Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jokowi Sambut Baik Minat Sektor Swasta Malaysia Terkait IKN Nusantara

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 09 Januari 2023
Jokowi Sambut Baik Minat Sektor Swasta Malaysia Terkait IKN Nusantara

PM Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim (kiri) bersama Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers bersama di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (9/1). ANTARA/Gilang Galiartha

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Dato' Seri Anwar Ibrahim di Ruang Teratai Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (9/1).

Pada pertemuan itu, Jokowi dan Anwar Ibrahim menyaksikan langsung serah terima Letter of Intent (LoI) sejumlah pengusaha Negeri Jiran itu yang berminat melakukan investasi dalam pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara.

Baca Juga

Jokowi dan PM Malaysia Bakal Bahas Investasi IKN Nusantara

Letters of intent itu diserahkan oleh Menteri Perdagangan Antarbangsa dan Industri Tengku Datuk Seri Zaiful Abdul Aziz kepada Kepala Otorita IKN Bambang Susantono di Istana Bogor, Senin (9/1). Jokowi menyambut baik ketertarikan investor Malaysia terhadap IKN Nusantara

"Yang pertama, saya menyambut baik minat para investor Malaysia dalam pembangunan Ibu Kota Negara baru Nusantara. 11 Letters of intent telah ditandatangani oleh sektor swasta Malaysia dan diserahkan kepada otoritas IKN yang bergerak di bidang elektronik, kesehatan, pengelolaan limbah, konstruksi dan properti," ujar Jokowi saat jumpa pers.

"Selain itu juga terdapat sejumlah MoU di bidang perkapalan, pembiayaan ekspor impor, energi hijau, pengembangan industri baterai dan lain-lainnya juga sudah ditandatangani," sambung Jokowi.

Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz (kedua kiri) menyerahkan dokumen Letter of Intent (LoI) atau surat ketertarikan investasi kepada Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono (kedua kanan) di hadapan Presiden RI Joko Widodo (kanan) dan Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim (kiri) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (9/1/2023). (ANTARA/Gilang Galiartha)
Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz (kedua kiri) menyerahkan dokumen Letter of Intent (LoI) atau surat ketertarikan investasi kepada Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono (kedua kanan) di hadapan Presiden RI Joko Widodo (kanan) dan Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim (kiri) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (9/1/2023). (ANTARA/Gilang Galiartha)

Kepala Negara juga mengapresiasi dukungan Malaysia terhadap perjanjian Flight Information Region (FIR). Dengan demikian, proses selanjutnya mengenai implementasi FIR itu dapat dilakukan.

"Saya sangat menghargai, mengapresiasi dukungan Malaysia terhadap perjanjian FIR Flight Information Region Indonesia-Singapura," ujar Jokowi.

Pertemuan Jokowi dan Anwar Ibrahim juga membahas mengenai peran ASEAN. Kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat ASEAN agar memiliki peran sentral di dunia.

"Kita juga sepakat untuk terus memperkuat ASEAN. Kita sepakat ASEAN harus dapat memainkan peran sentral dalam menjadikan kawasan induk Pasifik yang damai, sejahtera dan stabil," imbuh Jokowi.

Baca Juga

Istana Bocorkan Isi Pertemuan Jokowi dengan Prabowo

Keduanya juga menyepakati pembahasan soal wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Jokowi mengatakan kedua negara telah membahas sejumlah perbatasan di darat dan laut. Keputusan final akan dibuat dalam waktu dekat.

"Mengenai perbatasan, tadi kita telah membicarakan dan bersepakat agar MoU perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen (Sungai) Sinapat selesai dan dapat ditandatangani tahun ini," kata Jokowi yang mengenakan jas ini.

Jokowi menilai, kedua negara juga telah membahas soal perbatasan di Laut Sulawesi dan Selat Malaka. Nota kesepahaman tentang hal itu juga akan diresmikan tahun ini.

Isu lain yang dibahas adalah soal perlindungan tenaga kerja Indonesia di Malaysia.

Di akhir pernyataannya, Jokowi mengklaim bahwa Indonesia dan Malaysia bukan hanya tetangga dekat, tetapi juga dua bangsa serumpun yang punya hubungan kokoh.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan ucapan selamat datang di Indonesia kepada Anwar Ibrahim.

Ia mengatakan, sebuah kehormatan bagi Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi oleh Anwar Ibrahim sejak dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia pada November 2022 lalu.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Anwar, kerja sama Indonesia dan Malaysia akan semakin kuat," ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Anwar akan memerintahkan anak buahnya untuk memproses nota tersebut. (Knu)

Baca Juga

Presiden Jokowi Liburan Bersama Keluarga di Yogyakarta

#Presiden Jokowi #Anwar Ibrahim #Perdana Menteri #PM Malaysia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Ketua Partai Buruh Andy Burnham Jabat Perdana Menteri Inggris
Pria berusia 56 tahun itu berjanji akan memperbaiki layanan publik, termasuk sistem perairan, dan mempromosikan desentralisasi kekuasaan, demikian laporan media setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Ketua Partai Buruh Andy Burnham Jabat Perdana Menteri Inggris
Dunia
Mahathir Mohamad Rayakan Ultah ke-101, PM Anwar Bagikan Foto Bersama Saat Muda
Di hari ulang tahun ke-101, Mahathir menerima beragam ucapan selamat dari masyarakat Malaysia melalui media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Mahathir Mohamad Rayakan Ultah ke-101, PM Anwar Bagikan Foto Bersama Saat Muda
Indonesia
Perdana Menteri Anwar Ibrahim Bertemu Presiden Prabowo, Malaysia dan Indonesia Sepakat Redakan Konflik di Timur Tengah
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3).
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Perdana Menteri Anwar Ibrahim Bertemu Presiden Prabowo, Malaysia dan Indonesia Sepakat Redakan Konflik di Timur Tengah
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Dunia
Ratu Sirikit Wafat, PM Thailand Anutin Charnvirakul Batal Hadiri KTT ASEAN
PM Thailand sebelumnya telah diundang secara resmi oleh Perdana Menteri Malaysia
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 25 Oktober 2025
Ratu Sirikit Wafat, PM Thailand Anutin Charnvirakul Batal Hadiri KTT ASEAN
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Dunia
Belum Sebulan Menjabat, Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu Undur Diri
Istana Elysee mengumumkan pengunduran diri itu setelah Lecornu bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron selama satu jam pada Senin pagi.
Dwi Astarini - Senin, 06 Oktober 2025
Belum Sebulan Menjabat, Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu Undur Diri
Indonesia
PM Malaysia Anwar Ibrahim Sampaikan Duka atas Bencana Banjir di Bali
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga sekaligus menyampaikan solidaritas Malaysia kepada bangsa Indonesia.
Frengky Aruan - Jumat, 12 September 2025
PM Malaysia Anwar Ibrahim Sampaikan Duka atas Bencana Banjir di Bali
Dunia
Macron Tunjuk Sebastien Lecornu sebagai Perdana Menteri Baru Prancis
Lecornu, 39, termasuk salah satu favorit untuk menggantikan posisi tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
Macron Tunjuk Sebastien Lecornu sebagai Perdana Menteri Baru Prancis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Perdana Menteri Malaysia Tantang Indonesia Perang di Laut Ambalat
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dikabarkan menantang Indonesia untuk berperang di Laut Ambalat. Lalu, apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 02 September 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Perdana Menteri Malaysia Tantang Indonesia Perang di Laut Ambalat
Bagikan