Jokowi Berada di Posisi Dilematis
sumber foto: Antara
MerahPutih Politik- Analis politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro melihat posisi Presiden Joko Widodo sedang berada dalam posisi dilematis terkait dengan pemilihan Kapolri.
Jika Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kapolri maka Joko Widodo akan kehilangan dukungan rakyat, sebab Budi Gunawan dilantik sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara sebagai tersangka dugaan penerimaan hadiah atau janji saat menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karyawan Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di kepolisian.
Sebaliknya jika Presiden Joko Widodo tidak melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri, maka Joko Widodo akan kehilangan dukungan partai politik berlambang banteng dengan moncong putih tersebut.
"Itulah saya katakan Presiden Joko Widodo berada dalam posisi dilematis," kata analis politik yang akrab disapa Mba Wiwiek saat dihubungi merahputih.com, Jakarta, Kamis malam (29/1).
Doktor ilmu politik alumnus Curtin University, Perth, Australia menambahkan sebagai kepala pemerintahan Presiden Joko Widodo harus bersikap tegas. Sebab setiap kebijakan yang sudah diputuskan akan mempunyai dampak.
"Tinggal pilih saja kebijakan yang akan diambil. Sebagai kepala negara Presiden Joko Widodo harus utamakan kepentingan rakyat," tandas Wiwiek. (BHD)
Bagikan
Berita Terkait
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun