Jokowi Resmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam
Presiden Joko Widodo meresmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam di Lapangan Bela Negara, Kementerian Pertahanan, Selasa (9/11) Foto: BPMI Setpres/Lukas
Merahputih.com - Presiden Joko Widodo meresmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam di Lapangan Bela Negara, Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa (9/11). Tugu itu dibangun persis di depan patung Presiden Soekarno.
Jika dibandingkan dengan patung Soekarno, tugu tersebut terlihat berukuran jauh lebih kecil. Saat acara peresmian, tugu berwarna perak itu mengobarkan api dari puncaknya. Adapun patung Presiden Soekarno dibangun untuk menghormati jasa Bung Karno sebagai perintis kemerdekaan RI.
Menurut Jokowi, tugu tersebut menjadi pengingat bangsa Indonesia untuk terus menyalakan semangat menjaga Pancasila, persatuan, kesatuan, kerukunan nasional, dan terus berinovasi memajukan negeri.
"Ini salah satu pengingat kobaran semangat kita, semangat untuk melanjutkan perjuangan para founding fathers dan membangun Indonesia maju yang kita cita-citakan," kata Jokowi melalui keterangan tertulis, Selasa (9/11).
Turut hadir dalam acara tersebut, Presiden ke-5 RI sekaligus putri Soekarno, Megawati Soekarnoputri, yang hadir secara virtual.
Hadir pula putra Soekarno, Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarnoputra, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Ketua Mahkamah Agung Muhammad Syarifuddin, dan Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata.
Turut hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Jokowi mengatakan, sebagai bangsa yang memiliki sejarah besar, Indonesia harus menunjukkan peran pentingnya untuk dunia bahwa Indonesia bisa berbuat banyak untuk kepentingan dunia dan layak menjadi salah satu pemimpin dalam peta dinamika dunia.
Menurut Jokowi, semua itu dapat dicapai melalui semangat perjuangan bangsa yang menyala-nyala dan tidak pernah padam. Bung Karno pernah menyatakan, 'warisi apinya, jangan abunya'.
"Warisi semangat yang menyala-nyala, semangat untuk memperjuangkan kemerdekaan, semangat untuk mengisi kemerdekaan, dan semangat untuk membangun Indonesia maju," ucap Jokowi.
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyampaikan bahwa patung tersebut menggambarkan Soekarno yang tengah menunggangi kuda ketika melaksanakan inspeksi pasukan pada Upacara Peringatan Hari Angkatan Perang, 5 Oktober 1946, di Yogyakarta.
"Api tidak pernah padam sebagai simbol dari semangat, harapan, keberanian, dan gairah bangsa Indonesia untuk senantiasa mencintai Tanah Air, rela berkorban demi tegaknya kedaulatan NKRI,” kata Prabowo.
“Serta semangat untuk terus membangun bangsa dan negara demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD tahun 1945," ucap dia. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Komisi II DPR Nilai Retret Kabinet di Hambalang Jadi Forum Evaluasi dan Penguatan Soliditas Pemerintah
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Mensesneg Pastikan Konflik AS-Venezuela tak Ganggu Negosiasi Tarif Impor RI
Prabowo Berbesar Hati Capaian Stok Beras Nasional Lampaui Era Soeharto
Prabowo Sentil Pengkritik Program MBG Ibarat Orang Pintar Tak Punya Nurani
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi
Prabowo Konsolidasi Arah Kebijakan 2026 di Retret Kabinet Jilid 2
Momen Presiden Prabowo Subianto Hadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta