Selebritas

Justin Bieber Sakit Lyme, Penyakit Apa Sih Itu?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 09 Januari 2020
Justin Bieber Sakit Lyme, Penyakit Apa Sih Itu?

Justin Bieber mengidap lyme (Foto: pitchfork.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KASIHAN penyanyi Justin Bieber. Rupanya selama ini ia mengidap penyakit lyme dan kasus mononukleosis yang serius. Meski sudah lama mengidap penyakit itu, ia mengaku sudah menangani hal itu.

Melansir Reuters, di Instagram Bieber curhat bahwa selama ini banyak orang yang mengkritik penampilannya. Lebih parahnya banyak orang yang mengira bahwa penyanyi asal Kanada itu juga memakai obat terlarang.

Baca juga:

Ternyata Justin Bieber Hanya Bercanda Tantang Tom Cruise di UFC

Anggapan mereka tentu salah. Padahal sebenarnya Bieber tengah mengidap penyakit lyme. "Mereka tak menyadari belum lama ini saya didiagnosis penyakit Lyme, bukan cuma itu saya juga menderita kasus mono kronis serius yang mempengaruhi kulit, fungsi otak, energi dan kesehatan secara keseluruhan," kata Bieber.

Bieber mengaku beberapa tahun belakangan telah melawan penyakit tersebut. Ia yakin, walau sulit, pengobatan yang tepat bisa menyembuhkan penyakit tersebut."Sudah beberapa tahun yang sulit tetapi mendapatkan perawatan yang tepat yang akan membantu mengobati penyakit yang sejauh ini tidak dapat disembuhkan," tambahnya.

Sang istri Hailey Baldwin mendukung kesembuhan Bieber (Foto: brides.com)

Dia juga yakin kondisinya akan semakin membaik ke depannya. "Dan saya akan kembali lebih sehat dari sebelumnya," imbuh Bieber.

Menurut pelantun Love Yourself itu, masalah kesehatannya ini akan ia tampilkan dalam film dokumenter 10 episode yang akan segera rilis di YouTube pada 27 Januari 2020 mendatang.

Pada tahun lalu, Bieber telah menulis serangkaian posting Instagram untuk 124 juta pengikutnya berbicara tentang perjuangannya dengan depresi, penyalahgunaan narkoba dan ketenaran. Kata Bieber, keyakinannya terhadap agama dan dukungan sang istri Hailey Baldwin membantu proses penyembuhannya.

Nah sebenarnya apa sih penyakit lyme itu? Berikut 3 hal yang harus kamu ketahui seputar penyakit yang juga diderita penyanyi Avril Lavigne itu menurut laman Halodoc.

1. Ditularkan oleh kutu

Jangan anggap remeh ukuran kutu yang amat kecil (Foto: Pexels/Igor Kemelev)

Lyme disebabkan oleh bakteri bernama Borrelia Sp. Jangan pernah sepelekan ukuran kutu yang amat kecil. Soalnya bakteri ternyata ditularkan melalui gigitan kutu. Yang lebih mengerikan, penyakit ini bisa menggangu sistem organ tubuhmu kalau telat ditangani.

2. Memiliki 3 stadium

Masing-masing stadium memiliki gejala berbeda (Foto: Pexels/Pixabay)

Penyakit ini cukup serius. Sampai-sampai memiliki 3 stadium. Pada stadium pertama, akan muncul gejala ruam karena adanya bakteri yang berkembang biak dalam darah. Kondisi ruam ini muncul 1-2 minggu usai penderita mengalami gigitan kutu.

Kemudian, pada stadium dua penderita lyme akan memiliki gejala flu yang diikuti dengan demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, pemesaran kelenjar getah bening, kelelahan dan sakit tenggorokan. Pada stadium ini, penderita juga isa mengalami komplikasi kesehatan semisal meningitis, gangguan saraf, dan penyakit jantung.

Baca juga:

Justin Bieber Bakal Comeback di 2020?

Terakhir, stadium 3 bisa terjadi lantaran penderita tidak melakukan pengobatan pada stadium 2. Gejala seperti artritis, mati rasa pada tungkai dan lengan, gangguan mental, gangguan irama jantung, sakit kepala berat bisa dirasakan oleh penderita lyme stadium 3.

Jika tak segera diobati, lyme bisa membuat penderitanya mengalami gangguan irama jantung atau aritmia, gangguan sistem saraf dan kelainan kognitif. Walau sudah menjalani pengobatan, penderita pun masih bisa mengalami efek dari pengobatan seperti vertigo, nyeri otot, gangguan suasana hati, kehilangan pendengaran, dan sulit tidur.

3. Cara mencegah penyakit lyme

Lebih baik pakai pakaian lengan panjang ketimbang lengan pendek (Foto: Pexels/Vlad Chetan)

Tenang, setiap penyakit tentu bisa dicegah. Ada tiga cara untuk mencegah penyakit ini. Berikut cara yang bisa kamu lakukan.

-Menghindari Aktivitas pada Area Berumput karena kutu penyebab lyme hidup di rerumputan.

-Tidak mengenakan pakaian terbuka ketika beraktivitas di luar karena kutu ini bisa mudah hinggap di tubuh. Mengenakan lengan panjang akan lebih baik ketimbang lengan pendek.

-Menggunakan krim anti serangga supaya meskipun kutu hinggap di tubuh, kamu tidak akan digigit. Jaga juga kebersihan tubuh agar kamu tidak kutuan.

Yuk sahabat Merah Putih, mulai sekarang, jaga selalu kebersihan tubuhmu. (ikh)

Baca juga:

Wajah Penuh Jerawat, Justin Bieber Justru Bangga, Loh Kok?

#Justin Bieber #Hailey Baldwin #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan