MerahPutih.com - Sosok Prabowo Subianto dinilai mempunyai kapabilitas dalam mewujudkan postur pertahanan nasional yang dikehendaki atau diharapkan.
Keputusan Presiden Jokowi memberikan jabatan Menteri Pertahanan kepada Prabowo dinilai sebagai langkah tepat karena kepiawaiannya terbukti efektif. Kepiawaian Prabowo di dunia militer dan politik luar negeri bisa digunakan sebagai solusi menghadapi berbagai tantangan global.
Baca Juga:
Jadi Warga Kehormatan Korps Brimob, Prabowo: Komandan Kalian Harimau!
"Terutama di tengah pandemi COVID-19," kata Direktur Eksekutif Indonesian Public Review (IPR) Putro Mas Gunawan melalui keterangan tertulis, Kamis (15/12).
Gunawan mengatakan Presiden Jokowi membaca tantangan lingkungan strategis di level global yang berpotensi bergerak menjadi konflik global.
"Presiden Jokowi memandang Prabowo Subianto sebagai solusi dari tantangan situasi itu," ujarnya.
Baca Juga:
24 Pegawai KPK yang tak Lulus TWK Ikuti Diklat Bela Negara Bersama Kemenhan
Menurut survei yang dilakukan lembaganya, kinerja Kementerian Pertahanan (Kemhan) juga mendapat apresiasi atau penilaian yang baik dari masyarakat.
"Alutsista, industri pertahanan, komponen cadangan, cadangan logistik nasional dan sebagainya mendapat 18,2 persen," ucap dia.
Sementara, persentase tertinggi apresiasi dari masyarakat pada pemerintah adalah pada program kerja pengendalian pandemi COVID-19 yakni 23,5 persen. Kemudian, dalam hal kecepatan kinerja menteri, Ketua Umum Gerinda itu menempati urutan kedua dengan perolehan 14,8 persen.
Baca Juga:
Pusdiklat Kemenhan Jadi RS Satelit COVID-19, Siswa Beralih Kursus Online
Survei IPR tersebut dimulai pada 25 November hingga 5 Desember 2021. Total responden yang dilibatkan mencapai 1.230 dan tersebar di 34 provinsi di Tanah Air.
Pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan teknik sampel multistage random sampling. Margin of error dari survei tersebut sekitar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)