MerahPutih.com - Komentar pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengenai Guglielmo Vicario telah memicu tanda tanya.
Menurut laporan, sang kiper sudah bertekad untuk meninggalkan Tottenham jauh sebelum kedatangan Roberto De Zerbi.
Juventus diperkirakan akan berupaya mendatangkan Vicario bulan ini, setelah Paris Saint-Germain (PSG) memimpin perburuan terhadap kiper Parma asal Jepang, Zion Suzuki.
Saat ditanya mengenai situasi tersebut, komentar pelatih Juventus, Spalletti, memancing tanda tanya.
"Vicario adalah kiper berpengalaman yang telah melalui berbagai situasi, salah satunya situasi yang serius. Kita harus memahami mengapa klub seperti Tottenham memutuskan untuk tidak melibatkannya, serta penilaian apa yang mereka lakukan," ujar Spaletti.
Baca juga:
Joshua Zirkzee Masih Masuk Radar Juventus, Bianconeri Andalkan Skema Pinjaman
Juventus Ragu dengan Transfer Guglielmo Vicario
Hal ini tampaknya merujuk pada operasi yang dijalani Vicario pada Maret 2026 lalu. Kemudian, ada fakta bahwa ia tidak disertakan dalam tur pramusim Tottenham, yang secara resmi disebabkan oleh cedera ringan.
Namun, La Gazzetta dello Sport menyebutkan, bahwa alasan sebenarnya adalah keputusannya beberapa bulan lalu untuk tidak bertahan di London.
Ia merasa frustrasi karena dijadikan kambing hitam oleh para penggemar akibat kesulitannya menghadapi penjagaan ketat lawan dalam situasi bola mati.
Baca juga:
Inter Milan Kembali Incar Moussa Diaby, Gaji Fantastis Jadi Hambatan Nerazzurri
Pemain 29 tahun itu pindah dari Empoli ke Tottenham pada 2023 dengan nilai 18,5 juta euro (Rp 384 miliar).
Ia juga berperan penting dalam keberhasilan Tottenham menjuarai Liga Europa. Namun, ia merasa frustrasi pada musim lalu ketika timnya nyaris terdegradasi dari Premier League.
Meskipun ia akur dengan De Zerbi, tetapi keputusan untuk pergi pada musim panas ini telah dibuat. Sang pelatih tidak akan mencoba mengubah pikirannya.

