Jokowi Resmikan Pembangunan PLTA Rp 40 Triliun di Mentarang Kalimantan Utara

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 01 Maret 2023
Jokowi Resmikan Pembangunan PLTA Rp 40 Triliun di Mentarang Kalimantan Utara

Presiden Jokowi menyampaikan sambutan dalam Peletakan Batu Pertama di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk di kabupaten Malinau, provinsi Kalimantan Utara pada Rabu (1/3/2023). (ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk PT Kayan Hydropower Nusantara, Kalimantan Utara, Rabu (1/3).

PLTA ini nantinya akan digunakan untuk kawasan industri kendaraan listrik, aluminium, dan petrokimia. Jokowi menargetkan pembangunan proyek PLTA Mentarang akan selesai dalam tujuh tahun.

Baca Juga:

Jokowi Resmikan PLTA Poso Yang Dibangun Perusahaan JK

Usai PLTA Mentarang dapat digunakan, listrik yang dihasilkan oleh tenaga air tersebut akan menyuplai kebutuhan energi untuk masyarakat sekitar dan kebutuhan proyek di Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI) Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

"Ini adalah PLTA yang terintegrasi dengan kawasan industri hijau di KIPI," ungkap Jokowi usai meninjau PLTA Mentarang Induk, Kalimantan Utara.

Jokowi berharap energi yang dihasilkan oleh PLTA Mentarang Induk akan menghasilkan produk hijau dengan emisi karbon rendah dan memiliki harga yang dapat bersaing namun berada dalam rentang premium.

Energi yang dihasilkan oleh PLTA Mentarang Induk rencananya akan digunakan untuk pembangunan industri electric vehicle atau kendaraan listrik beserta baterainya, industri alumunium, dan industri petrokimia.

"Artinya listriknya siap karena kemarin saya cek kawasan industrinya siap sehingga begitu disambung itulah masa depan indonesia," ujar Jokowi.

Jokowi mengaku pembangunan PLTA Mentarang Induk bukanlah pekerjaan yang mudah.

Ia mengungkapkan pembangunan PLTA Mentarang Induk membutuhkan biaya hingga USD 2,6 miliar atau sekitar Rp 40 triliun.

Anggaran tersebut dikucurkan untuk mempercepat transisi energi Indonesia menuju energi hijau.

"Sebuah nilai yang sangat besar sekali. Kita harapkan betul-betul ada transformasi ekonomi indonesia menuju sebuah ekonomi hijau," ungkap Jokowi.

Baca Juga:

Moeldoko Minta Pembangunan PLTA Sungai Kayan Tak Dipermasalahkan

Jokowi menyebut pembangunan PLTA Mentarang Induk merupakan hasil konsorsium kerja sama antara Indonesia dan Malaysia.

Menurut Jokowi, kerja sama ini membuktikan bahwa Indonesia dan Malaysia sebagai saudara serumpun dapat bekerja sama dengan efisien.

"Saya lebih senang karena ini dikerjakan oleh konsorsium Indonesia dan Malaysia," ujar Jokowi.

Selain kerja sama dengan pemerintah Malaysia, Jokowi mengucapkan terima kasih untuk seluruh tokoh adat dan tokoh agama serta masyarakat sekitar yang memberikan dukungan penuh terhadap proyek tersebut.

Mantan Gubernur DKI dan Walikota Solo ini berharap seluruh masyarakat Kalimantan Utara bisa mendapat manfaat dari PLTA Mentarang Induk.

"Saya sangat menghargai tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh agama yang ada di Kabupaten Malinau, utamanya Suku Dayak yang memberikan dukungan penuh pada proyek ini," kata Jokowi.

Warga Kabupaten Malinau mengaku optimis dengan rencana pembangunan PLTA Mentarang Induk.

Warga berharap selain menyuplai energi, PLTA tersebut juga mampu memberikan manfaat bagi warga sekitar.

"Seluruh masyarakat di daerah tersebut tolong diperhatikan, jangan sampai masyarakat yg dekat di PLTA justru diabaikan," ungkap Otniel, Kepala Desa Pulau Sapi yang juga menghadiri acara yang sama. (Knu)

Baca Juga:

Investor Tiongkok Segera Bangun PLTA di Kalimantan

#Joko Widodo #PLTA #Kalimantan Utara
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Bagikan