Katedral di Makassar yang terjadi pada Minggu (28/3) pagi.
“Terkait korban yang luka, yang ada di Makassar, saat ini 13 orang ada di RS Bhayangkara, 2 di RS Siloam, dan 4 sudah melaksanakan rawat jalan,” kata Sigit dalam keterangan tertulis, Senin (29/3).
Baca Juga
Gereja Katedral Makassar Diserang Teroris, Umat Katolik Tak Akan Panik dan Gentar
Untuk 13 korban di RS Bhayangkara, termasuk Kosmas, security yang menghentikan aksi bomber, sudah dirawat di ruang rawat biasa.
Sedangkan dua orang masih di ICU, namun telah dioperasi luka bakar sehingga menunggu pemulihan.
Mantan Kabareskrim itu memastikan biaya pengobatan korban ditanggung negara. Oleh karena itu, nanti akan dilakukan langkah-langkah pengobatan
"Kami tetap mengimbau, terkait dengan adanya isu-isu dan upaya pencegahan akan terus kita kuatkan sehingga masyarakat tidak mudah terpapar doktrin-doktrin terorisme,” sambungnya.
Salah satu sekuriti gereja, Kosmas yang menghadang pelaku yang hendak masuk ke dalam, kondisinya baik.
Saat itu di dalam gereja masih banyak jemaah yang baru saja menyelesaikan ibadah misa.
Kosmas kini dirawat akibat mengalami luka bakar.
"Kondisinya (Kosmas) sekarang masih dalam perawatan, mengalami luka bakar dan ini memerlukan perawatan yang intensif dan kita sudah memberikan perawatan yang terbaik. Tadi lukanya luka bakar di bagian tangan, badan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan ditemui di RS Bhayangkara, Makassar, Senin (29/3). (Knu)
Baca Juga
Sikapi Bom di Katedral, Muhammadiyah: Jauhi Benih Saling Curiga dan Prasangka Satu Sama Lain
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
Polri Sudah Paten Tapi Budaya Kerja Masih ‘Lelet’, DPR Minta Reformasi Mental
Komisi III DPR Cermati Usulan Penambahan Wakapolri Jadi 2 Orang
Pakar Usul Kapolri Didampingi 2 Wakapolri, Mudahkan Pematauan Penyimpangan
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Akui Kinerja Polisi Jauh dari Harapan, Kapolri Minta Maaf dan Janji tak Baper Terima Kritikan Publik
Belasan Ribu Polisi Diperintahkan Tetap di Lokasi Bencana Sumatra sampai Kondisi Benar-Benar Pulih
Kamera Tilang E-TLE Bikin Polantas makin Susah Lakukan Pungli dan ‘Main Mata’ dengan Pelanggar Lalu Lintas
Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap dan Serahkan 14 Buron Interpol Red Notice