Kapolda Papua: Anggota Ditembaki Saat Kawal Logistik

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 16 Juni 2017
Kapolda Papua: Anggota Ditembaki Saat Kawal Logistik

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar. (MP/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar mengaku sempat terjadi penembakan saat anggota melakukan pengawalan logistik untuk pemungutan suara ulang (PSU) di Distrik Mulanikime, Kabupaten Puncak Jaya.

"Memang benar anggota yang mengawal logistik ke Distrik Mulanikime sempat ditembaki. Namun, tidak ada korban jiwa," kata Irjen Pol Boy Amar di Jayapura, Jumat (16/6).

Dikatakan, penembakan terhadap rombongan pembawa logistik yang dikawal 20 personel polri itu saat mereka jalan kaki melintasi jalan setapak menuju distrik.

Namun, secara keseluruhan situasi Kabupaten Puncak Jaya kondusif walaupun pelaksanaan psu di Distrik Yamoneri tertunda akibat insiden saling menyerang antara para pendukung.

Penanganan PSU di Yanomeri masih menunggu hasil pertemuan antara KPU Papua dan Bawaslu Papua dengan pasangan calon.

"Yang menentukan kelanjutan proses PSU di Yamoneri adalah hasil pertemuan yang dijadwalkan hari ini di Mulia," kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri yang mengaku baru tiba di Jayapura setelah melakukan pemantauan langsung psu di Mulia.

PSU di Kabupaten Puncak Jaya dilaksanakan di enam distrik di 72 TPS dengan jumlah dpt sebanyak 31. 240 pemilih.

Enam distrik yang melaksanakan PSU yakni Dagai, Lumo Yamoneri, Mulanikime, Ilamburawi dan Yambi.

Sumber: ANTARA

#Irjen Pol. Boy Rafli Amar #Papua #Penembakan Misterius
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan