Kaesang Berada Di Pinggir Pantai, Ribuan Warganet Khawatir akan Keselamatannya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 23 Desember 2018
Kaesang Berada Di Pinggir Pantai, Ribuan Warganet Khawatir akan Keselamatannya

Kaesang Pangarep ada di pinggir pantai paska bencana Tsunami (Foto: instagram@kaesangp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA hari Sabtu Malam (22/12), kawasan pantai di sekitar selat Sunda dilanda tsunami. Berdasarkan rilis dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, sebanyak 43 orang telah meninggal dunia, 584 luka-luka dan 2 hilang akibat bencana dahsyat tersebut.

Berita duka yang telah menyebar luas di seantero bumi pertiwi. Ini membuat masyarakat was-was

Kaesang unggah foto di pinggir pantai (foto: instagram@kaesangp)

Rasa khawatir itu merebak begitu saja. Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep beberapa menit lalu mengunggah foto dirinya di pinggir pantai. Hal itu pun sontak saja menimbulkan kekhawatir para warganet akan keselamatan pemilik usaha kuliner 'Sang Pisang' tersebut.

"Jgn main dipinggir pantaiiiii!!!!" @ansdtr

"Jangan main dipinggir pantaii mas" @hdytlhyy

"Bang Hati-hati tsunami" @amet_rahmat

"Awasa Tsunami sangpisang @kaesangp" @didi_ledy

"Hati2 ya mas liburan di Pantai" @alsi_ina.

"Ati-ati mas rawan tsunami" @fenaretyo

Komentar kekhawatiran para warganet tersebut seakan membuktikan jika Kaesang memiliki jutaan followers yang sangat peduli terhadapnya. Hal itu tak terlepas dari sosok Kaesang yang kocak dan bersahabat dengan para warganet. Hingga para warganet pun tampak tak segan untuk berinteraksi dengan anak dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Kekhawatiran warganet, membuktikan jika banyak yang mengidolakan putra Presiden Joko Widodo yang satu ini (Foto: instagram@kaesangp)

Disamping itu, efek dari bencana tsunami yang melanda Selat Sunda juga sangat luar biasa bagi masyarakat tanah air. Kemungkinan besar menjelang libur natal dan tahun baru ini wisata pantai akan tampak sepi karena ketakutan para masyarakat akan terjadinya tsunami susulan. Khususnya di Pantai yang berada di sekitar selat sunda.

Namun paska bencana tsunami tersebut, kamu jangan lantas ketakutan untuk bepergian ke pantai. Ulurkanlah tanganmu untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara yang terkena musibah tsunami. Ambilah hikmah dari bencana tersebut dengan selalu berbuat baik kepada sesama umat manusia dari berbagai agama, suku, ras dan antar golongan. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Mengintip Isi Dompet Kaesang Pangarep, Siapkan Diri Untuk Terkejut!

#Kaesang Pangarep #Tsunami
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
BMKG mengungkapkan, bahwa potensi tsunami di Selat Sunda tergolong rendah. Hal itu berdasarkan pemantauan data HF Radar.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
Indonesia
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
BMKG mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang dimutakhirkan menjadi M 7,0 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
Indonesia
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Indonesia
Peringatan Tsunami di NTT, Gempa M7,7 Guncang Nagekeo hingga Dirasakan di Flores
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sekitar 30 kilometer laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Peringatan Tsunami di NTT, Gempa M7,7 Guncang Nagekeo hingga Dirasakan di Flores
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan