Kampanye di Tegal, Prabowo: Ojo Seenaknya pada Rakyat
Prabowo Subianto saat berkampanye di Cianjur, Jawa Barat (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)
MerahPutih.com - Calon Presiden Republik Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto menyindir penguasa untuk tidak seenaknya berbuat pada rakyat. Hal itu ia sampaikan saat berkampanye di Kabupaten Tegal, Senin, (1/4) kemarin.
Prabowo mencontohkan beberapa kasus kesewenang-wenangan yang terjadi, seperti kasus salah satu Kepala Desa yang di penjara dan kasus Ahmad Dhani.
"Orang yang di atas akan turun makanya kalau di atas janganlah sombong. Ojo dumeh ojoh adigang, adigung, adiguno, ojo seenaknya sama rakyat, " kata Prabowo disambut meriah oleh ribuan masyarakat yang hadiri kampanyenya.
Selanjutnya Prabowo meminta kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga suara rakyat di setiap tempat pemungutan suara (TPS) karena setiap suara masyarakat akan menentukan nasib bangsanya.
"Karena sesungguhnya rakyat itu tidak bisa terkalahkan, jadi nanti tanggal 17 april akan memegang kekuasaan yang sama, tidak ada Jendral tidak, tidak ada petani, tidak ada nelayan hari itu satu orang akan memiliki suara yang sama jangan di sia-siakan, " pintanya. (Pon)
Baca Juga: Mestinya Prabowo Fokus Daripada Urusi Tim Kampanye yang Menertawainya
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo: Proyek Hilirisasi Sebesar USD 6 Miliar Segera Dibangun di Indonesia