Jokowi Santuni Pemilik Warteg yang Dirazia Satpol PP Serang
Presiden Jokowi saat menghadiri Haul Taufik Kiemas, Rabu (8/6) (Foto: Jhon Abimanyu)
MerahPutih Nasional - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyantuni ibu penjual warteg di Serang, Banten, bernama Saeni (53) yang menjadi korban razia Satpol PP. Jokowi memberikan santunan atas nama pribadi kepada Eni, panggilan Saeni.
"Jadi melalui staf Istana, memang hari Jumat atau Sabtu saya lupa, Presiden memberikan sumbangan untuk orang itu," kata Staf Khusus Presiden Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/6) seperti dikutip ANTARA.
Johan menegaskan bantuan Presiden diberikan khusus kepada Saeni yang menjadi korban razia Satpol PP karena warungnya tetap buka siang hari selama bulan puasa.
"Khusus untuk ibu itu yang kemarin ramai dibicarakan di media sosial," sambung Johan.
Johan tidak mengetahui persis jumlah santunan yang diberikan Presiden kepada Saeni, namun kasus Saeni telah menyita perhatian publik ketika akun twitter @dwikaputra mempelopori pengumpulan donasi bagi Saeni yang hanya dalam 36 jam sudah terkumpul lebih dari Rp265 juta.
Saeni adalah pemilik warung tegal di Jalan Cikepuh, Pasar Rau, Kota Serang, yang ramai dibincangkan di media sosial.
Perempuan itu menangis melihat dagangannya diangkut petugas Satpol PP pada Rabu, 8 Juni 2016. Ibu empat orang anak ini sempat sakit setelah petugas Satpol PP Kota Serang merazia rumah makannya itu.
BACA JUGA:
- Aksi Penggalangan Dana Untuk Bu Eni Capai Rp176 Juta
- Kasus Bu Eni, Mendagri Minta Satpol PP Bertindak Simpatik
- Besok Mendagri Temui Pemilik Rumah Makan Yang Ditutup Paksa Satpol PP
- Polemik Warteg di Bulan Suci Ramadan
Bagikan
Berita Terkait
Momen Hari Raya Menjelang Saatnya Percantik Rumah, ini nih Ide Merancang Perabotan yang Fungsional
Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1447 H dilakukan di 96 Lokasi di Seluruh Indonesia, ini Tempatnya
Semarak Imlek di Jakarta, Pramono Ingin Lebih Berwarna
MBG Tetap Jalan Selama Ramadan, Siswa Muslim Bawa Pulang Menu Kering
Masjid Negara IKN Tinggal Kurang 2% Lagi, Sudah Bisa Dipakai Tarawih Ramadan
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
18-20 Februari Siswa Belajar di Luar Sekolah, Libur Lebaran 23-27 Maret
Jelang Ramadan, Rina Saadah Minta Pemerintah Petakan Stok dan Risiko Harga Pangan
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan