Viral

Kaesang Dibuat Rugi Besar Oleh Warganet, Penyebabnya Sangat Mencengangkan!

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 14 Maret 2019
Kaesang Dibuat Rugi Besar Oleh Warganet, Penyebabnya Sangat  Mencengangkan!

Kaesang merasa dirugikan oleh warganet (Foto: instagram @kaesangp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJADI seorang anak orang nomor satu di Indonesia, tentu tak luput dari perhatian publik. Seperti halnya putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

Terlebih lagi Kaesang cukup aktif di media sosial seperti twitter dan instagram. Pembawaanya yang kocak pun sukses merebut hati ratusan warganet.

Bahkan tak jarang pula Kaesang membalas komentar-komentar dari para warganet di twitternya. Melihat pribadi Kaesang yang santai dan jenaka, warganet pun tak canggung untuk berkomentar lucu di twitter/instagram kaesang. Padahal Kaesang merupakan anak Presiden.

Tapi baru-baru ini ada kabar yang cukup mencengangkan. Pemilik usaha kuliner 'Sang Pisang' itu dibuat rugi oleh para warganet.

Semuanya berawal dari kekecewaan Kaesang tersebut berawal dari cuitanya di twitter. Di mana Kaesang menuliskan cuitan pertanyaan untuk para followersnya. "BUTUH REKOMENDASI MAKAN DI ACEH" tutur Kaesang di twitternya @kaesangp.

Kaesang bertanya pada warganet (Foto: twitter @kaesangp)

Namun alih-alih mendapatkan jawaban rekomendasi tempat makan enak. Kaesang Justru mendapat komentar jawaban 'ngawur' dari pada warganet.

"Markobar pastinya" @3littlecock

"indomie goreng aceh, a a a aceh" @sayanqo

"Soto lamongan mas" @hawiidd_sweet

"Soto mie bogor" @irdafey

"Nasi Warteg" @alanseptyawan

"CILOR" @DianaLest_

Melihat komentar-komentar tersebut. Kaesang pun lantas mengungkapkan kekesalannya lewat cuitan. Dengan style 'ngegas' huruf besar, Kaesang menyatakan dengan kata-kata candaan jika warganet membuatnya rugi.

Kaesang merasa rugi bertanya ke warganet (Foto: twitter @kaesangp)

"RUGI SAYA TANYA KE NETIJEN" tulis Kaesang di twitternya pada Kamis (14/3).

Seakan diberi 'umpang lambung', warganet pun langsung menyambutnya dengan sigap. Mereka pun lantas memprotes cuitan Kaesang dengan nada candaan.

"GAK TAU TERIMAKASIH" @skskgwlah

"Udah di jawab, malah di bilang rugi ! Anda itu labil" @eritrossit

"Seharusnya mas kaesang bukak mbah google jangan tanyak ke netizen..." @DwiSint10237685

"MAKANYA TANYA SAMA GUGEL. NETIJEN DIPERCAYA" @Betharicz

"HAELAAHHH.. TUKANG PISANG GORENG NGE-GAS MULU !! HERANN" @jesichaterina

"msh ngegas aja nih, skrang emosian yak lagian siapa suruh nanya ke netijen" @HapnyAndryanti

"Memangnya bertanya kepada netizen itu bayar apa, sampai kamu rugi2 segala.. Kerjaan kamu emang bkin kezel netizen mas" @MulyanieI.

Kendati demikian, cuitan kaesang tersebut sukses mendapatkan lebih dari 1500 love. Wah ada-ada saja yah tingkah laku dari Kaesang. Kira-kira akan ada kejutan apalagi yah dari Kaesang? Kita lihat saja nanti. (Ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya AHSIAAAP... Atta Halilintar Foto Bareng Ma'ruf Amin, Warganet Gempar!

#Kaesang Pangarep #Presiden Jokowi #Viral
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Roby mengungkapkan bahwa selama di Polsek Kemayoran, Suderajat sama sekali tidak mengeluhkan adanya sakit fisik atau intimidasi dari petugas
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lifestyle
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Pada awalnya, lagu ini ditulis untuk merayakan kebebasan Tiongkok setelah melewati masa peperangan melawan Jepang pada tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Indonesia
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Selain tabung, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA) pada sebuah kotak berwarna merah muda yang berisi berbagai macam obat-obatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Indonesia
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Konsolidasi struktur penting untuk menyatukan pemahaman kader mengenai arah dan visi partai di masa depan.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Indonesia
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Faktanya, kedua wilayah itu sudah kuat menjadi kandang PDIP.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Indonesia
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Melengkapi struktur partai tidak semata-mata didesak kebutuhan elektoral, tetapi juga agar PSI Jakarta bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Indonesia
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Rusdi Masse pernah menjadi Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) selama dua periode, dan sempat menduduki Ketua DPD II Partai Golkar di Sidrap. Awal karir politiknya dimulai dari Partai Bintang Reformasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Indonesia
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Pedagang es gabus yang dituduh pakai spons, mendapat bantuan dari TNI berupa kulkas hingga kasur.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Selain masa tahanan, penyidik juga mempertimbangkan ketentuan denda yang relatif kecil serta Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) sebagai landasan hukum.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Bagikan